Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Wajah


__ADS_3

Abi menyisir rambutnya.


Memandangi awan begitu cerah.


" Kamu langsung ke mana begitu sampai di Swiss Bi ?".


" Langsung ke rumah sakit, rumah sakit, ada sejenis asrama ".


" Kamu apa nyaman Bi , tinggal di asrama?".


" Namanya pertukaran pelajar, yah nyaman gak nyaman di betah betahin lah, mau gimana lagi, kan di bayarin rumah sakit,setidaknya ,mengambil program spesialis gak akan kesulitan lagi kelak."


" Bertamu susah gak yah Bi ?".


" Susah, yang pastinya , kepala asrama kan biasanya pada killer killer, jadi yah hati hati aja. Apa kamu niatan bertamu ?".


" He ehhhh".


" Bertamu buat apa ?".


" Ngedate la Bi, ngajak jalan, boleh kan ?".


" Pasti kerjaanku banyakan di rumah sakit, belajar berbagai hal tentang dunia medis ".


" Sesekali aku ngunjungi kamu yah Bi ."


" Apa waktu kamu gak sibuk Smith ?".


" Enggak Bi, buat kamu selalu ada kok waktu aku ".


" Hmmm....,gombalnya ampun ampun dehhhhh".

__ADS_1


" Serius Bi."


" Kalau aku bosan , apa kamu mau nemani ?".


" Mau...".


" Alah..., kamu banyak gaya banget deh, belum tentu kan , kamu pas timeing nya pas , kita ketemuan gitu."


" Aku akan usahakan Bi."


" Baiklah , akan aku lihat pembuktiannya Smith."


" Deal yah Bi."


" Siapa takut, deal juga no problem," ujar Abigail tertawa.


" Tidak ada penolakan ya Bi."


" Serius ?".


" Hmmmm.....".


" Kamu gak lari lagi , kalau ku bawa kemana pun ?".


" Tergantung, kekayaanmu itu Smith, menyeramkan, kamu bakalan mati cepat deh, di serbu mafia, kamu bisa di culik, penjahat minta tebusan. Soalnya kamu kaya banget, mobil mewah, pada berjejer, trus perusahaan kamu dimana mana. Menyanderamu, bisa buat kaya, tetapi kalau ketangkap, hukuman se umur hidup, benar kanπŸ˜†πŸ˜…πŸ€£".


" Gak segitunya juga Bi."


" Kamu kesepian gak Smith, anak satu satunya, terus, orangtua pembisnis. "


" Kesepian, tetapi aku berteman dengan Dion, dan anak anak pekerja di rumah, berteman dengan pengasuh dan anak anak mereka, mereka dekat dengan ku Bi, mereka sudah lama mengabdi pada kakek dan nenek ku, sampai pada papi, sejak papi kecil, mereka yang rawat, ada pengasuh yang temurun, dari papa mereka, temurun ke anak nya, namun di sekolahin kakek ."

__ADS_1


" Denger denger cerita, syarat menikahi pria tajir alias kaya ada banyak persyaratan kan Smith ?".


" Enggak Bi."


" Keluarga mu, pasti mau tahu detail, aku pernah sakit apa, kesehatan di cek se detail mungkin, tanpa terkecuali. Medical cek up sebelum menikah memang penting, dan memang di negara negara maju bukan hal tabu lagi, malah di wajibkan."


" Terus , tahan mental jika fashion dan gaya berbusana aku, di liatin keluarga mu dan keluarga besarmu .Diliatin dari atas ke bawah. Kalau sudah menikah, yang mengatur fashion pasti keluarga cowok ,karena mereka punya desainer keluarga , orangtuamu pasti menanyakan kesetaraan pendidikan ,pekerjaan, dan status sosial.Orang berilmu belum tentu beradab.Perbedaan manusia dan hewan dari tingkat akal dan ilmu.Tetapi tingkatan yang lebih tinggi adalah adab atau ahlak Smith."


" Benar Bi, karena sebanyak apapun ilmu, jika tidak disertai ahlak dan adab, bisa menjadikan manusia seperti binatang.Keserakahan, ketamakan, bisa kejam dan perilaku lainnya. Wajah biasa saja gak apa apa, tetapi jika ahlak dan abad baik, maka melebihi apapun," ujar Smith.


" Kamu serakah gak Smith ?".


" Menurut mu Bi ?".


" Mana ku tehek , alias aman aku tahu...".


" Menghasilkan uang, jangan ngoyo Bi, rejeki gak akan tertukar, papi dan mamiku selalu bilang gitu."


" Kalau kamu di mall, wajahmu serius banget ,aku rasa setiap kamu kerja ,wajah kamu cool ya Smith."


Smith hanya tersenyum.


πŸ₯°πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ˜


Jangan Lupa


Like


Vote


koment

__ADS_1


__ADS_2