
" Aku itu SD sama si mafia Sin."
" SD apaan Bi ?".
" Sadar diri".
Hahahahaha, Sinai ngakak .
" Kok ngakak sih Sin ?".
" Kamu tuh kalau ngomong lucu banget Bi, main singkat aja."
" Wanita itu memesona ,jika bisa menjaga diri, banyak yang cantik Sin, tetapi banting harga di aplikasi, seram kan Sin, kita juga jangan melihat pria dari wajah saja, percuma cantik atau ganteng , kalau bibir dan tubuhnya seperti SCTV , satu untuk semua, seremmmm, " ujar Abi.
" Kalau gue sih Bi, jika gue gak bisa di pertahankan sebagai pasangan, setidaknya gue masih bisa di banggakan, sama mantan mantan gue tentunya," ujar Sinai.
" Mantan lo bilang, mana ada mantan gak jadi musuh, banyakan jutek dan jadi musuh kan ,gitu pisah , benar kan?, " ujar Abi.
" Fix benar, no debat ,hehehehe," ujar Sinai.
" Wuihhh, liat Bi, tuh dokter Raymond guanteng bingitsssss".
" Guanteng dari mana? juling deh kamu liatnya".
" Body nya man, kekar banget".
" Man...man..., gue girl....".
" It' s okay, otot lengan nya cok, bisa angkat gue satu tangan, keren kan ?".
" Keren dari mana? kayak Hulk aja ".
" Kamu gak suka dokter yah Bi ? ,Bams kan ganteng Bi ".
" Hmmmm..., bukan gak suka sih, lebih gak minat ".
__ADS_1
" Teman kita udah nikah 1, tinggal kita 2 aja yang gak punya siapa siapa."
" Kamu kan di putusin dokter Bambang, kamu juga sih, udah punya cowok, eh malah jalan sama dokter Hans. Padahal terakhir kualat kan, dokter Hans buat kamu jadi ban serap, selingan."
" Aku nyesel banget Bi, awalnya iseng, jadi kelaman bermain api, kebakar."
" Sekarang dokter Bambang lagi dekat sama dokter Hanum."
" Kamu nyesal gak Sin ?".
" Mau nyesal gimana lagi Bi, orang pasti nilai aku kan cewek liar, gak setia an, yah sudah , aku pun menjauh kan diri , aku sadar diri , lihat dia aja aku malu Bi, merasa bersalah, padahal aku di bawa liatin apartemen yang dia beli, kami desain sama sama maunya gimana. Maminya sampai nanyain aku, kenapa gak datang ke rumah mereka."
" Apa dokter Bambang gak bilang ke mama nya, kalian udah pisah ?".
" Entahlah Bi, aku tukar no handphone, belajar iklas, introspeksi diri."
" Kamu sama dokter Hans apa hanya sekedar jalan Sin ?".
" Yup, gak lebih ".
" Bodoh kamu Sin."
" Mau gimana lagi Bi, ya udahlah, aku juga gak mau balikan, aku gak mau kesalahan aku di ungkit ungkit, no man no cry, gak menikah juga yah sudahlah, aku dah planing, kamu kan di Swiss ,aku akan ke Swiss, jalan jalan. "
" Kamu kok jadi putus asa gitu sih Sin ?" .
" Menghukum diri sendiri Bi, aku takut pacaran, hukum tabur tuai aku dapati, jadi mending sendiri Bi ".
" Setiap manusia ,gak ada yang sempurna Sin, kalau kamu salah, bersujud dalam doa, gak mengulanginya lagi, kamu akan Tuhan maaf kan ,percayalah Sin."
Sinai memeluk Abi.
" Manatahu di Swiss kamu dapat jodoh, kan siapa tahu Sin."
" Ngacooo kamu Bi."
__ADS_1
" Jodoh ,maut, rejeki , Tuhan yang atur kan, jangan pesimis."
" Aku masih ingat Bi, Bambang itu sayang banget ke aku, manjain aku banget, jagain aku banget, aku kehilangan sosok nya. Kena karma".
" Stttt..., jangan nangis gitu, udah gak apa apa , semangat donggg."
Sinai mengangguk.
" Dokter Bambang lihat ke arah kita Sin."
" Kamu salah liat Bi, udah ahhh, yuk kita makan sate kambing aja, laperrrr".
Sinai dan Abi pun melangkah mengambil sate kambing dan berjalan menuju pojokan sepi.
" Lihat Nina bahagia gitu, senang ya Bi ".
" Ya Sin."
" Kamu bawa mobil sendiri Sin ?".
" Iya Bi ."
" Hati hati nanti pulang ya Sin."
Sinai mengangguk.
Sinai banyakan menatap sate kesukaannya. Tidak pernah lagi dia menatap Bambang, dia selalu menjauh dan menghindar.Bahkan meminta di tugaskan di rumah sakit cabang lain.
Abi cukup tahu penyesalan Sinai.
🥰😍🥰😍🥰😍😍
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment