
Karena masih study , tidak ada istilah, cuti. Bahkan Abi ke esokannya wajib bekerja . Abi sangat bahagia, Smith tidak mempersoalkan pekerjaanya yang sibuk.
Bahkan belum belah duren pun, Smith gak menuntut. Dengan ijin direktur rumah sakit, Abi di ijinkan tinggal di luar asrama.Dan Abi bisa melihat bagaimana sang kakek dan tante tomboynya di perlakukan, sangat di hormati, sangat di perhatikan.
Kesannya sangat dalam ,buat Abi.Inilah dunia yang dia impikan, keluarganya di hargai.
Sewaktu Abi pamit, dia melihat, ada perawat ,dua orang, juga dokter yang mengecek setiap saat ,kesehatan kakek nya. Lain pekerja yang bolak balik membawa jus dan makanan ,buat tante dan sang kakek. Air mata Abi pun berlinang, sungguh Janji Tuhan tergenapi, sakitnya di hina orangtua Adi, terjawab Tuhan dengan memilih si mafia,hehehehe,ohh mafia ku, semakin jatuh cinta adek sama abang ...,klepek klepek...,ahhhh gak apa apa lah norak sesekali yah, ngibur netigen ,hehehhe.
Abi belajar nyiapin pakaian sang suami, memasang dasi , Abi gak bisa ,dengan sabar Smith mengajarinya.Smith suka memandang bunga anggrek di tanaman ,itulah keboasaanya sebelum pergi bekerja, bocoran dari mami mertua ,hehehe.Smith suka jus, gak suka kopi dan teh, suka sarapan lontong, nasi liwet dan nasi sayur. Bule selera Indonesia juga deh, hehehehe🤭🤭🤭.
Banyak hal , Abi pelajari dari Smith. Selama pacaran, detail mana Abi tahu.
Smith tidur tertib, sedangkan Abi akrobatik.
Abi gak suka keramas, sedangkan Smith paling pembersih, bahkan pagi ini aja ,dia bantuin Abi buat keramas, malah sampai ngeringin rambut pakai hairdryer.Kapan lagi bos manjain anak buah,hehehe🤭apa baru baru menikah,baru hangat, hmmm...entahlah, apa karena masih madu madu semua,belum duri duri yang di jalani.
Sang mertua sangat perhatian, bahkan tas Abi ketinggalan di sofa, papa mertuanya yang ngejar ,nyusul memberikan ke Abi, coba , orang setajir mereka gak ada sombong dan aristokratnya.Abi sampai cengegesan, malu juga, terkesan sembrono.
" Mami kalian juga sering ninggalin kaca mata, trus jam, tas juga, wanita di rumah kita unik ya Smith, buat gemes, " ujar sang papi menepuk bahu Smith.
" Ya pap...,makasihhhh".
" Sama sama nak, papi juga kadang kelupaan juga kan, normal, hati hati ya nak di jalan. Abi jangan terlalu lelah, semalam udah capek di konde kan, hehehehe".
__ADS_1
" Giliran Smith yang nyuci rambut Abi pi..., susah juga ya Pi, gimana papi ,nyuci rambut mami setiap pergi pesta."
" Kamu belajar nak dari mbah google, biar lancar berjaya, nanti papi kirim link nya.Tadi aja ,mami mu punya rambut papi cuci, yah paling tidak membantu isteri dari keruwetan penampilannyalah nak."
Abi dan Smith tertawa.
" Papi kamu mau nyuci rambut mamimu Smith ?".
" Nyuci pakaian juga mau, belanja juga, dari papi juga aku belajar Bi, isteri itu bukan pembantu, isteri itu teman se iring, teman sejawat, teman hidup,bukan satu hidup, satu di matikan, bukan juga laki laki gila hormat, apa apa isteri di bebani,bukan Bi."
Abi menyandarkan kepalanya di pundak Smith.
" Keluargamu penuh cinta Smith ,sama dengan keluargaku dulu, sebelum keluargaku retak di hajar pelakor.Jujur aku marah pada wanita itu, menghancurkan perasaan mami ku, perasaan aku dan abangku.Dia bukan manusia Smith."
" Sudahlah Bi, yang penting, apapun cobaan kedepannya, kamu harus percaya pada aku, kamu harus wajib memercayai aku bukan pria genit, tebar pesona, aku tulus mau sama kamu yaaang ,sungguh , makasih sudah hadir di kehidupan aku, dulu sesempurna apapun hidup kami, hidupku, tidak sesempurna saat ini. Kamu gak lihat, mami semangat memasak bersama si mbok , mami juga sangat bahagia memandang anaknya sudah berumah tangga, kalau dulu, sering mewek, nanya kapan aku punya pacar, mewek ke kondangan temannya, anaknya kapan nikah, dia terus ditanyain."
" Jangan terlalu lelah ya yaaang."
Abi mengangguk.
" Ngapain aja kamu hari ini ?".
" Kita rubah panggilan aja ya Bi, panggil aku mas ,boleh ?".
__ADS_1
Abi mengangguk.
" Hari ini, mas mau buka ATM buat kamu sayang, buat keperluan kamu, dan buat tabungan kamu."
" Kan masih mami yang masak mas."
" Sudah yaaang, uang mami ,itu dari mas juga ada ,dari papi juga ada."
" Simpan aja, siapatahu ada mau makan apa, pengen beli apa, ambil dari kartu yang mas beri nanti."
" Gajimu sangat kecil kan Bi, pengabdianmu di acungin jempol."
" Mas ngejek gaji Abi? ".
" Gak yaaang, makanya mas kasi kamu uang, karena kamu tanggung jawab mas, sampai kapanpun, rejeki mas, rejeki kamu."
Abi hanya menahan tawanya. Sedangkan Smith menarik hidungnya.
🥰😍🤩🥰😍🤩🥰🤩😛
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment