Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Komitmen


__ADS_3

Smith merapikan rambut Abi yang tertiup angin.


Suasana semakin dingin, Smith mengambil jaket hangatnya ,dan membantu Abi memakainya.


" Kita akan meneguk coffee, setelah menyusuri pemandangan disini."


" Nanti aja Smith, kalau udah kedinginan, baru kita ke cafe , minum coffee, manatahu aku kelaperan lagi ".


Smith tersenyum.


" Sebenarnya ,dari cerita bapak drakor kita, masih banyak tempat yang indah Bi, kapan ada waktu, kita melancong lagi, mau kan ?".


Abi mengangguk.


" Ada teman bareng jalan ,lebih enak ya Smith, dari pada jalan sendiri."


" Kamu jalan sendiri, kok gak ajak ajak."


" Mau ngajak Clara dan Louise , mereka sibuk dengan tugas, yah aku jalan sendiri, nyari nyari , pakai mbah google , beli kerajinan rakyat gitu, kayak gantungan kunci, aku suka."


" Kamu mau gantungan kunci ? aku punya koleksi banyak Bi, ada yang samaan gitu, kamu mau ?".


" Mau ..., pakai banget...".


" Kamu wajib ke rumah aku main, dan lihat koleksi aku ."


" Ihhh... , ajas manfaat dehhhh".


" Jangan main kabur lagi ."


Abi menahan tawanya.


Ketika akan melangkah , Abi kesandung dan dengan sigap Smith mendekap Abi dengan erat.


Mereka saling memandang.


" Baiknya aku menggenggam tanganmu Bi, daerah sini banyak jurang."


" Kamu gak takut ,kita jatuh ber dua ?".


" Gak Bi, bahkan aku akan menjagai kamu dengan erat Bi."


Abi menahan tawa , saat memperhatikan rambut Smith bergerak gerak di tiup angin.


" Rambutmu sudah agak panjang, biasanya kamu rapi banget Smith ."


" Rambut ku cepat tumbuhnya Bi. Aku dengar ,kamu bisa mangkas, pangkas aku Bi...".

__ADS_1


" Kamu gak takut, aku botakin ?".


" Aku pernah botak Bi, aku tampan juga ,kata orang orang."


" Ihhh ...kamu ke PD an deh Smith."


" Pengen kamu puji Bi.....".


" Kamu mau aku puji apa ?".


" Apapun...".


" Kamu teman yang asik ,ngobrol sama kamu enak, nyambung , dan kamu sesekali norak, tetapi lucu sihhhh".


" Lucu dimana nya Bi ?".


" Lucu aja ".


" Wajah kamu juga menggemaskan Bi ."


Abi tersenyum.


" Apa pipiku cubby ?".


" Gak, kamu kurus, hidung kamu mancung dan aku suka matamu, semua hal tentang kamu, kamu ceria banget , walau sesekali kamu bisa melow."


" Hmmm...,mulai deh , ngegombalnya."


Smith hanya tersenyum.


Mereka menyusuri pemandangan yang begitu memanjakan mata.


" Kamu suka alam Bi ?".


" Sangat suka Smith ."


" Kamu harus jadi bahan objek foto aku ,mulai saat ini Bi."


Abi tertawa melihat keseriusan Smith.


" Bayaran honor ku mahal loh smith, sekelas anggota Black pink ."


Smith tertawa.


Tidak terasa , hari menjelang malam.


" Kita balik ya Bi."

__ADS_1


Abi mengangguk.


Smith memasangkan sabuk pengaman buat Abi. Degup jantung Abi dan Smith berdetak cepat. Smith membelai pipi Abi.


" Mengenalmu adalah anugerah buat aku Bi."


Abi hanya mampu menunduk ta pa mampu berkata apa apa.


Sepanjang jalan , mereka menikmati panorama senja yang begitu indah. Smith memutar lagu romantis, menambah dan membuai suasana di antara mereka.


" Kapan kamu balik Canada Smith ?".


" Apa kamu merindukanku, makanya nanya Bi ?".


Abi gelagapan.


" Engg..engakk.....,hanya nanya aja ."


" Apa kamu gak memikirkan aku Bi? aoa gak merindukan kehadiran aku ?".


Abi tidak mampu menjawab dan membalas tatapan mata Smith.


Smith meraih jemari tangan Abi ,menggenggamnya dengan erat.


" Bahaya Smith, apalagi jalan pergunungan."


Smith dengan patuh perlahan melepaskan genggaman tangannya.


" Aku menyukai mu Bi, rasa suka ku melebihi apapun. Aku juga merindukanmu, aku mencintaimu, hanya kamu yang mampu menggetarkan hati aku."


Degup jantung Abi semakin memburu. Abi meletakkan tangannya di bagian dadanya dan bisa merasakan degup jantungnya .Kata hatinya juga tidak bisa di tolak.


" Aku....aku tidak mau jadi uji praktek kamu Smith, kamu pengusaha sukses, tinggal tunjuk wanita , kamu bisa dapatkan. Aku hanya wanita sederhana , wanita yang mendapatkan apapun dengan usaha dan kerja keras. Aku malas Smith ,hanya buat persinggahan, pengganti, atau uji coba. Aku butuh pria serius . Apa kamu tidak anti pernikahan ?".


" Tidak Bi, aku percaya pada komitmen pernikahan, hanya ,aku akui, aku sangat sulit mencintai seseorang, dan hanya kamu yang mampu membolak balik hatiku."


" Aku serius mau menjalani hubungan dengan kamu, aku ingin kita terikat satu sama lain , aku ingin kamu menjadi kekasihku, calon isteri aku."


Smith menepikan mobilnya.


❤❤❤❤❤❤


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2