
Entah bagaimana menjabarkannya..
Hatiku pilu , ada rasa yg begitu menyesakan dada.
Ku pejamkan mata dalam dalam tapi seakan akan mereka enggan diajak kompromi
Air mata tak tertahan juga...
Aku merindukan keluargaku, saat aku sedih, rapuh, aku begini.
Hingga detik ku ketik tulisan ini ,
Rasa kantuk tak kunjung juga datang,
Tak ada beban atau perkara penyebab kegundahan
Yg sangat jelas terasa adalah kerinduan..
Kerinduan pada sosok penyabar dan penuh kasih sayang itu..., sosok ibu yang sangat berarti.
Meski hanya dalam hati
Doaku mungkin akan di dengarNYA
"Semoga ku kasihi selalu dalam LindunganMU"
Meski jangkauanku terhalang jarak , tak lupa aku memohon perpanjangan TanganNYA buat menjagamu disana.
IBu...
Dengan lirih dan pelan hanya kata itu yg mampu ku sebut diiringi air mata yg mengurai.
IKHLAS & BERSYUKUR
Manusia Yang matang pemikirannya tak begitu saja terbentuk , Ia melalui Proses yg sangat panjang dan berliku....
__ADS_1
Menjadi SABAR bukanlah semata mata karena Orang itu memang baik sejak lahir ( Tidak semua), Ia berproses melalui kesulitan yang dilewatinya , sakit menahan amarah, menahan terpaan, terlebih melawan diri sendiri itu jauh lebih melelahkan daripada permasalhan itu sendiri.
Bagaimanapun dalam satu raga ada yg harus di sinkronkan..
HATI untuk merasakan, PIKIRAN sebagai logika dan TINDAKAN menjadi penentu , itu tidaklah mudah!!
Akan selalu ada satu dari mereka yg berkorban...
Untuk itu , EGO hal pertama yg harus di singkirkan , setelah itu IKHLAS akan mulai terbentuk dgn sendirinya...
Teori mungkin lebih mudah, namun untuk suatu tindakan kita harus berawal dari itu bukan?dan aku terkadang harus terlihat kuat buat diriku sendiri.
Sebelum hal diatas kita mampu lewati jangan harap kata IKHLAS dan SYUKUR dapat kita tanamkan pada diri sendiri..
Untuk yang sedang dihadapkan dengan berbagai kesulitan, PERCAYALAH..
Kamu hanya sedang menuju kedua hal diatas ,iklas dan bersyukur, akan selalu ada hal baik yang menunggumu , karena HADIAH itu selalu di dapat setelah kita melewati TANTANGANNYA..
itupun kadang di UNDI .
Kedua orangtuanya mempunyai persoalan sebelum kepergian mereka.Wanita ke 3 mewarnai rumah tangga mereka.Dan mami nya Abi menjadi sangat tersiksa dan sering cekcok beradu pendapat.Sang suami terlalu baik pada orang lain, itulah penyebab ini semua terjadi. Padahal musuh mengincar kehancuran mereka.
Sejauh apa penghianatan itu, Abi tidak mengetahuinya, namun satu trauma ,bahwa sosok papi yang baik ,bisa goyah juga.
Sakit ,menangis dalam pelukan sang abang, saat persoalan itu silih berganti terlontar dari mulut mami dan papinya.
" Dia siapa mas, kenapa kamu transfer sejumlah uang padanya."
" Dia membutuhkannya."
" Kamu kerja buat aku dan anak anak atau buat dia.Jika dia berqrti, tinggalkan aku dan anak anak, bahagialah kalian di atas luka ku dan luka anak anakku."
" Sejauh apa kamu bersamanya? teman curhat mu, di antara kekurangan ku? atau teman tidur mu di kala aku berhalangan melayanimu ?".
" Kamu pikir aku sekotor itu ?".
__ADS_1
" Kamu sudah menafkahinya, nafkah uang, apakah nafkah badan juga ?".
" Aku hanya menolongnya, dia wanita lemah."
" Lemah dan akting, agar meraih apa yang dia mau, licik seperti ular, jangan kira aku tidak tahu, berlagak pasien mu, menemui mu bolak balik, aku muak kamu dustai."
" Bercerailah denganku, dan hak asuh anak padaku."
" Tidak, aku tidak akan pernah melakukannya."
" Egoisnya kamu mas ,bermain api, kau silet luka ku di atas bahagia wanita lain."
" Aku sudah tidak menemuinya lagi."
" Karena dia hanya jebakan lawan bisnis mu, lawan bisnis mu tahu kamu lemah dan memanfaatkan kebaikanmu.Kamu pikir aku tidak tahu.Kelas nya wanita ke 2 mu hanya pakaian lusuh dan tangisan, sesuai dengan seleramu."
" Dan Demian mendekatimu, mencari kesempayan memperolehmu dari aku kan?".
" Pria baik akan mencari wanita baik, yang layak,dan jika aku memang kamu sia siakan, mengapa tidak , jika dia akan memberi surga padaku dan anak anakku, bahkan jika akj menerimanya, aku akan menjadi nyonya kerajaan bisnis nya, namun saru hal kamu garis bawahi, aku tidak bermain kotor di belakangmu."
" Perselingkuhan itu pilihan, menemani makan, memberi uang tanpa isterimu ketahui, kamu sudah selingkuh."
" Dan asal kamu tahu, kamu sudah menyakiti aku dan anak anakku.Kamu tanam , kelak kamu tuai."
" Begitulah pria, akan bosan dengan pajangan di rumahnya, ingin rasa baru, berduit dan duit itu dia bisa merdeka gunakan."
Abi masih mengingat semua kata ibunya.Memang ada benarnya ,jaman sekarang begitu banyak pelakor yang bangga di nomor satukan sang suami.Luka tidak pernah mereka ketahui, sesakit apa.Itulah pertimbangan Abi mengenal pria kaya menjadi satu ketakutan yang sangat besar.
😔😔😔😔😔
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment