Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Reuni


__ADS_3

" Bi, gue Insecure banget, lu gila Bi, ngajak gue kopdar, boncengan gini, lihat ,temen temen kita semasa SMA, udah pada naik mobil mewah, lu bawa gue naik motor, yang bener aja Bi, " ujar Bams.


" Bams, mobil lu kan pemberian bokap, nih kan motor bebek lu,baru lu beli pakai uang sendiri, ngapain malu, harusnya bangga dong, jangan ngeles gitu, ngapain malu, kamu ada aja dehhh, mana ada anak sekolahan,pakai putih abu abu gini naik mobil , ala ala sewaktu SMA, yang benar aja, paling motor."


" Ihhh kebanting kali Bi....".


" Stttt,...... ,parkir aja dehhh, nih gara gara kamu juga kan, mobil mu ,sama mobilku barengan masuk bengkel, kamu lupa ,kita ada reunian, kebiasaan nebeng."


" Benar Bi."


" Makanya, rasakan."


Bams ngakak.


" Kalau sama lu Bams , gue di approval sama kakek , naik motor, lu tuh memang beda Bams."


" Beda karena lu memperlakukan gue , mereka bisa nilai."


" Makanya , sama gue aja Bi, gue gak kaya kaya amat, gak sekaya sepupu gue si bule."


" Lu masuk ke rumahnya ,ketakutan katanya."


" Serius, sangat ...., " ujar Abi dengan polos nya.


" Gak perlu mempertahankan seseorang yang tidak mempertahankanmu, kelak kamu akan menemukan orang yang tepat, yang akan menjadikanmu ratu, dan Bi, kamu gak mau aku ratukan, serius nihhh, " ujar Bams.


" Chemistry kita just friends Bams, " ujar Abi singkat.


" Udah masuk yukkkk, " ujar Abi.


Abi terlihat sangat manis mengenakan pakaian SMA.

__ADS_1


" Princess yang di nantikan sudah datang, duduk disini bu dokter, tambah cakep aja, ujar Desta teman satu kelas mereka."


Dan Abi terkejut, disana ada Sinai dan Nina ,teman kompakan mereka.


" Kalian dua bohongi aku, kalian bilang, kalian gak bisa ikutan, ihhhh....," ujar Abi memeluk kedua sahabatnya.


" Ini harus beli baju seragam baru Bi, kamu gak lihat, kami semakin melebar, maklum kami minus pasien, jadi bawaannya makan melulu," ujar Sinai ngakak.


" Kamu yang kurusan Bi, nih rok longgar banget sama kamu, " ujar Nina.


" Hmmm, pesta nya kapan Nin ?".


" Aku buat kejutan, pesta pernikahanku besok ,semua datang ya,gak boleh absen."


" Lohhh..lohhh.., parah kamu Nin, yang benar aja dehhh".


" Beneran Bi, pakaian kamu di mobil, agak besar dikit, kamu sih kurusan."


" Kamu juga penyebab nya, kamu gak info , kamu berangkat sabtu kan? ,untung aja EO nya aku kenal, kamu tuh Bi, sahabat aku, aku gak mau nikah, kamu gak datang."


Mata Abi berkaca kaca. Dia ingat akan janji mereka ber 3 sewaktu SMA, wajib datang dalam acara nikahan.


" Maaf Nin."


" Calon suamiku juga kelupaan bilang kamu ke Swiss , jadi yah sudah, gak buru buru sih, semuanya udah siap persiapan, hanya tanggal di majukan."


Abi memeluk Nina.


" Bahagia selalu yah Nin".


Nina mengangguk.

__ADS_1


" Amin Bi."


Mereka pun menikmati makanan , ada yang menyanyi, ada yang saling cerita.


Ketika makan, Iwan mendekati Abi.


" Bi, kenapa yah.., kalau ke rumah sakit, dokternya datang , sering terlambat?" tanya Iwan.


" Kalau setau aku, dokter poli itu juga punya pasien rawat inap, kalo di rumah sakit , biasanya mereka dari visit ranap / rawat ipap dulu , baru ke poli gituu, " ujar Abi.


" Hmmm..., mau ambil spesialis apa Bi?".


" Pastinya dokter bedah Wan."


" Mantap Bi.Sukses selalu."


" Amin, " ujar Abi .


Abi tahu, Iwan dari dulu menyukainya, namun mendam perasaan .


Pria sederhana , namun sangat sopan dan hormat pada teman temannya. Sudah menjadi pak Walikota di Padang.


Iwan hatinya baik, padahal banyak teman satu kelas menyukainya , dari Ratih, Rina dan Ana.Namun iwan gagal move on ,dari Abi, begitu ledekan teman teman mereka.


🥰😍🥰😍😍😍😍


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2