
Jam 7 pagi, Jojo sudah mandi dan standby didepanku. Dia membantuku untuk mengganti pakaian yang dibawakan Bibi Iyah dari rumah, dan Bibi juga membawakan sarapan buat kami.
" Nyonya sudah agak baikan? Bagaimana...? Masih ada yang sakit?".
Tanya Bibi menyapaku lembut.
" Sakitnya begitu perih Bik, disini!!!"
Kataku sambil kutunjukkan kearah dadaku.
" Ah nyonya jangan seperti itu. Mau saya pijiti yang mana nyonya? Atau mau jamu...?".
Kata Bibi sambil tersenyum dan berusaha menghiburku.
" Aku akan lebih sehat jika kamu jangan ada dihadapanku...! Aku membencimu ..... Sangat benci.....!!! Lebih baik kamu pergi saja!".
Kataku kepada Jojo sambil menatapnya tajam, seperti mata ular yang hendak matok.
" Baik aku akan pergi, Zack dan Yang yang akan bergantian menemanimu disini ya sayang. Bibi juga akan menemanimu oke??".
Kata Jojo sambil tersenyum dan hendak menyentuh kepalaku, tapi aku menatapnya tajam sehingga dia mengurungkan niatnya membelai kepalaku.
" Jangan sentuh aku, paham...? Huh....?".
Kataku padanya.
Bibi hanya diam ketakutan melihatnya. Tapi Jojo hanya tersenyum kecil.
" Ayolah sayang? Kamu tahu aku tak bisa".
Kata Jojo memukul aku.
Aku hanya buang muka dan cuek, Jojo tidak menghiraukan ucapanku tadi. Dia menghampiriku dan mencium keningku.
" Aku akan pulang jam 1 siang, kamu mau aku bawakan apa makan siang nanti? Biar kubawakan saja!!!".
Kata Jojo menawarkan bantuan.
" Suka hatimu saja... Aku tidak peduli...!".
Kataku padanya ketus.
" Iya baiklah kubawakan salad!".
Kata Jojo sambil senyum dan main mata kearahku dengan genitnya, seperti biasa.
Pergi sambil tersenyum karena menutupi rasa sedihnya. Hari ini Jojo bertugas di Royal Prima makanya masuk dinas pagi.
Baru saja sampai dan minum segelas teh, perempuan gila semalam datang lagi menemuinya. Kali ini hanya mereka berdua saja, Yang dan Zack tidak ada ditempat, gawat deh... π
Tok...tok...tok....tok.....!!! π’
Pintu dibuka. Jojo lagi merapikan jas nya dan bersiap mulai kerja lagi.
" Pagi.... Sayang...? Sudah rapi ya...?".
Kata Tina menyapa dengan ramah, seperti tidak ada kejadian saja.
Jojo terkejut dan menolak tubuh Tina dan jatuh kelantai.
" Sayang kamu kok kasar sih? Sakit tahu? Kamu semakin lama... Semakin menggairahkan aku saja ya sayang.....!!?".
Kata Tina tersenyum menyeringai.
Iiiih dasar wanita ular....!!!! π
" Wanita gila... Sakit jiwa...! Pergi dan menjauhlah dariku. Dasar gila .......!!".
Kata Jojo dengan nada tinggi berteriak.
" Ia memang aku tergila-gila padamu dan sangat gila kepadamu sayang....!!".
Kata Tina sambil bangun dan kembali berdiri.
" Sudahlah. Kamu mengganggu jam kerja ku saja. Keluar atau kupanggil satpam. Hah?".
Kata Jojo mengancam Tina dengan kasar.
" Baiklah aku pergi. Tapi kupastikan kau akan menyesal sayang... Tidak seorangpun akan memiliki mu sayang... Aku tidak rela....!!".
Kata Tina mendekati Jojo dan membuka semua pakaian nya didepan Jojo.
Yes .....Tina telanjang bulat macam Bayi. Dada montok, pinggung bohay, kulit mulus dan body sexy lah. Tapi......
Jojo melihatnya kesal dan berlari keluar sambil menelpon satpam.
" Tolong pak satpam. Diruangan saya ada orang gila.... Seret dia keluar dan jangan biarkan dia masuk lagi....!!".
Kata Jojo menelpon satpam, kemudian satpam menyeret Tina keluar dan sudah memakai baju lengkap.
" Sial aku bersumpah Ya Allah ampunilah dosaku.....! Cobaan apa lagi ini...?!".
__ADS_1
Kata Jojo sambil menghela nafas panjang.
Ternyata Tina tak menyerah juga, dia berhasil mendapatkan data-data Jojo dan Ulan Nafisah Anggara.
