
Selepas Smith pergi, sang kakek sangat bahagia melihat sang cucu bahagia.
" Apa yang membuat kamu yakin pada Smith Bi ?."
" Smith mau berjuang bersama Abi, dia tulus, dan bersungguh sungguh. Mengatakan gajinya berapa, kesibukannya apa, dan akan mendukung karir Abi."
" Jujur banget sama kamu Bi."
" Hmmmm, dia mengatakan, dia percaya , kami bisa melewati hubungan kami. Dia juga percaya akan membahagiakan Abi."
" Dia pria gentle Bi, kakek bisa menilainya.Keluarganya juga bagus, gak tipikal kawin cerai, tidak matre,malahan kamu ketakutan dengan kemapanan nya. Ingat Bi, itu hasil usaha Smith dan orangtuanya. Mereka bekerja, berjuang, gak fer dong kamu menolaknya hanya karena dia tajir. "
" Tetapi Abi canggung kek, lihat rumahnya gedek banget, mewah isinya. Kita bukan apa apa kek."
Sang kakek menepuk tangan Abi.
" Kamu lucu banget cucu ku.Wanita tuh liat kekayaan matanya hijau, kamu kegakutan, kayak melihat hantu."
Abi dan sang kakek tertawa.
" Tidak semua pengusaha itu, buaya, memang sih dari 1 - 10 jaman now laki laki setia 1 dari 10, tetapi masih ada Bi. Tidak ada manusia sempurna Bi."
" Ya kek, seperti Abi juga banyak kekurangan. Kejadian papi dan mami,dan kepergian abang, membuat tidur Abi terkadang sering sulit dan terganggu mimpi buruk. Abi juga melihat pernikahan jadi berbeda."
" Smith sangat perhatian , respeknya cepat, kamu seperti bayi ketika sakit dia buat, kakek harap ,ketika kamu menjadi isterinya, dia tidak berubah. Maka kakek akan sangat bahagia."
__ADS_1
" Semua pembuktian perasaan ,tidak di masa pacaran Bi, ketika menikah, disitulah semua terbuka, bagaimana sayangnya pasangan kita pada kita."
Abi mengangguk.
" Kamu tentu sudah kenyang."
" Benar kek."
" Tante tomboy kenapa gak ikut, apa dia sudah melupakan Abi nya ?".
" Dia sibuk mengurus hotel dan kebun kamu, hasil kebun berlimpah, pasokan tanaman dan buah organik selalu ludes Bi."
" Tante mu mengatakan, akan mengajak kamu melihat usaha kost kost san. Menjanjikan, dia lihat ada sebidang tanah dekat dengan area perkantoran dan rumah sakit."
" 6 bulan lagi kek, Abi akan balik ke Indonesia."
" Ya kek."
" Sejak kamu di sepelekan keluarga Adi, tante tomboymu ngamuk, dia ngelola usaha bisnis kamu lebih extra. Dia bilang, kamu tuh pintar, bisa memanfaatkan warisan orangtua sampai bisa bangun hotel dan kost kost an.Masih di sepelekan juga sama keluarga Adi."
" Namanya manusia kek, terkadang dia menganggap dia udah hebat,udah kaya banget.Padahal baru bekutu, sekali bekutu rame, hehehehe."
" Orang beneran kaya ,malah gak sombong nak, "ujar sang kakek.
" Malah ketakutan liatnya kek."
__ADS_1
" Kamu juga entah apa aja nak, kamu lari tebirit birit."
" Kakek gak lihat, banuak koleksi mobilnya, milyaran, mau milih berpikir kek, kaca sipionnya aja ,kalau rusak ,bakalan dalam juga gantinya."
" Bi...., kesehatan kakek....tidak baik. Kakek berharap, kamu menerima lamaran Smith. "
" Hasil pemeriksaan kakek, bagian apa yang tidak baik ?".
" Lihat flash disk ini Bi, kepala kakek ada tumbuh tumor, harus di biopsi segera, karena kakek akan kehilangan penglihatan."
" Kek.....,ti...tidak...jerit Abi sambil menangis memeluk sang kakek."
" Kakek sudah tua Bi, sejak kamu kehilangan orangtua dan saudara ,kakek sudah dapat bonus banyak, bahkan lihat kamu wisuda. Namun namanya manusia nak, kakek serakah juga, pengen lihat kamu menikah, permintaan kakek terakhir."
" Tidak kek, dokter Renold sangat pandai bagian safar kek."
" Makanya , kakek kesini Bi, kakek sudah bicara dengan dokter Ronald ?"
🥰😍🥰😍😍😍😍
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment