Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Smith Sesuatu


__ADS_3

Smith dan Abi kembali ke rumah sakit, setelah makan mie pangsit.


" Nanti aku jemput ya Bi."


" Kamu gak ada kerjaan Smigh ? gak ke mall? ngecek kerjaanmu ?".


" Setelah ini, aku kerja Bi, demi masa depan mu, dan anak kita."


" Iyuuhhhhh, norakkkkk dehhhhh".


" Serius Bi, beneran."


" Udah pergi kerja, kasihan anak buah mu dikn, nanti dia ngadu lagi, emak bapakmu jemput lagi," ujar Abi menahan tawa.


" Ihh.... kamu ingusan yaaaa, udah minum obat ?".


" Ingusan apa Bi ?".


" Infulenza , alias flu, gak ngerti lagi , " tanya Abi sambil ngakak.


" Udah ngerti Bi, iya aku flu, cuaca hujan terus."


" Belum boleh pulang, kamu aku cek dulu, trus minum obat, kamu bergadang lagi ?".


" Hmmm, ada tender, jadi extra kerja, kalau udah kunjungi kamu, amunisi ku full Bi."


" Norak, apanya amunisi full,ingusan gini,kamu bilang, amunisi kamu full."


" Ehhh tadi kamu bolak balik ke kamar mandi, bersiin ingus yaaaaa? ".


Smith tertawa ngakak.


" Iya, kan gak sopan di depan umum , " kembali Abi ngakak.


Abi dan Smith berjalan berbarengan, membawa Smith ke sebuah ruangan, Abi mengambil stetoskopnya, mengecek keadaan Smith.


" Kamu kurang istirahat, banyak minum air hangat, puasa kopi, lambungmu bermasalah, nanti sakit maag mu jadi akut, jangan makan terlambat, kalau mau masih hidip ,patuhi dan sayangi diri."


Smith tersenyum.

__ADS_1


Perhatian Abi membuatnya bahagia.


" Jangan ke GR ran, disini saya dokter ,panjang lebar nasehati ,yah karena tugas ,jangan mikir macam macam, " Abi menoel jidat Smith karena tatapan hangat Smith.


Smith kembali tertawa.


Cara Abi menoel jidatnya , kelihatan dia gemas pada Smith .


" Ini, minum obat flu 3x 1 hari, ini vitamin C, cukup 1x sehari, ini obat maag nya ,di minum sebelum makan, 3x sehari. Puasa kopi, jangan minum dan dugem, tidur teratur."


" Baik...," jawab Smith.


" Untuk pembayaran, biar perawat yang bawa ke bagian ADM ya."


" Kamu aja yang bawa Bi..., " ujar Smith menatap Abi.


" Ya udahhh, ayukkkk."


" Kamu gak ada alergi obat kan ?".


Smith menggeleng.


Smith tersenyum dan mengangguk.


Abi di tatap beberapa dokter dan perawat, sesudah Smigh melunasi pembayaran perobatan, diapun pergi.


Abi kembali di sibukkan dengan mengobati pasien laka lantas. Menjait lengan, betis sang pasien.Membersihkan luka dari serpihan kaca.


Sesekali Abi merilekskan leher nya.


Udara dingin membuatnya memakai jaket.


" Bi, minggu ini kamu berangkat ya ?," tanya Bams.


" Benar Bams."


" Kita sama aja ya Bi, lain jalur."


Abi melihat jadwal berangkat Bams.

__ADS_1


" Aku udah atur Bi, biar kita barengan di airport."


Abi menepuk jidatnya.


" Tadi Smith kesini, perawat pada heboh.Padahal dia kan sibuk banget, sempat sempatnya lihat kamu menjadi alasannya Bi, orang tajir mah seram kalau suka, jarak gak jadi masalah, biaya transport juga, sultan mah bebas ya Bi."


" Cemburuan kamu...,hayoooo...".


" Cemburuan dong Bi, aku mau ajak kamu makan, eh kamu keluar, makan sama dia.Gimana sih kamu Biiii....".


" Kamu gak ada Wa aku, kan biasa kita juga makan bareng, lagian udahlah Bams, hanya makan biasa ,di mie pangsit si ama dan akong lohh, itu alasanku aja, mobil sepupumu ku ranningkan lohh, aduh keren banget ya Bams, kapan kita ada duit, beli mobil luar, mobil mehong lagi Bams....".


" Mobil nya Bob, tuh mobil kesayangannya, mau kemanapun yah di bawa, pengiriman jalur expres. Buat ke Indo aja berapa hari, digotong, sultan mah bebas kan Bi."


" Itu dia kirim dan bawa dari luar, tajir banget."


" Tajir gimana banget sih Bams, tadi aku noel dahinya lohh, soalnya maag nya dah lumayan harus perawatan."


" Karena bisnis, terkadang wajib kan minum, walau dia gak banyak minum ,minuman ber alkohol.Dia harus tetap waras,ngejebak dia kan banyak Bi, lain wanita, lain rekan bisnis,temanoun seram ,mau jatuhkan kan."


Abi mengangguk.


" Smith itu orangnya baik Bi, perhatian, namun banyak yang iri karena dia sukses. Jadi pengawal wajib selalu ada di sisi nya.Kalau kamu lihat, di bagian punggungya ada bekas tembakan, itu dulu sewaktu papinya mau di tembak pesaing, rifalnya istilahnya, Smith menjadi perisai sang papi. Dia sempat koma.Kamu bayangkan Bi, anak satu satunya ,koma di usia 10 tahun , apa gak sedih banget orangtuanya."


" Dokter terbaik, segala hal terbaik di berikan, begitu dia pulih, para dokter dan perawat di beri mobil dan uang. Anak anak panti asuhan juga bahagia,karena Smith selalu memberi uang saham nya ke panti panti, mereka mendoakan Smith sembuh. Smith hadiah ultahnya yah saham dari kedua orangtuanya, dia sedari kecil udah di ajari guru privat, dosen , tentang saham, obligasi, tentang laporan keuangan, pengambilan keputusan, makanya dia se sukses ini Bi."


Abi sampai bengong mendengar penjelasan Bams.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰


Jangan Lupa


Like yang banyakkkk


Yang mau up, makasih yah udah like.


Jangan Lupa Vote


Komen juga😘

__ADS_1


__ADS_2