Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Kamu


__ADS_3

" Tidurlah Bi, matamu sudah sayu".


" Hmmmm."


Abi begitu pulas tertidur, sampai ketika terbangun, Abi sampai menyipitkan matanya, Smith sudah terlihat rapi, dan sedang sibuk dengan laptopnya.


Sedikit ada hikmah, kalau biasanya Abi tidur pulaspun jarang, jika panggilan pasien datang , kapanpun dia harus bersiap.


Abi mengucek matanya.


Kemudian berdiri dan menggerakkan tubuhnya.


" Permisi, " ujar Abi.


Abi perlahan menuju ke toilet pesawat, membersihkan diri, kemudian sesudah segar, dia kembali ke tempat duduknya.


" Selamat pagi menjelang siang Abigail !!!!".


" Hehehehe...., selamat pagi menjelang siang juga," ujar Abi menahan malu nya, kebablasan tidur.


" Sarapan atau makan siang Bi ?".


" Double porsi,hehehe...," ujar Abigail .


" Terserahlah, yang penting makan kan, bisa di double juga di siang, " ujar Abi menahan tawanya.


" Tidur nya sampai ngorok Bi ".


" Ngaranggg, " ujar Abi.


" Saya ada rekam lohh Bi...".


" Ihhhh...,kurang kerjaan banget, " ujar Abi.


" Hapussss...,cepetannnn."


Smith tertawa.


Seorang pramugari menanyakan pada Abi ,dia mau memesan apa.


Abi menunjuk beberapa menu.


" Hmmm ...enak banget, " ujar Abi ketika mengigit roti bakarnya ,dan Abi meminta air panas ,membuat kopi di tumbler nya.


" Mau ?," tanya Abi.


" Boleh Bi, tetapi suap yahhh".


" Ihhh...maunyaaa, " ujar Abi mengerutkan dahi.


" Mau Bi, malah mau banget....".


" Ihhh..., Abi menoel tangan Smith.


" Beberapa jam lagi sampai Bi."


" Hmmm, akhirnya penderitaan ini berakhir, " ujar Abi.

__ADS_1


" Kamu gak suka naik pesawat Bi ?".


" Bosan , kaki kaku, mati gaya, gak tahu mau ngapain, duduk, membaca, terus tidur, membosankan, sepak terjang terhambat."


" Kamu mau menerjang apaan Bii?".


" Menerjang cinta, hehehe...".


" Cinta aku kan Bi ? ".


" Ihh...,ke PD an dehhhh".


" Bi...., serius dongggg".


" Serius."


" Bi...., kamu ada rasa gak sama saya ?".


" Rasa apaan ?".


" Rasa asam, manis, pait, pedas, apa rasa itu?".


" Bukan Bi, rasa cinta."


" Menurutmu?".


" Aku merasa dari interaksi antara kita, kamu dug dug ser kan sama aku."


" Gile...,bule tau dug dug ser ...., gaya amat dehhh," ' celoteh Abi.


" Kamu jujur deh Bi, jangan ada dusta antara kita."


" Bener juga sihhh, tapi itu orang lohh, bukan saya," ujar Abi.


" Serius dong Bi...".


" Dua rius malahan."


" Kamu gak berani natap mata saya kan Bi ?".


" Ihhh.... apaan sihhhh....".


" Jujur..., kamu gak ada rasa sama saya ?".


Abi tercekat dan terdiam.


" Kenapa Bi? kamu menghindari aku, Adi kamu cepet banget terimanya."


" Kamu cek dan ricek aku dan Adi, ihhh, kepo banget."


" Karena kamu, aku memang kepo, pengen tahu, apa yang bisa membuatmu luluh, pengen tahu gimana kamu bisa menerimanya, dan apa benar, kamu hanya mau membuka hati, gak benar benar menyukainya? hanya ingin penjajakan dan gak jomblo Bi ?".


" Yup...,itu ada benarnya. Dan akhirnya aku nyesal banget, mana emaknya jahat banget, sombong nya ampun ampun, mana Adi pria yang gak tegas dan tanggung jawab, malah jalan dan nemani anak rekan papinya, kompleks sihh, sedih sih, merasa uji coba gagal, hehehehe, dan bersyukur ,gak kebawa perasaan bablasan gitu, jadi...., gitu pisah gak sakit juga, respek ada ngaruh, namun gak buat terkapar ."


" Kamu takut pacaran, dan pisah ?".


" Capek Smith, pacaran ,ngenal gitu, gak cocok, putus, rasanya buang buang waktu, kesia sia an."

__ADS_1


" Kamu mau aku lamar langsung Bi ?".


" Hahhhhh...,kamu ada ada aja Smith."


" Aku serius.Aku gak main main sama kamu."


" Kamu belum ngenal aku se utuh nya Smith."


" Setidaknya kita belajar mengenal setelah menikah."


" Kamu demam Smith ? waras kamu ?".


" Gak demam, dan aku waras dong."


" Pernikahan satu kali se umur hidup, jangan seperti membeli kucing di dalam karung deh."


" Gak bakalan, aku percaya, wanita sepertimu, cocok, sesuai dengan aku, menjadi ibu dari anak anakku."


" Jika aku tidak bisa memberi kamu keturunan, kamu tuh kan anak tunggal, gimana?".


" Gak gimana gimana , aku akan pertahankan kamu Bi."


" Tetapi aku gak bisa Smith, aku gak se egois itu, aku gak se egois itu membiarkan kamu hidup tanpa keturunan, aku mundur, walau aku pada akhirnya sudah bucin, sudah cinta dan sayang banget, tetapi aku gak bisa Smith, membiarkan suamiku dan keluarganya tanpa keturunan, apalagi dia anak satu satunya."


" Jika aku yang bersalah gimana ?".


" Aku akan nerima kamu Smith."


" Terus ..,apa bedanya jika jika kamu yang salah ?".


" Beda lah Smith, cinta itu gak boleh egois."


" Jika bahagia itu kamu, dan tanpa kamu duniaku tidak ada, buat apa aku hidup hanya dengan rasa hampa dan kesepian Bi ?".


" Apa yang kamu suka dari aku Bi ?".


" Kamu orang kaya gila".


" Kok gila sih Bi ?".


" Orang kaya aneh."


" Kok aneh si Bi ?".


" Gila dan aneh,karena ngikuti aku kan, kelas ekonomi, kamu gak pernah naik kelas ekonomi kan Smith?."


" Pernah Bi, walau jarang."


Abi tertawa melihat wajah lucu Smith.


Seperti emak emak , nginterogasi anaknya 🤭🤭🤭


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2