
Air mata Abi masih mengalir , pada saat kehilangan begini, terkadang disitulah Abi terlihat lemah.Tidak sekuat yang orang kira.Namun sisi ini jarang orang lihat pada dirinya, dan hanya Smith yang menemukannya di saat dirinya larut dalam kesedihan.
" Bayi itu begitu di perjuangkan ibunya, kenapa harus se tragis ini," ujar Abi menunduk.
" Semua yang terjadi ,sepengetahuan Tuhan Bi. Sudah jangan bersedih lagi, pasien lain masih banyak membutuhkan tangan besi sepertimu."
Abi menghapus air matanya dengan sapu tangan pemberian Smith.Smith juga tersenyum melihat Abi membersihkan hidung nya dengan saputangan.
" Sapu tangannya udah kena ingus, " ujar Abi membuat Smith tertawa.
" Ya usah,gak apa apa."
" Nanti aku cuci , baru balikin yah."
Smith mengangguk.
Smith menyerahkan cup coffee.
" Minumlah, biar lebih tenang, " ujar Smith.
Abi mengangguk.
" Tapi rasanya aku lapar, aku ijin aja ke kantin, kalau lagi banyak masalah, yah gini, perut minta di isi."
Smith tersenyum.
" Kamu kenapa disini lagi? gak pulang ?".
" Baru pulang, aku asik mikirkan kamu Bi, gimana coba ?".
" Yah ,kok nanya ke aku sihhh, kamu waras apa gak sihhh? ," tanya Abi serius.
" Yah waras lah Bi, masa gara gara mencintai wanita aku jadi gila. Gila dalam arti apa dulu Bi?".
" Kerja yang bagus, udah libur banyak, malah balik lagi ke rumah sakit."
" Wa kamu minta Bi ".
" Ah ,nanti kamu bakalan gring grong hp aku, ganggu banget, aku itu orang sibuk, kamu kan orang sibuk, yang menyantai kan diri."
__ADS_1
Smith tertawa.
" Cara logat kamu ngomong lucu, " ujar Abi dengan polisnya sambil tawa nya meledak.
" Kebanyakan di luar Bi, harusnya kamu membimbing agar bahasaku lebih bagus Bi."
" No...,aku bukan guru bahasa Indonesia, bisa tua deh, aku memang suka puisi, namun ngajari ngomong, kayak ngajari baby aja dehhh, belajar aja sama sepupu mu Bams."
" Aku maunya sama kamu Bi ".
" Bilang aja AJM, ajas manfaat, kebaca banget niat nya."
" Benar," ujar Smith menahan tawanya.
Abi merapikan rambutnya ,kemudian membuka pintu, Smith mengikutinya.
" Pengawal kamu mana Smith ?".
" Dibebas tugaskan."
" Kalau tiba tiba ada yang mau gimana gimanain kamu gimana?".
" Serius lohhh, kalau kamu di kepung mafia, kan aku yang repot," ujar Abi.
" Malahan bagus Bi, kamu melindungi aku, aku semakin happy."
" Yang benar aja deh nih orang, yang melindungi wanita itu pria loh, bukan wanita, dah kebalik dunia orang ini buat, " oceh Abi.
Smith tersenyum.
" Udah ,buruan balikan kamu, nanti emak sama bapakmu nyari lagi."
" Udah ijin tadi, udah janji juga, bakalan berangkat begitu selesai nemui kamu."
" Bos apaan gini yah, lemah amat soal wanita."
" Aku gak pernah punya kelemahan Bi, tetapi karena kamu, aku lemah, beneran."
" Banyak gombal nya kamu bro, "
__ADS_1
Smith tertawa.
Abi memasuki kantin, menunjuk beberapa menu , dan cemilan.Smith tersenyum.
" Kamu sanggup makan sendiri Bi ?".
" Yah sangguplah, kalau kamu mau makan juga, pesan sendiri ."
Smith mengangguk .
" Kapan kapan kamu ada waktu, aku bawa ke restoran hotel , makanan nya pasti kamu suka Bi."
" Tahu aja aku pemakan segalanya ," ujar Abi dengan mulut penuh berisi.
" Makanlah Bi, jangan makan sambil bicara, nanti keselek Bi."
Abi mengangguk.
Abi mengunyah ayam penyet dan juga kerupuknya.Memakan siomai dan beberapa puding.
Smith hanya memakan puding, dia sudah sangat kenyang.
" Kamu suka makan ya Bi ?".
" Ya, sperri bunda corla kqtakan, ngapain capek. capek kerja, kalau gak bisa makan enak, jadi yah makan aja. Tetapi buat kalori dan kolestrol, kita harus wajib jaga, ku olah raga, dan kalau makan naai gak banyak, yah suka gorengan dimsum, kukusan dimaum, jus , lagiam tubuhku gak bisa gemuk."
" Malahan kurusan Bi, lebih banyak kalori yang di keluarin dari yang di tumpuk dalam tubuh, makanya kamu kurusan Bi."
" Kata orang hoki makan,hehehe".
🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1