Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Pakai Riben


__ADS_3

Kadang, semesta harus jatuhin kita begitu dalam dulu, untuk ngerasa sakit dan belajar dewasa dari sana. Dulu ,ngerasa selalu bertanya ,kenapa harus aku yah? tiap malam aku selalu berdoa ,tinggal sebatang kara ,rasanya tidaklah enak.Aku selalu bilang sama Tuhan, cepatlah rasa sedih di hatiku berakhir, aku mau jemput bahagiaku. Bahagia yang tidak pernah sempurna.


Walau ada kakek dan tante, aku butuh keluarga ku, kedua orangtua dan kakak, namun aku harus menerima suratan takdir ,dan yang hidup wajib menjalani kehidupan.


Dan ketika sedang berada di rooftof rumah sakit, Andien di kejutkan sosok bak tuyul ,datang gak di undang, pulang tak di jemput, hehehe.


" Apa kabar Bi ?".


" Baik..." , jawab Abi singkat dan membuang pandangannya ke sebelah kanan.


" Maaf aku gak pamit, ada urusan mendadak Bi. "


" No problem Smith , banyak pasien gak harus pamitan sama asisten dokter atau dokter nya."


" Kamu marah Bi ?".


" Enggak..., tetapi kamu mengganggu waktu santaiku, harusnya aku bisa menikmati waktuku ".


" Apa kamu gak merindukan aku Bi ?".


" Gak.....".


" Beneran Bi ?".


" Yah beneran lah, ngapain aku bohong."


" Tetapi kamu syok juga lihat keberadaan aku Bi."


" Yah Syoklah , mau gimana lagi. Kamu ibarat hantu, datang gak di undang ,pergi gak di jemput."


" Kamu punya waktu Bi ?".


" Gak punya ."


" Jangan galak galak Bi, kamu kesal ke aku yah ?".


" Buat apa kesal juga, kamu itu siapa nya aku juga, kamu bukan siapa siapa aku, kamu pasien, setelah keluar rumah sakit, kamu gak ada hubungannya sama aku ".


" Jangan galak galak Bi."


Abi pun tersadar, kenapa dia jadi segalak itu, apa kesal karena Smith gak ada kabar nya tiba tiba ngirim cake dan kemudian nonggol di depannya.Abi merasa apa hak jya kesal, dan kenapa dia begitu kesal , apa dia memang sudah menyukai Smith ? , entahlah Abi gak tahu harus bagaimana .

__ADS_1


" Maaf...," ujar Abi singkat dan menunduk.


" Aku juga salah, pergi tanpa ngabari kamu dan pamit pada kamu Bi. Flu kamu udah baik ?".


" Ya udahlah...., " jawab Abi.


Smith tersenyum.


" Kamu ngambek ya Bi ?".


" Gak...ah...," ujar Abi.


" Keliatan loh Bi, kamu ngambeknya ".


" Apa iyah ...?".


Smith tersenyum dan duduk di samping Abi.


" Ini minum Bi, jus penamba darah.Apa kamu shift malam Bi ?".


" Iya, sudah 4 harian."


Abi dan Smith saling bertstapan.


" Kamu ngeselin ".


Smith dengan kedua tangan di dsda seperti memohon pengampunan.


" Proyekku ada masalah besar Bi, kecelakaan kerja ,memakan korban jiwa, bahkan mereka aku kenal sudah lama, sejak papiku menjadi pimpjnsn perusahaan.Aku sudah berusaha me minimkan resiko kerja."


" Mereka punya keluarga Bi, aku wajib melakukan pendampingan , mencari solusi yang terbaik."


Hati Abi terenyuh, begitu bijaksana nya Smith , dia sangat menghargai hak hak pekerjanya.Inilah yg selalu membuat Abi salut pada Smith.


" Bekas operasi kamu sudah sembuh ?".


" Apa mau kamu periksa Bi ?".


" Jadi belum kamu cek ulang ?".


Smith menggeleng.

__ADS_1


" Ayo aku bawa cek, karena perlu tahu juga, luka nya apa sudah mengering di dalam atau hanya kering di bagian luar.Kesehatan nomor 1, jangan lalai."


Smith tersenyum.


" Kamu juga gak boleh lalai, jaga kesehatan, jagan over bekerja."


" Dokter nasehati pasien, eh pasien balik nasehati dokter, pusing punya pasien kayak kamu Smith, " ujar Abi tertawa.


Ketika akan berbalik, Abi ke injak sesuatu dan limpung, dengan sigap Smith mendekap tubuh Abi, mereka pun berpandangan.


Dada itu begitu kekar dan wangi maskulin sangat kental, maklum parfum sultan, hehehe.


Beberapa saat kemudian , Abi pun melepas pelukan Smith.


" Nyaman di pelukan aku Bi ?".


" Ihhhh...norak," ujar Abi memukul kecil lengan Smith.


Smith menangkap tangan Abi, kemudian meletakkan di dadanya.


" Hati ini sangat merindukan kamu Bi, sampai aku tidak memperdulikan apapun agar bisa bertemu dengan mu. "


" Dan kamu juga bisa lihat, pengawalmu menahan senyum dengan kelakuan kita ber dua , " ujar Abi mengerut .


" Mereka udah pada dewasa Bi, kan udah aku fasilitasi kaca mata riben , jika melihat kita mesra mesraan, penglihatan mereka harusnya kan buram dan gelap."


Abi pun ngakak mendengar kata kata Smith.


" Dasar bos gila, jangan bilang..., pasukan pengawal tidak melihat apa apa, melihat pun pura pura gak lihat, apa gitu Smith ?".


" Tepat Bi...,hehehehe...begitulah kira kira."


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2