Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Kelebihan nya


__ADS_3

Abi memandang air hujan, bulan yang akhiran namanya ada ber, sudah di pastikan wajib sedia in ember dan dinginnya polll.


Abi mengancingkan jaketnya.Cuaca extrim begini banyak menyebabkan kecelakaan di proyek, longsor nya di daerah pergunungan, kecelakaan di jalan raya pun lumayan banyak.Kualitas aspal yang jelek, jalanan di guyur hujan, maka akan banyak lubang di jalan, menyebabkan pengendara terjatuh, bahkan terlindas.


Beberapa pasien ada yang patah tangan, patah kaki, ada yang meninggal juga.


Abi kembali mandi, karena tadi tubuhnya basah dan kotor menangani beberapa pasien. Teh hangat di suasana hujan memberi kehangatan saat dia menghirupnya.


Abi melihat sang kakek, dan seperri biasa sang kakek mengedipkan matanya.


Sang kakek tahu bangwt, Abi kalau di rumah sakit, gak mau kentara ,dia cucu sang kakek.


Kalau di rumah, manjanya ampun ampun,hehehe.


" Tangan kamu kenapa membiru Bi ? ," tanya Bams.


" Tadi pasien gugup saat di jahit bagian kakinya, dia mencengkeram tangan ku Bams, langsung bonyok gini."


" Sama kayak aku Bi, nih baru nangani pasien , membedah bagian kakinya, dia gerak, jariku sasaran."


" Apa udah di obati Bams ?".


" Udah, tadi dokter Nanda bantu obati Bi."


" Ciyeeee....,ehem...ehem...,dokter nanda kan ada hati sama kamu Bams."

__ADS_1


" Kata siapa Bi ?".


" Lirikan matanya, kalau kamu dan aku sama , ehhhmmm setajam siket Bams, hehehehe," ujar Abi.


" Aku hanya ada hati sama kamu Bi."


" Kita teman loh Bams, bahagia jadi teman kan Bams, kalau pacaran, nanti kita putus, bisa jadi musuhan."


" Kalau kita langgeng, kita bisa hidup bersama Bi, aku bakal ngalah sama kamu, gak persoalkan rambut, sama penampilan kamu, kamu apa adanya ,aku bisa nerima."


Abi hanya menunduk.


" Hatimu bukan buat aku kan Bi ?".


Abi mengangguk.


" Jujur ya Bams, awalnya aku yah ngakak, kalau dia bicara cadel dan aneh, malahan dia selalu ngajakin bahasa indonesia. Terkadang kalau dia ngomong pakai bahasa inggris, dia biasa aja. Dia mengusik hari hari aku, nungguin, tanpa mengganggu, memperhatikan ,tanpa dia pikir aku gak tahu, aku gak munafik, ada rasa senang, dia tipikal hangat, kaya ,namun gak sombong, siapa aja mau di salam, bos yang gak merintah, hanya sama Dion , yah agak beda, Dion dia gabggu terus."


" Orangtuanya juga baik Bi, jujur, mereka baik, saat perusahaan papiku jatuh, mereka bantu, benar benar bantu, gak setengah setengah."


" Apa kamu menyukainya Bi ?".


" Entahlah Bams, aku masih mikir , gak mudah menerima ,bergabti satu ke satu lainnya, capek kan, usia bertambah, jika hanya iseng iseng, jalani, trus putus sambung, aku malas Bams."


" Nina aja dah mau nikahan ya Bi, kita kapan."

__ADS_1


" Ihhh, ngebet banget kamu Bams. Siapkan mental dan hati dong, yakin gak tuh pasangan benar benar sesuai, kamu tahu sendiri, pernikahan sekali se umur hidup "


Bams mengangguk.


" Smith tipikal perhatian dan hangat Bi, sama dengan papinya. Maminya di ratukan banget lohhh, papinya pria sukses, kaya, hmmm mau masakin makanan buat isteri. Isteri sakit, papinya Bams. bisa nagis lohh, dia sangat lemah soal keluarganya. Soal bisnis dia jago Bi, tetapi kalau anak dan isterinya sakit, dia gak bakalan ngantor, jagain , dan kekeh beri pengobatan yang terbaik.Salut sih Bi."


" Smith sifatnya sama dengan papinya Bams?".


" Kalau lucunya ,sifat dari maminya, kalau sifat perhatian, hangat, dia seperri papi nya, kita gak bakalan ngerasa sepi saat Smith ada. Dia pendiam hanya pada orang yang tidak dia kenal."


" Dia gak gampang dekat dengan orang lain Bi."


" Keliatan kan dengan kaeakter nya."


Abi mengangguk.


🥰😍🤩🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


Mampir ke Karya saya lainnya yukkkk



__ADS_2