
Abi mengecek mobilnya,ternyata mobilnya entah kenapa tidak mau hidup, mengulah lagi pagi itu, padahal, jelas jelas Abi menolak ketika Smith hendak mengantarnya.
Abi menelepon bengkel langganan nya, dan semuanya mereka biasanya yang ngurus.
" Bi, mobil mu, kakek jual aja, beli mobil baru aja ya Bi."
" Abi kan mau berangkat ke Swiss kek, biar aja mobil ini aja Kek."
" Kalau rusak, biasa Abi kan pakai mobil tante, tante kemana kek ?".
" Tante mu lagi ngurus uang hasil kebun nak, kamu mana sempat masukin ke tabungan mu bi"
" Ya lah kek ".
" Sama saya aja berangkat Bi."
" Kakek apa ke rumah sakit ?".
" Beda tujuan nak, kakek mau ke rumah sakit
Mitra ".
Abi tidak bisa menghindar lagi, dan diapun naik mobil Smith.
Sepanjang jalan, Smith memperhatikan Abi.Abi terlihat sedang banyak pikiran, dan cenderung seperti memikirkan sesuatu hal.
" Apa kamu lagi banyak pikiran Bi ?," tanya Smith.
Abi hanya menggeleng.
" Kamu berangkat ke Swiss kapan Bi ?", tanya Smith.
" Sabtu ini Smith."
" Saya balik ke Jerman siang nanti Bi."
" Ohhhh..., hanya itu yang Abi bisa katakan."
Smith kembali memandang Abi.
" Kamu kenapa Bi ?".
" Gak kenapa kenapa ".
" Mau makan siang sama ?".
__ADS_1
Abi menggeleng.
" Gak usah Smith, jadwal saya jadi asisten operasi nanti ada 5, dengan dokter yang berbeda."
" Hmmm, baiklah Bi, apa kamu menghindari saya ?".
" Tidak...".
Smith menggaruk kepalanya.
Ketika sampai di parkiran Abi bergegas turun.
" Makasih tumpangannya ya Smith."
Abi langsung bergegas memasuki rumah sakit.
Smith merasa sangat tidak nyaman, dan bertanya tanya , Abi kenapa dalam hatinya.
Abi pun melangkahkan kakinya, menyusuri lorong rumah sakit, hingga menekan tombol absen.
" Kamu kenapa Bi ?, " tanya Bams.
" Gak kenapa kenapa Bams."
" Awan terasa sendu dan gelap, " ujar Bams tersenyum.
" Biasa kam paling semangat Bi ".
" Hmmm, lagi mikir, bolehkan sesekali mendung."
" Boleh, jangan berkepanjangan."
" Hmmmm."
" Sepupuku ke rumah kamu ya Bi?" .
" Tahu dari mana?".
" Hmmm feeling, kamu slek sama Smith ?".
" Enggak."
" Trus kenapa wajah kamu merujak? ,alias rada aneh ?".
" Hmmmm...., aku hanya mikir Bams, pria kaya, pnya jabatan, uang banyak , banyakan rusak karena harta ,tahta dan wanita ."
__ADS_1
" Kamu gak percaya pada pasangan, bakalan jadi bumerang loh Bi, misalnya, suamimu baik baik aja ,gak genit, gak selingkh, hanya karena cerita teman kamu, yang iri akan rumah tanggamu, kamu kepancing, nerima dan nelambulat bulat ceritaan teman kamu, trus kamu bertengkar sama suamimu, trus kamu minta cerai, jelas jelas kamu kemakan api cemburu, asal tahu Bi, wanita perlu benteng diri, bukan pria aja. Wanita cemburu berlebihan juga gawat, terus gak percaya pada pasangan juga gawat, bakalan cerai, jadi intinya gunakan hati, logika, jangan apa kata orang, kamu telam bulat bulat, bisa muntah, " ujar Bams.
" Hmmm..., benar Bams."
" Ada pria baik, ada pria penyayang, ada pria yang mencibtaimu di depan kamu, masih kamu abaikan Bi."
Abi tersenyum.
" Kamu ujung ujungnya promosi iklan deh Bams ".
Bams ngakak.
" Sambil menyelam , minum air Bi."
Abi tertawa.
" Kamu hanya bisa jadi teman aku Bams, kalau aku jadian sama kamu, aku bakalan buat kamu sengsara lohhhh".
" Abang rela dek."
" Ihhhh...norak."
" Gak apa apa,yang penting sama kamu Bi, tai kambing bulat bulat bisa jadi obat Bi."
Abi menepuk jidatnya.
" Yang benar aja kamu Bams".
" Benar lohh Bi."
" Tetapi kalau kamu nolak aku, yah aku promosiin Smith. Smith baik, gak pernah macam macam, hanya menikahi Smith, ruangmu bakalan ada lingkupnya, gak sebebas orang biasa.Karena Smith anak millioner, dia millioner, banyak musuh, sikapnya gak seperti konglomerat yang bermandikan wanita dan selir selir Bi, yakin sih aku, soalnya dia dari kecil sopan, ramah, gak aneh aneh."
" Bisa jadi kan, di pergaulan rusaknya Bams."
" Gak Bi, gak, dia orang baik, kamu kalau mau nguji, uji aja. Aku tahu ,kamu ada rasa sama Smith."
Abi hanya diam, tidak mengatakan apa apa.
🥰😍🥰😍🥰😍😍
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment