
Seharian bekerja , dengan tempat dan suasana baru, Abi butuh penyesuaian, apalagi dia soal disiplin waktu sangat kurang, namun menerapkan kedisiplinan diri wajib, kapan lagi, lama kelamaan akan terbiasa.
Abi mengantri menunggu pengambilan makanan di kantin, sudah pasti dia terkecil, paling pendek di antara dokter dokter luar.
Abi mengambil beberapa makanan dan bertapa dia merindukan gado dago dan rendang saat ini. Tante Belandanya akan berkunjung 2 mingguan lagi, karena masih ada urusan.
Abi harus bersabar untuk urusan perutnya, mengingat hari lagi weekend dan dia sudah menetapkan penjelajahannya kemana aja, tentu saja semangatnya kembali membara.Terkadang lidah orang Indonesia , susah menyesuaikan makanan luar, apalagi makanan tergolong aneh di lidah.
Abi kembali duduk ke tempat duduknya dan tersenyum saat melihat layar bandphone nya. Yah Bams meneleponnya.
" Hallo...".
" Hallo Bi, aman kah makanan disana?".
" Lapor komandan, masih penyesuaian, susah nelam, terkadang ennek banget, gimana dengan kamu Bams ?".
" Sama aja Bi, pantasan kalau orang Indo ke luar, bawa mie instant yang banyak, kangen masakan Indo ya Bi."
" Benar Bams, aku kangen rendang, kangen keptoprak, bqnyak banget mau pingin makan apapun."
" Mana emak lama datang ngunjungi, mau gimana lagi Bi."
" Mending kamu ada emak, aku ..., kagak punya emak."
" Tante Belanda ?".
" Dia lagi ada kerjaan, sibuk, ku sabar sabari lah, 2minggu lagi baru datang."
" Kamu udah liat foto makanan ku di kantin kan Bams?".
" Udah, barusan aku lihat. "
" Eh Bi, kamu sama sepupuku Smith ya barengan ke Swiss ? ".
" Bukan barengan ,dia yang nguntit ."
__ADS_1
" Dia ngebet banget sama kamu Bi, kamu tahu gak, dia bela belain ngikutin kamu, sampai mami dan papinya handle beberapa perusahaan."
" Mana aku tahu."
" Segitu banget kamu di sukainya Bi, sampai sampai orangtua nya nanyain dan minta foto kamu sama aku, aku kasi foto kamu yang lagi marah marah dan ngupil."
Abi pun tertawa ngakak.
" Kamu gak marah Bi, aku kasi fotoan begituan ?," ujar Bams.
" Keliatan banget sirik kamu Bams, sirik tanda tak mampu lohhh".
" Kamu gak tahu Bi, di keluarga ku, udah pada heboh, Smith ngejar cewek, bukan celebritis, bukan model yang biasa ngejar ngejar dia, namun dia yang ngejar, setelah sekian lama dirasa abnormal, begitu suka, langsung gak ada kata jedah," ujar Bams.
" Emang dia gak pernah suka wanita Bams ? , apa dia gak LGBT ? apalagi di luarkan membenarkan jeruk suka sama jeruk."
" Dia tuh aneh, dekat sama cowok ,ya asistennya aja, Dion, kalau gitu gituan kan suka dengan banyak rekan bisnis dan kelompoknya, ini gak pernah dekat sama yang namanya pria atau wanita."
" Apa aku hanya buat alibi nya aja Bams, di desak menikah bak cerita melodrama anak orka gitu ?".
" Udah ahhh gak usah omongin Smith, dia itu ngeselin banget Bams."
" Ngeselin tetapi kamu respek kan Bi, kamu bahkan di antarin."
" Tahu dari mana ?".
" Ada dehhhh."
" Ih kamu kepo."
" Kalau kamu jadi kakak iparku, apes banget aku yah Bi, kenapa gak mau sama aku aja sihhhh?".
" Gile bener kamu Bams, bolak balik nanya itu melulu. Kamu mirip hidangan ini, ambyar banget deh."
" Kamu ragu nerima Smith?".
__ADS_1
Abigail hanya diam.
" Dia gak kayak Adi, seriusan aku bilang."
" Trus dia kayak mana ?".
" Seperti yang sudah sudah aku katakan, dia baik, dia benar benar baik, kamu gak bakalan rugi mendapatkan dia. "
" Kamu sudah ada lirik sana sini Bams ?".
"Gak ..., aku hanya mau kamu Bi. Yang lirik aku ada. Aku akan menyerah ,saat kamu sudah memilih dan menikah Bi, susah move on dari kamu."
" Gak boleh gitu."
" Entahlah Bi, dari semester 1 aku sangat bahagia bisa mengenal kamu, dekat dengan mu."
" Aku juga , kamu sahabatku terbaik."
" Andai rasa itu bisa tumbuh lebih di hatimu, aku akan menjadi orang terbahagia Bi."
" Sebenarnya , hubungan persahabatan jauh lebih mulia Bams, bisa saling share, berkelahi gak bakalan gimana gimana, cerai kan gak ada, coba yang menikah, gak setiaan, bercerai, kompleks jadi musuh."
" Yah udah dulu ya Bi, waktu rest aku udah habis."
" Ya Bams, selamat berjuang ".
Bams melambaikan tangannya.
🥰😍🥰😍😍😍😍
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment