Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Dunia Seakan Berhenti


__ADS_3

Waktu berlalu, Abi seperti biasa ,belajar, di sela sela waktunya, lain lagi kesibukan di rumah sakit, waktu buat dirinya sendiri saja dia merasa kurang. Abi merasa sangat terbebani ,menikah dan sekaligus menempuh pendidikan.


Akhir akhir ini , dia banyak termenung. Ada sisi kekosongan arti dirinya bagi sang suami. Abi sangat merasa bersalah di setiap kali dia melihat sang suami menungguinya ber jam jam, melihat sang suami sampai ngantuk di ruangannya, lain lagi melihat sang suami makan sendirian karena dia pas ketepatan operasi mendadak ,atau pasien di UGD membludak , dirinya menjadi tidak enak.


Abi beberapa kali ceeita, curhat ke sang tante, dan sang Tante memahami situasi Abi.


" Menikah tidak se simpel yang kamu bayangkan Bi, karena kamu biasa nya kalau single bisa sesuka hati mau tidur dimana, mau belajar selarut apa , membagi waktu lebih fleksibel, makanya waktu kamu memutuskan menerima pernikahan dengan Smith, Tante bingung, harusnya kamu menjalani separuh atau 3/4 study spesialismu. Agar tidak ada banyak problema. Tante kan udah bilangin, kamu yang belum ngejalanin, jadi kamu baru paham begitu dapat masalah, kamu suka pikir pendek Bi."


" Benar Tan, Abi salah. Dan bagaimana sekarang, Abi pun bingung. Bahkan sering hanya bicara sangat minim dengan Smith."


" Suamimu kalau main gila ,wajar kan Bi, dia kesepian, kamu sibuk, dia butuh perhayianmu, butuh kasih sayangmu, dari dirimu dia gak bisa dapati itu, maka tahu sendiri kan Bi, ujung nya kemana ."


Abi menghela nafasnya.


" Jika dia mendua , karena salahku , aku memang salah Tan, jika hancur ,aku yang salah, ujar Abi sangat frustasi."


" Kamu bingung kan Bi."


" He eh...,rasa bersalahku sangat besar Tan, aku sangat lelah."


Isak tangis Abi pun pecah.


Namun sebuah tubuh memeluknya dari belakang, dan ketika Abi menoleh, disana sang suami senatapnya penuh dengan rasa sayang.


" Jangan bingung Bi, jangan pernah merasa bersalah, aku memang menyayangimu,tulus, tidak mematahkan sayapmu, aku ada buat kamu. Jika kamu lelah, aku suamimu,berbagi dan jangan menjadi beban buatmu. Jika kamu sibuk, aku gak kemana mana, disini buat kamu, jangan merasa bersalah ya Bi."


Smith mendekap Abi dengan erat.


Sang tante tersenyum mendengar pembicaraan Smith dan Abi, dirinya pun mematikan sambungan telepon dari Abi.

__ADS_1


" Sebelum kita menikah, mas sudah tahu, se sibuk apa seorang dokter Bi, makanya mas selalu ngerti akan kamu, karena mami pun dokter, mami sudah melahirkan aku, baru sekolah spesialis, dan kamu tahu, aku di asuh papi, kami akan selalu ada menemani mami ku. Tidak pernah papiku mendua, malahan selalu mensupport isterinya."


" Udah sayaaang , jangan nangis."


" Kakimu pegal kan, dari tadi kamu urut."


Abi mengangguk.


" Sedari pagi banyak pasien mas."


Smith langsung menggendong sang isteri, menempatkannya di sofa yang dia beli buat sang isteri bisa beristirahat.


" Tenang yaaang, nih tukang urut , sudah datang."


Mata Abi berkaca kaca.


Sang suami tersenyum lebar ,mengurut kakinya.


Abi tersenyum.


Sesekali Abi menyuap sang suami, begitu juga Smith.


" Vitamin di makan ya haaaang, mami bolak balik ingatkan mas, nih liat berapa banyak Wa ibu negara kita, " ujar Smith tertawa.


" Tugas sudah selesai kah yaaang ?".


" Belum rampung semua, makasih buku dari mas sangat membantu, mas belinya dimana?, nyari buku itu susah lohhh".


" Dari kenalan Bi, mas bilang, wajib harus dapat."

__ADS_1


Abi cekikan melihat mimik sang suami.


" Bagaimana pekerjaanmu mas ?".


" seperti biasa yaaang, renovasi beberapa hotel wajib mas pantau, dan mas akan ke Korea, beberapa hari, mau ikut ?".


" Belum bisa begerak mas, masih full pengabdian".


Smith membelai rambut Abi.


" Mau di bawain apa yaaaang, biar mas bawa."


" Opaaaa Lee min ho aja mas."


" Gak Bi....,gak, mas gak akan bisa meredam cemburu. "


" Mau tteoboki, jajangmyyeon,ramyeon saus gochujang,dan mie arirang."


" Baiklah sayangku, mas akan beli."


Makasih mas, " ujar Abi mengecup kedua pipi sang suami, belum duduk, Smith langsung menarik tangan Abi, hingga wajah mereka saling berhadapan. Smith perlahan ******* bibir cherry sang isteri dengan penuh kelembutan .Dunia seakan berhenti buat meeeka berdua.


🥰😍🤩🥰😍😍🤩


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2