Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Hanya sepupu


__ADS_3

Ku tinggalkan ruangan Om dengan hati senang dan gembira. Kubawa amplop kuning itu berlari menuju ruangan Ibu, hatiku bahagia mendapat uang itu demi adikku besok.


Meskipun aku tahu itu tandanya aku sudah menjual diri secara tidak langsung kepada Om, meskipun begitu tidak kuhiraukan. Semua kulakukan demi menyelamatkan kehidupan 3 adikku yang masih kecil dan belum mandiri itu, apapun itu pasti akan kulakukan demi mereka. Ya meskipun aku harus menjual nyawa.


Kubuka pintu ruangan Ibu dan tersenyum menyapa adikku dan orang tuaku yang sedang bersenda gurau bersama.


" Bapak....! Ini uang nya. Alhamdulilah cukup buat kebutuhan adik besok...!".


Kataku dengan senyumku bermekaran dan bahagia.


" Darimana kamu dapat uang sebanyak itu sayang? Kamu mengambil semua tabunganmu?".


Tanya Bapak dengan rasa terkejut dan terheran saja.


" Ya pak. Aku juga minta tolong sama teman kampusku, kebetulan dipercaya Pak. Syukurnya cukup buat adik. Ya hanya ini yang bisa kulakukan...!".


Kataku singkat.


" Beneran kak? Kakak tidak becanda kan? Lagian aku tak sangka kakak banyak uang juga sih? Makasih kak...!".


Senyum Aya memang benar manis sekali.


Pipiku memerah dan bahagia melihat nya. Ya hanya akulah yang tahu bagaimana aku mendapatkan uang itu dalam waktu yang singkat dan dari siapa. Sedikit bohong kan tak apa sih, lagian tak ada yang salah. Kan cuma temeni tidur aja ...! Tak ada yang merugikan bagiku.


" Kak...! Aku dan Fajar dapat juga kan? Cukupkan kak?".


Tanya Nem dengan cemas karena takut uangnya tidak cukup.


Aku menganggukkan kepala saja.


Bapak memandangku dengan curiga dan menatapku dengan mata tajam. Namun ia hanya diam dan melihat situasi yang aman bagaimana Bapak akan bertanya padaku nanti cepat atau lambat.


Ibu memandangku dengan nada sedih, setidaknya Ibu curiga padaku dari mana uang itu berasal namun Ibu hanya tertunduk saja.


' Ternyata begitu, kenapa? Apa karena ketidak mampuan kami? Aku sudah mendidik anakku dengan baik dan penuh rasa kasih sayang tidak kurang satupun. Namun kenapa harus Ulan bertemu dengan Jojo? Apakah Jojo benar benar serius? Tidak mungkin itu...! Tapi bisa saja terjadi karena cinta Jojo tulus dan suci. Aku paham dengan sifatmu, Ya Allah tolonglah berilah kami jalan keluar yang terbaik tanpa harus menyakiti hati siapapun. Sebab Kau Maha Pengasih dan Penyayang...!'. Gumam Ibu dalam hati dengan miris.


' Tidak mudah dapat uang dalam jumlah besar hanya dalan hitungan jam. Apa yang sedang disembunyikan oleh anakku itu? Apakah aku sebagai orang tua tidak bertanggung jawab padanya sehingga dia mampu menyembunyikan rahasia yang besar dari kami...? Ya Allah...! Jauhkanlah keluarga kami dari dosa. Ampunilah kami...!'.


Gumam Bapak seraya berdoa dalam hati.


" Kak? Menurut kakak, Om Jojo bagaimana?". Tanya fajar memecah keheningan kami dan semua mata melotot tertuju ke Fajar.


" Iya sih? Om Jojo super ganteng. Om itu sudah nikah belum ya? Kalau sudah pasti istrinya cantik seperti ratu...?".


Kata Aya sambil senyum dengan bangga dan menghayal tentang Om dalam imajinasi.

__ADS_1


"Menurutku biasa saja...! Kan tak ada yang istimewa saja. Baik, mapan dan tampan sepintas itu saja sih menurutku. Memang kenapa? Jangan terlalu memujinya, rambut sama hitam tapi pikiran siapa tahu?".


