
Abi juga membawa makanan buat Dion. Dion baru selesai makan ketika Abi dan smith menghampirinya
" Di, saya antar isteri dulu, kalau ada perlu, telepon ya "
" Baik bossss, ujar Sion tersenyum."
Kata penekanan isteri begitu nyata, Dion pengen meledek Smith, namun karena ada Abi ,dia mengurungkan niatnya.
Mereka pun menaiki lift khusus.
Ketika sampai di lantai 1 reception, semua mata memandang ke arah mereka. Apalagi Smith menggenggam jemari tangan Abi.
Smith dengan langkah tegas dan raut wajah penuh wibawa menarik perlahan tangan Abi buat keluar .
" Cool banget bossss."
Smith tersenyum.
Para pengawal pun mengiringi mobil Abi dan Smith.
Di dalam mobil sang supir tersenyum melihat sosok sang suami yang berbeda, bucin nya akut.
Begitu duduk, langsung membaringkan kepalanya di paha Abi.Abi sampai bengong.
Abi membelai wajah sang suami, Dan Smith mengucup bibir Abi .
" Kesempatan dalam kesempitan masss?".
" Mencari amunisi , nge cas baterai yaaang" ujar Smith dengan santai.
" Malu di lihat supir, " bisik Abi.
Smith pura pura gak dengar.
" Besok mas jemput ,mas bawa ke kantor,dari kantor kita kita healing tipis tipis yaaang."
" Ihh...jago juga bahasa gaul, apa dari bapak dramkor ?".
__ADS_1
" Gak yaaaang, lagi trend aja , jadi mas lihat, mas lihat akun tik tok mu."
" Akun mu aneh mas, kamu hny mengikuti 1 akun IG. FB dan TIK tok yaitu aku, why ?".
" Aku gak butuh yang lain yaaang, hanya butuh kamu."
" Serius ?".
Smith menganguk.
Abi memandang pemandangan di sepanjang jalan, gak kerasa ,dia akan selesai menyelesiaka. Program pertukaran pelajar 1thunan, waktu begitu cepat berlalu.
" Aku akan merindukan negara Crash landing of you ini mas, negara tempat syuting Harry poter, negara yang sangat aku rindukan kelak."
" Kapanpun mau kesini, mas temani yaaaang ".
" Literatur sekolah di Canada udah mas Wa dan kirim by email , lihatlah perlahan yaaang."
Abi mengangguk.
Handphone Abi pun berdering .
" Pak, lebih kebut ya."
" Gak boleh ngebut yaaaang ".
Abi menutup mulutnya dengan tangannya.
" Maaf mas, kebiasaan di Indo, kebawa ."
" Kamu memang sering ngebut Bi."
" Mas tahu dari mana ?".
" Mas melihat kamu sehari hari, sebelum kita dekat."
Abi hanya tersipu malu.
__ADS_1
" Kamu seperti mata mata saja, hmmm...mafia memang begitu , " ujar Abi.
" Hari hari terakhir di rumah sakit, apa kamu gak sedih Bi ? , sudah hampir 1 tahun juga kan , merantau ke negara lain, menikah , dan dalam 1 tahun ini begitu banyak yang terjadi di antara kita," ujar Smith.
" Sedih lah mas, ku paling sedih karena akan pisah dengan teman sejawat ,yang sama sama mengikuti program pertukaran pelajar, sedih dengan sekitar, mbak Selfie, aku pasti merindukan semua hal disini."
" Apa kamu betah di Swiss Bi ?".
" Udara nya bagus, bersih, pemandangan nya indah banget, kalau makanan gak begitu suka, namun untung ada rantang 5 susun, jadi gak kerasa banget."
" Kita langsung test buat sekolah spesialis di Canada ya Bi, agar kakek juga langsung ikut kuta.Tetapi tante tomboy akan pulang malam ini kan ?".
" Iya mas, tante ngurusin hotel, Villa dan kebun di indonesia, lagi tahap renovasi beberapa kamar, dan tante sangat bahagia, mas beri revoment tukang yang bagus, desain kamar, sekitar hotel dan Villa jadi lumayan banget indahnya mas".
" Selepas antar tante tomboy ke bandara, mas akan bawa kamu ke suatu tempat. "
" Beneran ?".
" Beneran sayaaaaang , " ujar smith mengacak rambut Abi.
Dan Abipun sampai di rumah sakit.
" Balik aja langsung mas, gak apa apa," ujar Abi menongolkan wajahnya di kaca bagian belakang mobil.
Smith meraih wajah Abi, mengecup bibir Abi dengan lembut.
Abi mengerutkan dahi, sedangkan Smith tersenyum.
" Hati hati ya yaaaang."
Abi mengangguk dan melambaikan tangan.
🥰😍🥰😍🥰😍😍
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment