Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Kesepakatan Kami


__ADS_3

Seminggu lagi hari pernikahanku. Aku diminta Ibu mengajukan cuti 2 minggu, untuk keperluan ini dan itu. Bapak mengajukan NA ke Kantor Desa dan ditujukan ke kantor KUA, Ibu sudah heboh mengundang sanak saudara dari kampung baik jauh maupun dekat.


Banyak kudengar kabar yanh miris, Ya hampir semua menyalahkan aku. Yang katanya aku genit karena menggoda Om ku sendiri, yang katanya hamil diluar nikah dan...


Blaaa,,,,πŸ˜‘


Blaaa......!!!


Semua jadi satu.


Itu masih keluarga ibu, belom lagi keluarga bapak. Pokoknya mampus lah aku dikatain ini dan itu dan sebagainya, intinya aku gak ada bagus dan baiknya Dimata orang itu semua.


Jangankan mereka.... Aku aja sebenarnya gak Sudi nikah sama Om tapi demi Bapak dan Ibu. Aku hanya bisa pasrah saja bukan...???


Aku pasrah dan hanya minta ampun saja pada Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang umatnya itu. Hanya dia yang tahu dan akan menjawab semua tanya mereka diluar.


Anggap saja aku ini **** dan *****, padahal bukan itu seharusnya.


Hari Minggu pagi, Om menjemputku yqng katanya Fitting baju pengantin dan lihat lokasi pesta. Beserta ini dan itu nya, aku sih diam saja. Ikuti saja apa kata Om, kan beres seketika. Daripada ribet tinggal anggukkan kepala seraya setuju saja awak lah jadinya.


Disuruh pake ini, kupakai.


Disuruh pakai itu, kupakai.


Ditanya ini dan itu, anggukan kepala saja....bereskan.


Toh hatiku sedang berkabung, hidupku hancur berantakan karena Om yang akan jadi suami Sah ku itu sudah meruntuhkan semua impianku dan merenggut hal indah yang dulu pernah aku miliki. Sampek sekarang saja aku benci dia setinggi Gunung Sibayak yang siapa kapan saja akan meletus, untuk apa komentar.


Toh pernikahan ku sudah didepan mata.


Om mencoba beberapa setelan jas yang menurutku keren dan mantaplah, tapi aku hanya tersenyum saja.


' Gak salahkan? Kayak mimpi saja aku nikah sama Si Kawan ini. Dia begitu bersinar dan silau bagiku, semua orang menatap Omku yang super ganteng itu. Kenapa juga aku cemburu, Iiih najis lah aku lihatnya. Mau muntah....! Dia biang kerok hidupku hancur, orang yang kucinta sudah gak ada lagi. Entah apapun hidup ini gak adil samaku....!'. Gumamku dalam hati.


" Sayang yang ini bagaimana?".


Tanya Om sembari berjalan ke arahku.


"Bagus kok...?! Lumayan kok...!?".


Ketusku dengan nada datar dan memijit pundakku.


" Sayang kamu kenapa? Lelah ya?".


Kata Om mencemaskan keadaanku.


Aku hanya menggelengkan kepala saja.

__ADS_1


Selesai mencoba beberapa pasang kami langsung menuju gedung untuk acara Resepsi pernikahan kami. Gedungnya besar dan mewah banget, aku saja sampe terheran kagum setengah mati.


" Gimana menurut kamu? Kita sewa ini saja ya? Aku harus tanya kamu dulu sayang...?". Senyum Om padaku.


" Terserah mau gimana. Aku ikut saja kok...! Lagian aku gak paham apa-apa loh. Yang penting bagus dan Om suka. Aku ikuti saja!". Kataku pasrah dan datar.


' Percuma tanya sama ku...!Mana aku paham? Aku cuma tahunya Basis Data Mysql, Sistem Operasi Komputer, Algoritma dan PHP! Anda salah tuan jika tanya saya. Gila nih orang!?'


Gumamku kesal dan marah.


Om akhirnya memutuskan bahwa gedung Aceh Sepakat jln Gajah Mada sebagai tempat resepsi kami karena disebelahnya ada masjid juga. Om menyelesaikan ini dan itu semua sendiri, aku dan keluarga cuma ikut-ikut aja.


Pakaian semua sudah diatur Om, dan makanan aman karena catering. Undangan 1000 lebih lain lagi kolega dan mantan pasien Om...! Ah ribet pokoknya. Aku cuma duduk diam manis saja terima bersihnya saja lah.


Karena sudah malam, Im mengajakku ke cafe untuk makan. Kami makan dan diam seribu bahasa saja.


" Sampai kapan kamu benci Om? Kita akan menikah sayang, tolonglah buka hatimu sedikit aaja....! Cobalah sayang...!?".


Sambil mengelus dada seraya bersabar dengan tingkahku


" Mau bagaimana lagi Om...? Aku memang begini kok!".


Kataku kesal.


" Sayang...! Kalau kamu begini terus aku bisa mati tersiksa loh. Kamu bilang apa kurang nya aku, apa kamu yang gak suka dariku, apa yanb kamu inginkan...! Pasti aku penuhi semampuku...?!".


Katanya sembari memijit kening nya dengan lembut dan menaikkan alisnya.


Kataku kesal.


" Kamu jangan buat Om bingung cinta? Kamu mau apa anak nakal?".


Katanya bertanya padaku dengan lembut.


" Apa yang Om inginkan dariku sebenarnya? Aku gak bisa kasih Om apa-apa loh, tapi kenapa Om pilih aku. Kumohon Om...! Jangan pilih aku. Kenapa?".


Kataku dengan berlinangan air mata.


" Karena cuma kamu wanita yang paling menyentuhku, tatapan matamu, senyum mu dan tawamu tiap hari teringat selalu tiap detik hari ku. Aku hampir gila karena tidak bertemu denganmu beberapa hari?!".


Katanya dengan sedih dan menggenggam tangan ku.


" Baiklah kubuka hatiku dan kuberikan kesempatan pada Om. Akan kujalani sebisa mungkin, aku akan jadi istri yang baik untukmu. Tapi tolong bantu keluargaku semampu dan sebisa Om, tolong dukung adikku...! Tolong sembuhkan Ibuku. Hanya itu saja pintaku padamu...!".


Kataku pasrah dengan hati tegar.


Om tersenyum dan mengelus pipiku,

__ADS_1


" Baiklah sayang. Aku janji akan menepati janjiku dan memberikan semua yang kamu minta asalkan kamu menjadi istriku yang baik. Aku janji akan mendukung adikmu!" Katanya dengan gembira.


Selesai makan dan kesepakatan kami deal... Ya kami pulang lah. Tapi di dalam mobil sebelum menuju kerumahku Om menarikku dan duduk dipangkuan nya. Kami duduk dibangku tengah, dan Om mulai merayuku.


" Jadilah istri yang baik....?!".


Kata Om padaku,


Om sengaja membuatku kepo dan gugup karena dia ingin mempermainkan ku lagi.


' Dasar serigala licik, wajah tampan dan cool tapi jahatnya setengah mampus. Ternyata ya wajah itu gak bisa menjamin juga....!!'.


Kataku berdecak kesal dalam hati.


" Aku mencintaimu sayang!!".


Katanya lagi dengan lembut.


Mata kami saling menatap satu sama lain, kulihat wajahnya serius dan menatapku teduh sekali, hatiku meleleh.


Dia menciumku dengan sangat elmbut,


Hm.......mm???


Kataku dengan lembut dan hasrat.


" Aku mencintaimu?".


Kata Om lagi padaku.


Lalu dia menciumku lebih dalam, kurasakan hangat dan tubuhku merespon setiap gerakannya. Aku bergetar dahsyat karena takut, dan kami masih saja berpagut.


Ya aku tidak bisa berbohong, meski aku marah padanya toh cintanya padaku membuat aku tak berkutik.


Ah.....aaaahkh!!!


Lidahku masih saja dikecupnya,


Semua terjadi begitu lama dan kami saling menikmati satu sama lain. Semua terjadi begitu saja, tetapi Om masih bisa menahan dirinya untuk tetap tenang.


Jangan biarkan amarah mengusai hatimu, biarkanlah waktu yang menjawab semua tanyamu. Karena dia tidak ingkar dan tidak pernah bohong.


β™₯οΈπŸ’›πŸ–€πŸ’œπŸ–€πŸ’›πŸ’šβ€οΈπŸ’β™₯οΈπŸ’™πŸ’šπŸ’”πŸ’›


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!

__ADS_1


Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,


πŸ’žSelamat membaca ya..πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2