
Pagi hari... Aku bangun agak siang. Kulirik jendela dan kubuka... Lalu kuseret langkah kemeja hiasku. Kulihat pesan Wa dari Jojo yang masuk jam 3 pagi, π¬
" Sayang. Aku sudah sampai hotel. Kamu pasti masih tidur, jaga dirimu ya. Apapun itu bilang saja sama pak Jamal dan bibi. Semua keperluan mu dan kebutuhanmu sudah kuusahakan sebisaku, dibawah meja hiasmu ada Brankas. Didalamnya ada Uang cash dan nomor telpon penting yang bisa kamu hubungi jika penting, apapun itu beritahu aku. Selesai kerja aku akan VideoCall kamu, ah.... Aku pasti merindukan mu. Password nya ultah mu. I love you...jaga anak kita...!!!".
Ya itulah pesan yang kuterima.
Ku balas juga lah...π¬
" Oke... Jangan genit ya. Awas saja aku tahu kamu lirik perempuan mata sipit, saat itu juga aku datang. Selamat bekerja ja...!!!".
Sambil tertawa kecil, aku mengakhiri chat.
" Alhamdulillah.... Aku bebas...!!! Bebas melakukan apapun. Hore....hore..!".
Aku melompat-lompat kecil kegirangan karena Si mesum penjajah sudah tak bisa melarang apapun yang aku lakukan.
Sumpah saat itu aku merasa dunia berpihak padaku dan aku kembali hidup.
" Lebih baik aku suruh saja adik-adik menginap disini. Kan rame ya?".
Ku telpon Aya dan menyuruhnya segera pindah bersama ku. Ya buat teman saja sih... Kan rame sih ada 3 tuyul.
Setengah jam kemudian Pak Jamal kuminta menjeput mereka.
Mereka begitu bahagia setiba dirumahku. Sumpah aku jadi terhibur dengan mereka dirumah dan bisa menemani aku.
" Memang Abang kemana kak? Tumben dinas diluar? Curiga aku...!?".
Katanya Fajar curiga.
" China begitu lah. Ah....ah...! Aku pun tidak pala paham lah. Sudah... Jangan tanya lagi. Pusing kepalaku...? Oke!!".
Kataku kepada mereka.
" Oh ya, Berapa lama kak?".
Tanya Aya padaku.
" Sebulan. Cuma sebentar kok ....!!".
Nadaku datar, ya aku seperti kehilangan saja. Biasanya tiap malam ada tangan yang akan memelukku erat.
Aya serius memperhatikan wajahku.
" Kak? Apa tidak apa Abang Jojo pergi sendiri? Kak kenapa harus tinggal.....?".
Kata Nem curiga.
Aku hanya menggelengkan kepala.
" Ah jangan bilang kak ribut sama Abang Jojo? Sumpah kak... Aku masih bingung dengan kalian sih. Abang Jojo itu keren loh? Kakak tak takut Abang Jojo kecantol cewek disana. Soalnya aku tak suka saja kakak ditinggal begitu, dengan perut buncit?".
Kata Aya sambil menunjuk perutku yang mulai terlihat besar.
" Iya tak apalah. Terserah dia mau apa. Aku hanya bisa menurut saja dek, mau apa lagi coba?".
Kataku pasrah saja dengan wajah sedih.
" Kami tidur dimana? Aku tak mau sama Fajar kak, dia ngorok loh. Tak bisa aku tidur nanti. Titik....!!!".
Kata Nem protes dengan ku.
" Dirumah ini banyak kamar loh. Kamar tamu ada 2 kok. Pilih saja...!".
Kataku.
" Aku sama kak Aya saja kak. Fajar tidur sendiri saja. Oke??".
Kata Nem dengan bijak.
" Oke. Aman lah. Kalian bawa perlengkapan sekolah tidak?".
Tanyaku pada mereka.
Mereka hanya mengangguk saja.
Selesai solat Isya kami makan bersama, bibi Iyah dan bibi Jum masak yang istimewa ini hari. Kami makan bersama dengan santai dan damai.
Jam 10 malam aku sudah dikamar, menunggu videoCall si Jojo genit.
