
" Sebenarnya ,aku nerima ajakan kamu kebetulan banget, kamu gak lihat para dokter yang nempel di ointu rjangan tadi, mereka ngejekin aku, tumben cakep, alah ...pasti mau pilang aja, gak nge date. Saat aku bilang, aku nge date, mereka gak percayaan."
" Trus ...., kamu ngajak aku, bak gayung bersambut, yah anggap aja nge date. Boleh foto beberapa kali gak Smith, bahan ledekan mereka pengen aku patahkan, hehehehe."
" Aku fotoin kamu beberapa kali, kamu gratis memakai jasa fotografi profesional, " ujar Smith.
" Boleh juga ,aku jarang banget foto, sampai kata tante ku, aku tuh aneh, hehehe".
Smith pun beberapa kali mem foto Abi dengan handphone mehongnya, dan beberapa kali juga mereka di foto pengawal , terlihat seakan akan nge date.
" Boleh liat Smith ?".
" Boleh, yapi upahnya, foto kamu aku kirim, tetapi syaratnya foto ini gak boleh di hapus dari galeri aku, gimana ?, " tanya Smith.
Abi mengerutkan dahi.
" Kamu gak hapus, buat apa kamu, memory handphone kamu nanti full lohh," ujar Abi .
" Gak full Bi, aku juga jarang foto, tetapi kalau kamu yang minta mau fotoin aku, aku rela gak keberatan Bi, " ujar Smith penuh dengan senyuman.
" Kamu penguntit terang terangan Smith," ledek Abi.
" Hmmmm, benar Bi, aku pengagum mu terang terangan, bukan pengagum sembunyi sembunyi."
Abigail tertawa.
" Ini makanan apa Smith, bagus bentuknya ,seperti bunga."
" Ini snow skin Bi,yang ini fa gao. kalau fi indonesia namanya kue mangkok."
" Ini coba Bi, manisan segi 8, home made , enak, manis , ada yang manis manis asam."
" Aku coba snow skin dulu, ujar Abi mulai mencicipi."
" Lembut kan Bi?".
Abi mengangguk.
" Teksturnya beda, di ulen sanfat kalis, pasti pakai tenaga tangan , bukan pakai mesin."
__ADS_1
" Mau lihat proses pembuatannya Bi ?".
" Emang boleh ?".
" Boleh.".
" Mau pakai banget, bentar aku cicipi dulu manisannya ," ujar Abigail.
Abigail pun sangat senang, mencoba beraneka ragam manisan.Karena Smith hanya menontkn, Abi menyuapi beberapa manisan ke mulut Smith.Smith sangat bahagia di perlakukan Abi seperti itu, bagi Smith itu sangat spesial dan indah.
" Yuk ke bagian koki, mau kan Bi?".
" Mau donggg, " ujar Abi happy.
Mereka pun memasuki sebuah ruangan dimana para koki disana memasak.Mereka memberi hormat pada Smith dan Abigail.
" Boleh praktekkan pembuatan snow skin bro ?".
" Tentu saja tuan Smith."
Abi dan Smith mendekat. Sang koki menunjukkan kemahirannya. Abi pun melihat akrobat koki pastilah keren banget. Abi sangat bahagia. matanya berbinar binar.
" Mau buat ? ," tanya sang koki pada Abi.
Abi mengangguk dan memulai membuat dan meniru step by step pembuatan cemilan snow skin.
Abi tersenyum karena dia sangat cepat belajar, buatannya tidak kalah indah dengan buatan sang chef.
" Bagus, " ujar Smith .
" Beneran bagus,punya khas sendiri kamu punya, " ujar sang chef.
Abigail hanya tersenyum dan sang chef mengukus kue tersebut.
Abi memandang sekitar dapur, begitu banyak peralatan memasak, sedangkan dia memasak saja hanya sekedarnya bisa.
" Fantastis ," ujar Abi .
Para koki lain tersenyum.
__ADS_1
Abi melihat seorang koki mem fillet ikan dan daging ayam.
" Sini saya bantu, dan beri trik yang jitu, " ujar Abi.
" Nanti anda amis nyonya".
" Gak bakalan," ujar Abi tersenyum ramah.
Abi memakai celemek, kemudian mempraktekkan pem filetan ikan, beberapa koki sangat takjub melihat keterampilan Abi.
" Coba perlahan, " ujar Abi pada sang koki.
Sang koki pun bekerja dan tersenyum, hasil filetan lebih cepat selesai dan sangat rapi.
" Profesi anda ?", tanya sang koki.
" Saya seorang dokter, dan latihan bedah, jadi tiap ke pasar, di pasar tradisional, saya udah terbiasa ,mem fillet ikan, ayam, bebek, daging, karena tante saya perintahkan, hehehe."
Para koki tertawa.
" Menakjubkan, " ujar chef utama pada Abi.
" Makasih pujiannya chef, makasih udah ngajar buat cemilan snow skin."
Sang chef tersenyum dan minta foto dengan Abi.
Smith mengambil beberapa foto Abi di tengah para chef, dan Smith juga berfoto bersama mereka.
Abi dan Smith pamit, mereka pun mencicipi hidangan penutup, kemudian beranjak keluar dari restoran.
🥰😍🤩🥰😍🤩🥰😍🤩
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1