
Smith memeluk Abi.Membelai pundak Abi sambil tersenyum.
" Semua nya akan baik baik saja Bi, percayalah."
Abi mengangguk memeluk Smith.
" Setelah sekian lama, kamu gak tidur nyeyak ,lihat kakek pulih, kaku harus istirahat yah Bi."
Abi mengangguk.
" Smith....kamu gak kerja ?".
" Kerja, mantau jalannya perusahaan, cek pengeluaran, penjualan, cek utang dan gaji karyawan, aku bekerja Bi, jangan khawatir, modal buat menikah ada Bi ."
" Ihhh..., " ujar Abi.
" Apa mamiku merepotkan mu Bi ?".
" Enggak Smith, malah aku yang merepotkannya, nagis dengan berlepotan ingus, bajunya basah dengan air mata dan inguskum"
Smith tertawa.
" Mami gak komplain, demi demi calon mantu, orang pembersih sedunia, bisa se respek itu sama kamu Bi, aku senang."
Tidak lama kemudian Mami Smith pun datang di temani beberapa pengawal.
__ADS_1
" Syukurlah nak, kamu udah nongol, kamu gak lihat, mata Abi sembab karena bolak balik menangis, takut kakek nya kenapa kenapa.Mami kalut, mami sedih, mau bilang apapun bingung, kamu nya kerja, tanggung jawab mu besar, mami hanya peluk."
" Makasih ya Mi, udah jagain pacar Smith.Pacar Smith tomboy, tapi manja juga kan Mi."
" Sama kayak mami, apapun bisa di bawa, tomboy di rumah maupun di luaran, manjat pohon, mancing, main bola, tapi manja banget sama opa kamu, sampai sekarang kamu bisa lihat kan, manjanya mami ke papi kamu, dan opa kamu."
Smith tertawa.
" Wajar nak, Abi itu manja ke opa nya, sejak kecil sebatang kara, hanya ada tante dan kakek, mami tahu, Abi sangat ketakutan. Andai mami di posisi Abi, mami juga akan lemah, ada saat saatnya kita manusia lemah, gak usah malu, itu normal, kita bisa bahagia, sakit ,sedih, semua butuh proses".
" Mami sudah makan, kalian makan ya Smith, suapi calon mantu mami, dia kurus banget, sudah capek kerjanya banyak, lain lihat kakek nya terbaring.Ajak juga si tante ya Bi, mami bawa makanan banyak ,jangan beli di luar, mami lihat ,tante kurang bisa makan makanan di sini."
" Benar ma, tante bahkan sangat berterima kasih, mami mau masakin ,makanan khas Indonesia.Tante dan Abi memang gak terlalu bisa ,makan makanan luar, masih milih milih."
Abi, Smith dan tante pun makan .Sang tante cukup bahagia, melihat, Smith begitu perhatian terhadap Abi.Sang tante tersenyum , baru kali ini Abi terlihat lebih di mengerti seseorang.Mereka pasangan klop.Satu lucu, satu lagi irit bicara, termasuk kaku.Sopan, dan penyayang.
" Bi....., kakek sudah sadar, kakek masih menanyakan kapan kita menikah."
" Kamu udah lamar aku apa belum ?".
" Baiklah, aku akan melamar kamu.Kapan , persiapkan dirimu ga yaaaang."
Abi tertawa terkikik.
" Susah nih Tan...,mau lamar pakai di bilangin, hahahahaha."
__ADS_1
Sang tante tertawa.
Smith pun grasak grusuk mondar mandir sambil mengerutkan alisnya.Abi dan sang tante menahan tawa,terlebih mami Smith.
" Kerja keras bos ,mikir proses lamaran nya ? mau gaya apa nih sekarang? apa modern, ala tarzan, ala clasik , kamu milih gaya apa Smith, apa mafi gaya ? ,hehehehe, " ujar Sang Mami .
Abi , sang tante dan sang mami pun ngakak.
" Sttt...kosentrasiku buyar, please jangan banyak suara sumbang deh, benar gitu sayangkuuuu, " ujar Abi menoel hidung Smith ,setelah berjinjit di depannya .
" Gak Bi, aku sudah terbiasa dalam tekanan, memikirkan kritis apapun itu. Namun aku mikir, banyak hal. Banyak aspek pertimbangan".
" Keluar rumusan CEO nya ya Bi, " ujar Mami Smith ngakak tertawa.
Abi dan sang tante pun tertawa terpikal pikal.Sedangkan Smith mati gaya ,😂🤣🤣😆
🙆♂️🙆♀️🙆♂️🙆♀️🙆♂️🙆♀️🙆♂️🙆♀️🙆♂️🙆♀️
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1