Ketusku dengan nada datar.


" Om Jojo kelihatannya lebih menyukai Ulan dibanding yang lain?".


Ketus Ibu dengan nada cemas dan ingin memastikan reaksi wajah ku bagaimana karena kemaren Ibu sudah mengetahui nya.


Aku hanya tersenyum dan malu...!!


" Menurutmu, Om Jojo itu bagaimana sayang?". Ibu bertanya kepadaku, seolah menguji pendapatku dan ekspresiku.


" Baik...! Ramah kok buk!!".


Kataku dengan tegas dan singkat.


" Oh baguslah sayang, Ibu rasa Om itu baik kok. Kamu tak tanya, bagaimana kami bisa saudara? Kamu tidak mau tahu?"


Ibu melirikku dengan lembut.


Aku menggelengkan kepala dan senyum.


"Om Jojo itu sepupu Ibu kok. Ibunya kakak beradik dengan nenekmu. Jadi dia sepupu Ibu bukan adik kandung? Jadi...!!?".


Kata Ibu dengan ragu.


' Berarti ada kemungkinan antara aku dan Om. Gawat! Aku gak mau...!!?.'


Gumamku ragu dan ketakutan.


" Begitu ya Bu? Om Jojo ganteng dan keren loh Bu. Kok bisa ya?".


Kata Aya bertanya pada Ibu.


" Ya papa nya Om Jojo juga ganteng sayang? kalo Ibu tidak salah ingat...!!".


Ibu tersenyum kepada kami,


" Ah...!? Yang benar buk? Pantesan saja, memang Om Jojo kaya dari lahirnya!!Ya kan?".


Kata Nem tertawa sendiri,


" Om Jojo baik dan ramah buk, jarang ada orang tampan tapi ramah, ya kan?".


Kata Aya sambil tersenyum dan main mata pada kami.

__ADS_1


" Jangan ngomong begitu ah, nanti orang nya dengar! Tembok saja bisa mendengar!!".


Bapak memberikan nasehat kepada kami.


" Ya buk, syukurlah ada yang menolong kita, Allah berarti sayang kita. Itu patut disyukuri, nikmatnya masih bisa kita rasakan!!".


Kataku menepuk pundak Aya dan Nem.


" Iya Ibu juga rasa Om Jojo lebih respon sama Ulan, entah lah apa perasaan Ibu saja...?".


Kata Ibu sambil melirikku tajam.


" Ah Ibu bisa saja, Om itu memang baik kok. Jadi apa salah dia baik kepada keluarga kita, toh kita ini memang sanak saudaranya! Itu tandanya Om masih peduli sama Ibu!!?".


Kataku membela diri sekedar menutupi.


Bapak menyadari akan hal itu, hanya bisa diam. Mau bagaimana lagi, kami sudah terikat dengan Om Jojo yang baik itu.


" Kalau ada kesempatan, dikehidupan yang datang. Aku akan jadi gadis cantik dan menawan, aku mau nikah sama Om!".


Kata Nem dengan jujur sekali.


"Eh mulai gatal ya? Masih bau kencur, jangan kejauhan mikirnya tahu? Mimpi juga tidak perlu kepanjangan sampai Arab sana, belajar yang betul. Itu baru benar, dasar gatal...!!".


Kata Aya mengejek Nem dengan telak.


" Kan memang benar, Om Jojo itu super Oppa Korea kak? Aku saja suka lihat parasnya, sungguh buatan Allah yang sempurna!!".


Kata Fajar lagi menyambung.


Ibu dan Bapak hanya tertawa gelak mendengar perkataan dari adikku yang polos.


Kejar daku...?!


Kau kutanggap...!?


Manis banget kan pepatahnya...! 😘


β™₯οΈπŸ’›πŸ–€πŸ’œπŸ–€πŸ’›πŸ’šβ€οΈπŸ’β™₯οΈπŸ’™πŸ’šπŸ’”πŸ’›


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!


Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,

__ADS_1


πŸ’žSelamat membaca ya..πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2