
" Kalau kita menikah ,baru pacaran gimana Bi ?".
" A...apa ? aku rasanya memberli kucing dalam karung dehhh ?".
" Gak Bi, aku akan perlihatkan aku bagaimana bekerja, karakter uji psikologi aku ke kamu, buat pertimbangan kamu, gimana ?".
" Kamu apa gak takut menikah Smith, kalau kita menikah , apa ada perjanjian pra nikah ?".
" Aku tidak akan melakukannya Bi, namun aku tegaskan. Apapun harta kepunyaan kamu,itu milik kamu sepenuhnya. Dan harta aku adalah hartamu juga, jika kamu ragu akan aku, kita akan melakukan perjanjian soal harta milik kamu. Namun aku tegaskan, sesulit appaun rintangan kita dalam saling mengenal satu sama lain, aku mengaskan Bi, tidak ada kata cerai. Apapun yang di persatukan oleh Tuhan, tidak bisa di ceraikan oleh manusia. Kalau aku salah, kamu wajib mengingatkan aku, begitu juga kalau kamu salah, aku akan mengingatkan kamu Bi."
" Hubungan memang wajib saling Smith. Aku masih pendidikan. Aku masih sibuk, ada shif malam dan shif pagi, kamu juga sibuk , apa kamu gak mikir, gimana kita membagi waktu kita berdua ?".
" Jika kita menikah, aku akan stay di mana pun rumah sakit kamu bertugas. Dan jika kamu percaya sama aku, kita pasti bisa melalui itu semua, handphone ,video call, Wa, akan wajib kita gunakan."
" Aku ....aku ingin, pendidikanku selesai buat pertukaran pelajar. Baru kita memutuskan melangsungkan pernikahan. Aku butuh mengenal kamu, lingkungan kamu. Ahhhh Smith...rasanya aku sesak, Apa gak aneh orang seperti kita? belum pacaran ,mikirkan pernikahan ?".
" Wajar Bi, bahkan ada begitu kenal, langsung menikah, bahkan mereka saling mengenal di perjalanan pernikahan mereka. Lebih halal Bi, lebih indah."
" Nih bule ,ngerti halal juga dan indah," cerocos Abi.
" Ingat Bi, mami aku orang Indonesia, budaya timur kental banget di rumah kami. Dan setiap penghuni wajib melaksanakan aturan dari mami kami."
" Aku gak suka pengawal mu Smith , aku risih. "
" Namun , salah satu keharusan Bi, karena apapun yang menyangkut keluarga ku, pasti akan ada bahaya mengintai . Dari rekan bisnis atau dari pesaing. Kamu tahu gak Bi, musuh paling menakutkan itu adalah, musuh dari teman sendiri. Di depan kita dia baik, di belakang kita ,dia menyusun penghianatan dan rencana jahat. Termasuk peristiwa orang tuamu kan Bi ? jebakan, tipu daya, menghancurkan keluargamu, bahkan sampai menghabisi mereka."
Abi mengangguk.
" Apa kamu digoda wanita sexy gak tertarik Smith ?".
__ADS_1
" Tertarik dongggg...".
" Ihhh......".
" Kan normal Bi, tinggal mampu gak aku mengendalikan diri, keluar dari jerat dan tipu dayanya."
Abi dengan wajah sebel memalingkan wajah.
" Bi...., manusia normal, akan munafik mengatakan umpan di tolak. Namun percayalah Bi ,hidup bukan dari kedagingan saja. Aku tidak mengumbar janji janji palsu layaknya laki laki lain, awalnya mengumbar janji janji indah, namun begitu menikah, topengnya terbuka satu persatu.Kamu akan melihat sosok aku tidak akan berubah, dan aku menghargai kamu, sebagai patner hidup aku, kepercayaan yang kamu berikan ,gak akan aku sia sia kan. Aku mempercayaimu, mengelola gaji dan keuangan keluarga kita kelak, aku percaya, kamu bendahara yang baik."
" Tugasku hanya mengatur laju perusahaan, aset perusahaan, keuangan perusahaan. Keuangan perusahaan akan dipisah dengan rumah tangga ya Bi, karena aku yang mengelola dengan papa dan bantuan mama. "
Abi sampai bengong dengan penuturan Smith.
" Kamu kenapa bengong sayangggg ?".
Smith mendekap dan memandang wajah Abi.
Smith tersenyum .
" Kamu kekasihku, kamu pacar aku dan aku posesif Bi. Jangan pernah terbuai sama dokter Edward dan lainnya. Aku menyegel kamu".
" Alamak....., kamu main segel segala Smith , ledek Abi tertawa dan membenamkan diri di dada bidang Smith."
Smith sangat bahagia, begitu juga Abi.
" Jaga kesehatanmu ya Bi, jangan sakit lagi."
Abi mengangguk.
__ADS_1
" Lanjutkan perjalanan bos, kita nanti kemalaman."
Smith mengangguk.
" Harusnya aku membawa Dion buat nyupiri kita ya Bi. Agar kamu terus nempel ke aku atau aku yang nempel ke kamu."
Abi cekikan tertawa.
" Dasar manja...".
" Kamu juga manja Bi."
" Gak ahhhh...mana ada aku manja."
" Sakit aja kamu manggil manggil namaku Bi."
" Serius ?".
Smith mengangguk.
" Ya Bi..., dari situ aku tahu, hatimu dan hatiku sama.Dan aku memberanikan diri , lebih mendekatimu."
Abi menunduk ,pipi Abi bersemu merah.
❤🥰🤭🥰❤❤🥰❤
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment