Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Ngakak


__ADS_3

" Lukamu saya periksa ya Bi," ujar dokter Edward.


Abigail pun mengangguk.


" Kamu ini , udah gedek, nyeruduk banteng pula, bukan banteng yang nyeruduk kamu, kebalikannya, " ujar dokter Edward.


" Maklum lah dok, kaki kesangkut, bener bener gak sengaja. Beberapa perawat juga kan sering insiden kalau lagi bekerja dan suasana rame mereka mau juga jatuh bawa peralatan, yah sampai di tegur."


" Reaksi suamimu gimana Bi ?".


" Syok juga dia...".


" Trus marahi kamu....?".


" Nah itu dia mmm...., anehnya gak marah. Hanya lebih meluk dan menanyakan apa sakit."


" Terus....".


" Aku juga terkejut sih...., beda banget reaksi nya sama tante aku , lebih ke reaksi kakek."


" Sweet banget Bi....".


" Hmmmm...., pastilah, aku udah luka gini, di marahi apa gak nangis, nih dia gak marah, balik meluk dan nanyain apa dahiku sakit, bukan gak peduli, malahan dia yang bantuin mandi dan gantiin perban. Tersentuh banget kalbu aku."


" Ihhh...kamu selama menikah jadi norak dehhh, pamer gitu," ujar Dokter Edward tersenyum.


" Makanya menikah dok...".


" Gimana mau nikah, wanita yang aku dekati ,eh di ambil mafia ,trus pakai langkah gercep nikah masal, cap cup cap ,nikahan, akunya mati langkah."


" Dokter ngarang dehhh".


" Bi..., kamu aja gak pernah serius nanggapi aku."


" Semua soal rasa dok..." .

__ADS_1


" Dia memberimu kenyamanan Bi ?".


" Tentu saja dok, caranya memperlakukan ku , caranya menyayangi, aku pikir , karena berduit, dia gila kuasa, merengut kebebasan aku, ku pikir dia membatasi langkah aku, ternyata gak, dia memang melindungi aku , namun tahu batasannya gimana."


" Hmmm....gak semua seberuntung kamu Bi."


" Ya dok...., sempat mikir sih , berat kan, dunia aku dan dia beda banget, dia tajir, terkenal, bahkan keamanan nya sangat detail di jagain, yah aku menyesuaikan juga, jadi pacarnya aja di kawal, takut di gimana gimanain orang."


" Dunia bisnis sangat mengerikan Bi, karena persaingan secara gentle jarang terjadi."


" Yup..., aku dulu mikir sih..., enak yah jutawan.Gak juga, kerjanya juga banyak, waktunya juga terbatas."


" Dia selalu bekerja di rumah Bi ?".


" Sesekali sih, paling bentar, dia bilang , candunya yah aku, dia sangat merindukan ku."


" Bi ...,kamu ngomong serius dikit, jangan lebay gitu dehhhh, " ujar dokter Edward.


" Loh ...loh loh..., kan dokter nanya, aku jawab sebenarnya, kok malah meragukan kesaksian beta , hahahahhaha."


" Hmmmm....., aku ke ingat sweet nya bule blasteran aku dok, bule tulen kayak dokter mah kalah sweet nya."


Dokter Edward menepuk jidatnya.


" Ampun DJ , punya isteri nge halu gini."


Abi hanya ngakak.


" Nih suruh bule kiss aja lukanya , tunggu 5 menit ,langsung hilang, iya kan Bi?".


Abi dan dokter Edward kembali ngakak.


" Kalau dokter pengen tahu kisah romantisku, tiap hari aku ceritain, biar dokter gak jomblo melulu."


" Pamer banget kamu Bi."

__ADS_1


" Wajarla dok..., kan dokter nanya berarti , dokter penasaran, cerita next setelah aku menikah."


" Bi, aku mati langkah karena kenorakan kamu".


" Dan aku akan sekalian melagak , biar dokter merana ," ujar Abi.


" Kamu membuat jiwa jombloku teraniaya Bi."


" Ku pastikan banget dok".


Dokter Edward kembali ngakak tertawa.


" Udah nih, saya udah buat cream biar wajah porselin mu gak bekas Bi."


" Ma acihhh dok."


" Kabar kamu insiden jatuh, buat dokter Renold bingung, dengan para jajaran direksi."


" Hmmmm..., maklum dok, celebritis, " ujar Abi .


" Tapi aku jadi malu gitu deh...".


" Makanya kudu hati hati non, ingat hati hati."


" Benar ", ujar Abi.


🥰😍🥰😍🤩🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2