Ting...tong....!! π²
__ADS_1
Ting.....Ting....??? π²
HP ku berbunyi dan ku lirik layar nyaπ¬
My Husban is calling....π²π²π²
" Hai. Sudah pulang?".
Tanyaku dengan ramah dan senyuman indah.
" Iya baru saja selesai. Ini mau pulang sesudah VC kamu sayang. Jam berapa disana?".
Tanya Jojo padaku.
" Jam 10 malam. Lama juga ya selesai kerjanya. Kok sampai larut sih?".
Tanyaku padanya.
" Hari pertama kerja sayang. Banyak berkas yang harus diisi dan dicocokkan. Nanti selebihnya akan santai kok...!".
Katanya sambil tersenyum, kulihat dia sambil membersihkan keringat diwajah dengan tisu.
" Oh ya? Sudah makan?".
Tanyaku. Aku mencemaskan keadaannya.
" Sudah tadi. Makasih sudah kuatir pada aku ya sayang. Rindu nih sama kamu?".
Katanya dengan senyuman.
" Aku ajak adik-adik dirumah. Tak apakan? Kamu tidak marah?".
Tanyaku padanya.
" Tak kok. Kamu kan tidak kesepian. Kamu jangan sering berada diluar rumah. Kamu bisa flu.... Apa lagi aku tak ada. Duduk, diem manis saja ya sayang....?".
Om mulai cemas denganku, karena dia tahu aku orang yang tidak bisa diam.
" Oke. Kamu baik-baik disana? Jaga kesehatan ya, masa dokter sakit?".
Kataku bercanda padanya.
" Oke sayang? Cium dulu kenapa? Kamu tak kangen pada aku nih sayang? Ah...ah....! Aku padahal kangen sekali loh padamu??!".
" Sama....! Aku juga...!".
Kataku padanya sambil tertawa.
Kulihat raut wajahnya dan matanya sayu menatapku. Seperti tatapan orang yang sedih kehilangan sesuatu entah apalah.
" Oh ya. Bagaimana kabar adik-adik...!?".
Tanya Jojo.
" Mereka good. Tumben tuh?".
Tanyaku lagi.
" Cium dong sayang? Ayo dong! Tolong?".
Kulihat ekspresinya sedih dan aku terharu, entah kenapa hatiku pilu menatap tatapan mata yang begitu indah tapi kehilangan cahaya nya.
" Muuuaaaa......aaach! Miss you bos! π".
Seketika wajahnya merah dan malu melihat wajahku.
" Ah. Bebanku berkurang sedikit. Makasih!".
Katanya dengan senang hati kelihatan dari senyuman lebarnya.
" Ya sudah pulang sana. Aku juga mau tidur. Nanti kamu pulang terlalu malam...!".
Kataku padanya.
" Baiklah. Kuputus ya, i love you...! π".
Kata Jojo dengan bahagia.
" Yes Love you too....!! π".
Jawabku.
__ADS_1
Tut....tut....tut.....Tut....!!! π±
Aku menatap langit-langit kamar dan mulai mengantuk lah.
Sementara itu Jojo disana mulai beres-beres dan pulang ke hotel.
Didepan hotel, sudah banyak kupu-kupu yang berkeliaran menunggu mangsa. Jojo keluar dari taksi dan menjadi mangsa empuk bagi mereka.
" Hii...! You handsome. Need partner?" Seorang wanita cantik menghampirinya.
" No thanks. Shit...! Sial!".
Kata Jojo hanya tersenyum dan kesal.
Wanita itu hanya bingung dengan bahasa yang dilontarkan oleh Pria tampan yang matang dan super ganteng itu.
Seorang wanita kulit putih dan mata coklat berlari menghampiri Jojo dan tersenyum saja.
" Tidak usah diambil hati. Lain kali gelengkan saja kepala tanda tak mau. Kamu bisa jadi mangsa mereka!!".
Katanya menasehati Jojo.
" Kamu paham maksud saya?".
Tanya Jojo dengan heran,
"Tentu. Kita sama kok. Oke. Pergilah...!!". Wanita itu menyuruh Jojo segera pergi dan kembali kedalam hotel.