Tina mampir ke klinik Dhuafa Jojo dan melihat aku sepintas dari jendela.
" Disitu rupanya Baby Sugar Jojo ya?"
Tina masuk kedalam ruangan ku, Aku sedang membaca buku dikasur.
Bibi pulang sebentar, Zack dan Yang juga belum sampai. Hanya aku sendiri. Uh seram?.
" Hai? Lagi apa? Kaget ya lihat aku...?".
Kata Tina sambil berjalan mendekati aku.
Aku terkejut dan panik. Sumpah.... Gugup aku menghadapi mantan pacar suamiku itu.
" Tante bisa lihat sendiri kan???".
Kataku mencoba untuk tetap tenang. Tapi aku mencoba untuk meraba HP ku dan kupencet tombol panggilan darurat ke suamiku itu.
" Kau bencana bagi hubunganku dengan Jojo. Aku benci kamu....! Sangat benci....?!".
Kata Tina sambil tersenyum jahat.
" Ambil saja kalau mau??".
Kataku padanya.
" Aku ingin barang milikku kembali kepadaku lagi? Apa kamu tidak keberatan?".
Kata Tina padaku lagi.
" Silahkan saja. Aku tidak keberatan. Lagian aku bukan siapa-siapa diantara kalian! Sudahlah aku lelah sekarang???".
Kataku dengan sedih dan hati yang hancur. Oh tidak, aku begitu kecewa karenanya.
" Oh ya baguslah. Tapi salahnya aku tak mau berbagi dengan mu loh. Apa yang disukai Jojo dari bocah sepertimu. Uang dan harta kan? Kuberikan 1 Milyar, tinggalkan dia, kau bisa menikmati hidupmu dengan tenang....!".
Kata Tina menawarkan aku sebuah negoisasi dengan ditukar uang yang begitu banyak.
" Kau terlampau berlebihan...Tante...!".
Kataku sambil tersenyum namun masih ketakutan tidak karuan.
Jojo kemudian mengangkat telponku.
" Ya sayang....? Ada apa?"
" Seharusnya Tante malu dengan ucapan Tante, Jojo suka tante itu dulu. Sekarang akulah istrinya...! Benar tidak...?".
Kataku sambil tertawa ringan.
" Bocah sialan. Bikin kesal saja...!".
Kata Tina membentak ku dan melotot.
" Ya ampun Tante! Nanti wajah Tante keriput dan tambah tua loh...! He...eee!!".
Kataku ringan sambil mengejeknya, maklum masih dalam efek kesal kemarin.
" Aku tidak bisa mendapatkan Jojo maka kamu juga. Aku tak rela dia bersamamu loh!".
Kata Tina mengeluarkan tali tambang dari tas nya dan menuju kearahku dengan tatapan menyeramkan sekali
Oh, sungguh menakutkan....!?.
' Oh tidak. Dia akan membunuhku, anakku....? Anakku bagaimana? Tolong...! Tolong... Tolong aku... Tolong lah!'.
Teriakku dalam hati.
" Kamu harus mati sekarang, anakmu itu bencana bagiku. Matilah kau?".
Kata Tina sambil menarik leherku dengan tali sekuat tenaganya.
" Kau ingin aku mati, lalu apa kau yakin dia akan mau menerima mu? Sadarlah Tante...!!! Sadar... Dia bukan milikmu lagi. Kau perlu berobat ke rumah sakit jiwa. Otakmu bermasalah....!!".
Kataku kepadanya dengan marah.
Aku berusaha kabur dan turun dari kasur tapi tubuhku terjatuh kelantai.
Bruu.....uuuk!!! π’
Aku jatuh dan meringis sakit.
Tina menyeretku dari lantai dan menamparku dengan keras puluhan kali. Tangan dan kaki ku lemah tak bisa bergerak lagi karena masih sakit karena terluka.
" Rasakan... Gara-gara kau muncul Jojo melupakan ku dan meninggalkan ku. Aku dicampakkan bagai sampah.... Ini semua karena kau. Dasar perempuan sial....!".
Kata Tina menamparku dan menyeretku dengan memarik rambutku sejauh 2 meter.
__ADS_1
" Lepaskan aku... Wanita gila. Dia akan membunuhmu setelah ini. Lepaskan.....!".
Aku terus memberontak dan tak berdaya.
Jojo masih mendengarkan suara kami dari HP dengan hendsfree nya. Hatinya galau dan tidak tahu gimana lagi.
" Tunggulah aku sayang.... Bertahanlah... Ya Allah lindungilah istri dan anakku!".
