
Abi berusaha tidak memperdulikan mami Adi. Baginya itu sebuah masa lalu yang gak penting. Namun singa lapar di sekitarnya , layaknya siap menerkam nya bulat bulat.
" Hmmm....lu jual gua beli , dalam hati Abi. Marah dengan alasan apa ? Emang gue apain anak lohhhh, bukan jadi pelakor dalam hubungan anaknya juga. Heran liat orang arogan gini, dendam membara ,wkwkwkwk, dalam hati Abi."
Abi tersenyum bersama sang mertua dan papi mertuanya.
" Kok lama ya nak, Nathan dan Smith, nih acara sudah mulai."
" Ini acara apaan mi ?".
" Penghargaan pembisnis kayaknya gitu," ujar papi Smith dengan sangat beribawa."
" Orang ramai nak , hati hati ya, dekat mami aja. Ingat kandunganmu ".
" Iya mi, " ujar abi mengusap perutnya yang sedikit buncit.
" Abi haus , Abi ambil minum dulu ya mi."
" Mami aja nak, kamu sama papi aja."
" Gak usah mi...., " ujar Abi segan.
" Gak , mami aja ."
Abi pun mengangguk.
Abi memperhatikan tarian di panggung .
" Bagus ya pi tarian tradisionalnya."
" Benar nak, budaya tradisonal memang wajib di lestarikan."
" Dapat laki laki tajir yang udah tua ya kamu?, gak laku ?", sindir sebuah suara.
__ADS_1
Abi langsung melihat pasukan pengawalnya hendak bertindak, Abi memberikan kode.
" Anda siapa, " ujar papi Smith dengan wajah sudah tidak senang.
" Udah tua pun mau punya simpanan, miris, " ujar suara itu.
" Jaga mulut anda nyonya ," ujar Abigail menahan amarahnya.
" Gak dapat anak aku , banting stir kamu, yangvtua pun kamu embat, hahahaha, gak laku amat."
" Jangan buat ribut, gak tahu tempat, gak punya malu, " ujar Papi smith.
" Kamu yang gak tahu malu, tua bangka."
" Apa kamu bilang, suami aku tua bangka."
" Nih suami kamu , di goda dokter kaleng kaleng ini, makanya jaga suami kamu, dia suka sama orang kaya, lihat rantainya aja luar biasa berkilau," ujar mami Adi.
" Dia siapa Bi ?, " tanya mami Smith.
" Dia tuh mama mantan pacar Abi."
" Hmmmm.....pantasan , gak cocok Abi nak sama anaknya , emaknya aja gila gini , dimana warasnya anaknya, " ujar Mami Smith tertawa , sang papi Smith juga tertawa.
Mami Adi penuh dengan amarah.
Tidak lama kemudian, nama Reyhan Smith pun di panggil ke panggung. Pembawa acara mengulangi kategori yang Reyhan Smith terima.
Smith pun memandang ke arah Abi.
" Pergilah mas, mas di panggil."
" Nathan ikut nak ?".
__ADS_1
" Gak papi , aku akan jagain mami dari nenek nenek ini ".
Mami , papi ,Smith, Abigail pun menahan tawa. Sedangkan wajah mami Adi semakin memerah.
" Papi sangat tampan ya nek."
" Pastilah nak, papimu baik, ber attitude, penyayang, peduli sama keluarga, baik pada karyawan."
" Aku sayang sama papi....".
" Sama oma dan opa serta mamimu gak yah Nat ?", ledek sang opa.
" Nathan sayang sama semua , beneran, " ujar Nathan melihat sang papi.
Mami Adi tercengang melihat begitu banyak sambutan sama pria muda tadi di atas panggung.Pria ini siapa, Pria yang membela Abi bersama anak kecil ini. Dan pria itu memanggil nama Abigail dan Nathan.Mami Adi semakin bingung.
" Let' go mami, kita ke depan yukkkk."
Abi mengangguk.
" Mami ?????, " mami Adi bingung.
Beberapa pengawal langsung membuka jalan pada Abi dan Nathan.
Mami Adi pun semakin bingung , terkejut sepenting apakah Abi.
Tepuk tangan dan sambutan para pengusaha begitu hangat. Abi sampai sangat terharu dan grogi banget. Nayhan selalu menggenggam tangan sang mami dengan kuat.
🥰😍🥰😍😍😍😍😍
Jangan Lipa
Like
__ADS_1
Vote
Koment