Sampai di dalam dan selesai mandi Jojo melihat kearah jendela. Jojo menatap kehidupan malam yang amat mengerikan itu.
Sungguh Jojo hanya bisa geleng kepala saja, bayangkan umur 15 tahun sudah jadi wanita malam?
Aih.....seram lah dunia ini kawan.
" Ah....gawat. Besok harus masuk pagi, lelah betul tanpa si Bocah nakal disini. Aku merindukan nya, sehari saja seperti 100 tahun lamanya. Wajahnya saat tidur, aroma tubuhnya yang enak dan tentu saja repetannya akan sangat kurindukan. Allah akan menjagamu sayang ku...!".
Om kemudian tidur setelah lama melamun di tempat tidur.
Keesokan harinya, seperti biasa. Om rajin banget solat, tapi subuh ini tatapannya kosong sepertinya.
Selesai solat Jojo mengirimkan pesan padaku,π¬π¬π¬π¬π¬π¬
" Sayang, jangan lupa mandi dan subuh ya. Ah... Gawat sayang?!!! Aku merindukanmu, ingin rasanya segera pulang. Aku ingin memelukmu, hari ini aku akan begitu sibuk. Tapi kuusahakan lebih cepat pulang untuk bisa VideoCall kamu. I love you?".
Itulah pesannya,
Aku sebenarnya tak bisa tidur nyenyak karena sudah terbiasa diganggu oleh si Jojo genit. Ya seperti ada yang hilang saja sih, tak ada semenit langsung kubalas saja, π¬
"Iya. Jangan lupa jaga kesehatan. Aku tak bisa tidur. Sehabis subuh aku akan tidur lagi. HPku lobet. Mungkin akan mati sebentar lagi. Jaga diri baik-baik disana.... Miss you big bos....! Love you...!".
Pesanku itu membuatnya tersenyum manis sekali, meskipun aku tahu dia pasti akan sangat merindukan aku.
Sementara itu, Ibu mertuaku tahu akan kepergian si Jojo genit. Dia berusaha untuk tetap memisahkan aku dan anaknya, sungguh si Nenek tua itu penuh muslihat lah.
Bella adalah wanita yang seharusnya jadi istri dari suamiku alias Tuan Malik. Bella adalah pengusaha sukses. Selain cantik, muda dan seksi... Dia juga terpelajar dan sudah naksir si Jojo genit sejak SMA. Kalau aku tak salah sekarang Bella usianya 28 tahun, hampir 8 tahun bedanya dengan ku.
Bella anak dari koneksi mertuaku, meskipun Bella tahu Jojo sudah merit tapi dia masih saja berusaha mendapatkan Jojo secara tidak langsung ingin menyingkirkan aku.... Ya jelaslah dibantu nenek sihir.
" Kamu tahu Bella, aku masih saja tidak percaya Jojo itu berubah total. Padahal aku sudah mengatakan kamu dan Jojo itu cocok sekali, malah dia kawin sama bocah ingusan. Aku tak paham dengan si Jojo apa maunya...? Huh, dasar tidak berguna....!!!?".
Kata mertuaku pada Bella dengan telak.
Dengan wajah kecewa... Dia tertunduk.
" Sudahlah Tante, lagian Jojo juga yang mau. Apalagi kalau tidak rubah kecil yang licik itu, pasti sudah menjebak Jojo....!!".
Kata Bella duduk didepan nenek sihir itu, sambil sibuk dengan HP nya.
" Kamu susul saja. Bila perlu bawa dia keranjang mu. Aku setuju dengan mu kok... Bagaimana?".
Mertuaku yang licik itu memulai rencana dan siasat yang baru untuk membuat Jojo dan aku terpisah.
###########################
Cinta sejati itu hanya datang sekali, jika ia pergi dan mencoba untuk kembali lagi. Ia bukan cinta sejatimu, jadi lepaskan saja. Karena cinta sejati tidak akan pernah menyakiti hati mu...
β₯οΈππ€ππ€ππβ€οΈπβ₯οΈππππ
Jangan lupa like dan komen ya kak
Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!
__ADS_1
Jangan lupa untuk vote ya kak...!! πmohon dukungannya kak,
πSelamat membaca ya..π€π€π€