Doa Jojo dalam perjalanan menuju klinik.
" Kau ingin suami orang? Murahan sekali ya... padahal diluar sana banyak yang lebih dari suamiku. Dunia sungguh adil padaku. Wanita gila....gila...!!! Ha....aaa! Mati saja kau....?".
Kataku masih sempat mengejeknya sambil tertawa gelak.
Tina merobek pakaian ku dan dari mulutku keluar darah segar karena mulutku terluka akibat tamparannya yang keras dan terus menerus itu.
" Rasakan?! Mati saja sana.... Bawa anak mu itu juga. Kamulah penyebab aku begini...!". Kata Tina sambil mencekik ku dan menendang perutku sehingga keluarlah darah dari ************ ku.
Oh terasa hangat....!!!
" Kau puas kan? Bunuh saja aku???!".
Aku hanya pasrah dan merasakan sakit.
' Sakitnya sungguh sakit. Sudahlah ini mungkin akhir hidupku, aku mati bersama 2 anakku. Maafkan mama sayang... tidak bisa menjaga kalian... Maaf ya sayang, kalian tak bisa melihat papa kalian...!!!'.
Kataku dalam hati mungkin sebelumku mati.
" Matilah bersama anakmu, Jojo itu hanya milikku... Kamu dan aku. Tak satupun dari kita yang akan memilikinya...! Ha....ha.....aaa......aaaa.....aaaa!! Aku menang kan? Kamu pecundang...!".
Kata Tina sambil tertawa. Tali masih berada di leherku yang ditariknya sekuat tenaga.
" Kau salah!!! Suamiku akan datang....!!".
Kataku sambil menutup mata.
Jojo sampai dan melihatku bersimbah darah dan luka. Jojo memisahkan kami dan Tina hanya tertawa seperti orang gila saja. Jojo hanya fokus kepadaku...
Dan melihat ************ ku keluar darah.
" Akan kubunuh kau jika sesuatu terjadi pada istriku. Kupastikan kau akan menderita...! Paham.....! Dasar wanita gila...!!".
Kata Jojo membentak Tina.
Tina menangis sambil tertawa lebar.
" Sayang... Wanita itu sudah kusingkirkan dia. Aku bisa kembali bersamamu sayang....!".
Tina tertawa dan memang sakit jiwa nya.
Yang dan Zack seketika sampai dan kaget, melihat keadaan itu.
" Bawa wanita gila ini kekantor polisi, pastikan dia mati membusuk disana...!"
Jojo meminta Yang dan Zack membawa Tina pergi, kemudian Jojo membawaku kerumah sakit besar.
Dalam perjalanan Jojo melantunkan ayat-ayat suci dan sesekali melirikku yang meringkih kesakitan itu.
" Aku janji sayang, aku akan menyelamatkan mu dan anak kita....?!".
Kata Jojo pelan sambil menangis.
Lalu aku membuka mata perlahan.
" Tenang saja. Anakku akan baik-baik saja kok. Percayalah mereka lebih kuat dariku!".
Kataku perlahan dan pelan.
" Sayang, kuatlah. Papa segera sampai dan menyelamatkan kalian dan mamamu sayang. Tolonglah jaga mamamu....!".
Kata Jojo berharap aku tidak apa-apa.
15 menit kemudian kami sampai. Aku dirawat dengan intensive, Jojo mencarikan aku Dokter kandungan terbaik dirumah sakit. Dan memastikan aku akan baik-baik saja. Sejam kemudian dokter kandungan memberikan kabar,
" Dok.Joshua istri anda tak apa, anak anda juga selamat. Anak anda seperti nya sangat kuat. Saya saja sampai tidak percaya begitu....? Ini keajaiban....?!".
Kata Dokter kepada Jojo.
" Terimakasih dok.... Makasih....!!".
Jojo masuk dan melihatku, Lalu dokter pergi meninggalkan kami berdua.
" Terimakasih sayang, kamu menjaga anak kita dengan baik dan aman. Aku sungguh tak bisa percaya kamu diperlakukan seperti itu. Maaf sayang....??!".
Kata Jojo sambil menyesali semuanya.
Seorang ibu mampu menjaga 100 anaknya, seorang Ayah menjaga dirinya sendiri pun perlu bantuan Ibu. Betul apa betul sih....??
β₯οΈππ€ππ€ππβ€οΈπβ₯οΈππππ
Jangan lupa like dan komen ya kak
__ADS_1
Karena komen itu penting dan Gratis....!!!! Jangan lupa untuk vote ya kak...!! πmohon dukungannya kak,
πSelamat membaca ya kak....!!! ππ