Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Caramu memperlakukanku


__ADS_3

Selesai bertugas , Abi pun perlahan keluar dari rumah sakit.Beberapa pengawal mengerutkan kening, melihat perban yang berada di dahi Abi.


Beberapa dari mereka langsung menanyakan ke bagaian rumah sakit, mereka tahu, Abi selalu tidak banyak bicara dan berinteraksi pada mereka,bahkan sering risih dengan keberadaan mereka. Lumrah saja sih, soalnya orang awam, terbelenggu ,di awasi ,gak bakalan ada yang mau.


" Non, naik ke mobil saja, non juga terluka dan berjalan pasti sakit, " ujar seorang pengawal.


Abi pun mengangguk.


Abi perlahan memasuki mobil dan berbaring di mobil, bertapa lemas dan lelah dirinya hari ini. Tidak terasa Abi tertidur di jok mobil.


Laporan mengenai keadaan Abi membuat Smith terkejut dan bergegas langsung menuju ke apartemen. Dan benar disana ,di mobil abi tidur begitu pulas.Tidak ada pengawal yang berani membangunkan sang nona muda.


Smith terkejut melihat perban dan bagian lutut Abi.


" Yaaang, kita masuk ya ke apartemen."


Smith pun menggendong Abi dengan penuh kehati hatian.


Begitu sedih hati Smith melihat lutut Abi membiru, lain bagian siku terdapat beberapa goresan. Kalau ditanya, pengennya Smith Abi tidak secapek saat ini, namun Smith juga wajib mengerti pilihan hidup Abi.


Smith membaringkan Abi di atas tempat tidur Membuka sepatu dan jaket Abi, sesekali Abi meringis kesakitan.


Smith pun perlahan mengganti pakaian Abi.Smith sangat terenyuh melihat Abi sangat kelelahan.


Smith mengelus wajah Abi.


" Saat mendengar kamu tersandung, jatuh, karena kelelahan, akubtahu Bi, menjadi dokter bukan semudah orang bayangkan."


Smith menukar pakaiannya , hilang rasa laparnya ,begitu tidak nyaman melihat kondisi sang isteri.Menatap wajah kelelahan sudah oasti ada rasa tersendiri tersembunyi disana.


Abi meringis dan Smith dengan sigap langsung terbangun.


" Mau kemana yaaang ?".

__ADS_1


" Haus mas....".


" Mas aja yang ambilin."


Abi mengangguk.


Smith memberikan Abi air minum, memegang gelas dan Abi pun menyeruput isi gelas.


Abi menunduk.


Smith langsung memeluk abi dengan erat.


" Mas gak marah ? ," tanya Abi.


" Gimana mau marah sama kamu yaaang, kamu aja jalan udah sakit, hanya mas gak nyaman, merasa sedih kamu begini, nih birru banget".


" Nangkap kodok mas, hehehe."


" Masih bisa tertawa , "ujar Smith mengerutkan dahi.


" Apa pelipis ini sakit yaaaang ?".


" Enggak mas, hanya kalau gerak pasti perih "


" Belum makan kan Bi ?".


" Mas belum makan ?".


Smith menggeleng kepala.


" Mas masak ya."


" Kulkas kosong."

__ADS_1


" Mami tadi datang yaaaaang, mami udah isi kesukaan kamu dan mas. Mami nanya ke tante dan kakek."


" Hasil cek up kakek bagus, Abi sangat bahagia, " ujar Abi.


" Hmmm...,kakek belum lihat kamu, tante juga, kalau lihat kamu gimana reaksi mereka yaaang."


" Maaf yaaang...., jangan kasi tahu kakek."


" Gak janji, besok mereka bakalan nyariin kamu, trus gimana."


" Mau gimana lagi, di omelin memang Abi salah.Hanya mas yang gak omeli,kenapa?".


" Emang kalau mas omeli, bisa balik lagi? , kamu udah luka, harusnya yah next lebih hati hati."


Abigail pun mengangguk.


Smith memasak daging yang sudah maminya remoah, dan steak ala Smith pun selesai.Abi dan Smith makan dengan lahap.Abi meminum anggur sedikit, untuk menghangatkan tubuhnya.


Sesudah makan mereka pun kembali ke kamar.


" Mas sudah mandi ?".


Smith mengangguk.


" Tidurlah yaaang, matamu sangat lelah."


Abi mengangguk.


Smith memeluk Abi dan membelai rambut Abi dengan penuh kasih sayang. Abi sesekali mengecup dahi dsn bibir sang suami.


🥰😍😍🤩🥰😍😍😍


Like yang banyak yukk

__ADS_1


Biar semangat update


Jangan lupa , Like, koment yah, makasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2