Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Nina


__ADS_3

Sore itu, Abi menunggu Sinai dan Nina , mereka selalu janjian di mall yang sama. Sehabis kerja , Abi sengaja sudah mandi di rumah sakit.


Saat duduk di sebuah cafe, ingatan Abi kembali pada sosok yang dia tabrak di mall, sampai harus menyamar segala , dan ketika dia hendak meyeruput kopi capucinonya, sosok itu berada tidak jauh dari meja nya, kontan saja Abi keselek dan mencoba berusaha tenang.


Sosok itu begitu tampan, maskulin dan berkarakter. Abi mengenal nya, karena dia sering memakai masker dan kaca mata UV agak kehitaman.


Abi membuat pesan suara pada Sinai dan Nina. bahwa tempat bertemu mereka di ganti saja.


Abi dengan sigap mengunyah kentang goreng kesukaannya, sayang buat di lewatkan, hehehehe.


Abi sesekali melihat, sang pria sedang berbicara serius dengan dua orang seperti klien nya.


Dia mafia atau bukan, hanya Tuhan yang tahu, dalam hati Abi.


Kenapa gue rentan banget sama mafia yah, dari ketua geng ster sampai mafia kaliber ,dalam hati Abi mengetuk ngetukkan jari telunjuknya di meja.


Abi akhirnya menyelesaikan cemilan dan capucinonya.


Ketika akan berdiri, pandangan mata sang mafia mengarah kepadanya, terus terang, terkejut dan Abi menelan salifa nya.


Abi bergegas menuju kasir tanpa memperdulikan sekelilingnya.


Intinya Abi gak mau nyari masalah dan terlibat masalah dengan siapapun, karena dia gak mau membuat kakek dan sang tante mengkhawatirkannya.


Abi bergegas mencari lift, kemudian menjadi lebih tenang ketika sudah berada di lift.


Abi menyusuri lantai paling atas mall, dan tersenyum melihat disana juga ada sebuah cafe.


Abi memasuki cafe dan kembali memesan burger.


Abi memainkan game nya, sambil menunggu Sinai dan Nina.

__ADS_1


Sebuah pukulan mendarat di bahu Abi, membuat Abi menoleh.


" Kamu buat aku terkejut aja deh..., " ujar Abi.


" Kenapa jadi ganti sih ,tempat ketemuan kita?".


" Ceritanya panjang, udah duduk dulu, " ujar Abi.


Sinai pun duduk.


" Udah makan ? ," tanya Abi.


" Belum, ku mau pesan ,lapar, maklum di rumah sakit semalam banyak pasien, makanya pegel pegel semua badanku cin."


" Kalian mah enak, sabtu off, aku, nanti shift malam, malam minggu di rumah sakit, " ujar Abi merengut.


" Pasien malam ,lebih sedikit dari pasien pagi Bi, tetapi yah, ngantuknya itu, nahannya ampun, " ujar Sinai.


" Benar Sin."


" Berita apa Sin ?".


" Kemarin, dokter Handoko , melamar Nina, romantis banget Bi, ngajak Nina ke sebuah resort, disana di hias banyak banget bunga, banyak kuda putih, lengkap pemain okestra dan rrsort nya privasi ,punya keluarga dokter Handoko, disana ada danau, sunsetnya cuakep banget, aku terharu, melihat dokter Handoko kasih surprice ke Nina, Nina sampai nangis."


" Gitu deh, kalau lagi happy, aku di kuoain, di liatin record nya pun kagak, " ujar Abi merengut.


" Kamu juga di hubungi bolak balik, gak angkat."


" Kapan ?".


" 2 hari lalu loh Bi ."

__ADS_1


" Hp di loker ku kali yah, maklum jadi asisten dokter ,buat operasi mendadak."


" Kenapa ngirim vieeo ke kamu ,susah banget si Bi?".


" Maklum hp tua, ku belum sempat beli."


" Kita nyari handphone yuk, temani yahhhh".


Sinai mengangguk.


" Nih liat Bo, keren kan, kita kapan yah ,di perlakukan se romantis ini, kalau geng ster gak mau ahhh, benar kan Bi ?".


" Benar."


Abi pun menonton beberapa video Nina di lamar, mata Abi berkaca kaca .


" Sweet banget, ternyata dokter handoko, bisa se sweet ini juga, gak nyangka aku...," ujar Abi.


" Lihat mereka menunggang kuda berdua, sempurna banget kayak di runch dan seperti natural, seperti di negeri dongeng, " ujar Abi.


" Kita akan di ratukan, jika mendapatkan pasangan yang tepat ya Bi, " ujar Sinai.


" Jodoh kita gak tahu siapa, dan gimana kita di perlakukan. Inti dari sebuah hubungan ,setelah pernikahan, dalam waktu yang panjang dan lama, bagaimana dia memperlakukan kita, apakah hanya cinta dan sayang se saat, atau memang menua bersama, saling setia dan lebih saling menyayangi," ujar Abi.


Sinai mengangguk.


🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2