
Dan Ketika sore tiba, Abi seakan di culik Smith, dan ketika mereka memasuki mobil, Smith langsung mendekap Abi.
" Eitsss....., serangan tiba tiba , aku panggil polisi lohhh , dengan pengaduan pelecehan."
Smith tertawa.
" Kamu gak merindukan aku Bi ?".
" Kalau kamu gimana ?".
" Rindulah Bi...,rindu pakai banget."
" Seharian aku menunggu sore, buat ketemuan sama kamu."
" Serius atau belagu ?".
" Yah serius lah Bi....".
Abi tertawa dan Smith oun mendaratkan kecupannya di pipi Abi.
" Bau kan.., nikmatilah," ujar Abi ngakak.
" Hmmm...., bau ...., tetapi ngangenin,hehehehe."
" Ihhh..., " ujar Abi membenamkan kepalanya di dada bidang sang kekasih.
" Aku senang Bi, kita dekat, gak jaim, gak ada jarak, walau kita baru menjalin hubungan."
" Aku orangnya manja ya Smith ? , makanya mudah dekat dan mendamba kasih sayang".
" No problem honeyyyy, seberapa banyak kamh mau pelukan hangat, seberapa banhak kamu membutuhkan aku, aku ada ,selalu akan ada buat kamu."
Smith mengusap rambut Abi dengan penuh kasih sayang.
" Kamu bukan lelucon Bi , kamu itu sosok menyenangkan, ngangenin, jadi di laporin polisi nih? , kayaknya kasus antara kita, suka sama suka, kamu bakalan kalah kalau laporin aku kasus pelecehan."
Abi kembali tertawa.
Smith kembali membelai rambut Abi.
__ADS_1
" Merangkulmu dalam hidupku adalah tugas ku, pengabdian cinta ku Bi".
" Serius ?".
" Serius Bi....".
" Ahhh...norak."
" Gak apa apa Bi, yang penying niat aku tulus ,dan sungguh sungguh."
Abi menahan tawanya.
" Aku sangat yakin Bi, kaku harus bersamaku,banyangan waktu, biarkan aku tahu, bahwa kamu memang mencintaimu tanpa akhir."
" Aku teringat dengan kata kata nenek ku, jika seseorang yang kaku harapkan menarikmu, kau harus mengulurkan tangan lebih dahulu. Dan kebalik Smith, kamu yang mengulurkan tangan buat aku."
" Siapapun yang mendekat,itu akan sama saja Bi, hati kita gak bisa berdusta, hidup mungkin tidak memuaskan , tetqpi dengan serius maka ada harapan."
" Aku sangat beruntung menemui pria seperti mu Smith."
" Beneran ?".
" Kamu masuk dalam duniaku, kamu menerangi sudut hatiku.Membuatku lebih berani bermimpi dan hidup dalam nyata.Jangan takut akan masa lalu, menatap masa depan, hargai waktu yang ada saat ini, itu selalu kamu ajarkan padaku."
" Ihhh kamu kok nambah norak sih Smith ....".
Smith tertawa.
" Gak lapar ?".
" Lapar...," ujar Abi mengusap perutnya.
" Mami manggil kamu makan di rumah, apa mau ?".
" Ihh...a..aku belum mandi, bau gini ke rumah kamu ."
" Mandi di rumah aja nanti."
" Aku kan sungkan."
__ADS_1
" Gak boleh sungkan, ciuman sama aku gak sungkan, kenapa ke rumah mami aja sungkan?," tanya Smith sambil menahan tawanya.
" Ihhh...itu porsinya beda ,ber...be...da....".
" Udahla yaaang, gak ada beda. Mami udah capek masak, kita hargai ya...".
Abi akhirnya mengangguk.
" Memang ,kalau kita masak, gak ada yang makan, hati sakit rasanya. Apalagi kalau sisa, " ujar Abigail.
" Makanya , aku dan papi selalu makan apapun mamiku masak. Dia udah capek belanja, memasang, mikirin menu apa aja, kadang nanya tiap hari, mau di masak apa, bingung mami."
" Baju ganti gak ada ...".
" Tuh...,tadi aku pas ke mall Bi, lihat ada baju, bagus buat kamu."
" Boleh buka ?".
Smith mengangguk.
Abi pun membuka paperbag dan wajah Abi bersemu merah.
" Kalelawarnya dan segitiga bermuda ada ...., jerit Abi."
" Masa mandi gak tukar dalaman."
" Kamu beli gini gak malu? gak risih? udah biasa bobokin wanita ya, makanya gak malu beli in gini?".
" Gak pernah Bi...,hanya waktu di kamar, kalelawar sembarangan letak, jadi setidaknya tahu ukuran mu.Lagian tadi ada pegawai nya ,badannya kayak kamu, ya aku nanya sih Bi, ukuran dia aja."
Abi mengipas ngipas tangannya ke wajahnya. Merasa gerah dan bercampur aduk.
🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment