Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Berkabung Awan Gelap


__ADS_3

Keluarga Malik dan keluarga Anggara begitu panik mendengar aku dirumah sakit. Yang dan Zack juga kaget dan ikut membantu Jojo. Persalinanku dipercepat karena darurat sekali,


Ku buka mata dan kulihat suamiku menangis sambil mencium kening ku.


" Kenapa Papa nangis sih? Aku seharusnya yang nangis sayang...? Kamu ini kok berubah cengeng begitu....?".


Aku berbicara dengan nada parau dibantu alat pernapasan oksigen dihidung.


" Sudah jangan bicara, akan kulakukan yang terbaik. Kamu tenang dan harus kuat sayang ku.....!! Demi anak kita sayang...!?".


Katanya sambil berderaian air mata.


" Aku....! Hah....! Tidak apa-apa kok. Aku baik-baik saja! Sumpah aku takut....!!".


Kataku sambil menangis terisak-isak karena menahan sakit dan sedih.


" Iya. Kamu harus operasi agar kamu dan bayi kita selamat sayang? Bertahanlah...!?".


Katanya panik sambil memegang tanganku kuat dan bercucuran air mata.


Kulihat diwajah tampannya mengalir sungai yang begitu deras, berusaha sekuat tenaga menahan sesak didada melihatku begini.


" Huh! Tidak apa. Sudah tak ada waktu. Dengar aku baik-baik sayang. Jagalah anak kita dengan baik, aku tak bisa menemani kalian lagi. Jatuh cinta padamu hal terindah dalam hidupku, itulah janjiku pada Allah. Aku sudah menepati janjiku dengan menjadi istri yang baik buatmu dan memberikan anak untukmu. Sumpah sayang, aku tak kuat menahan ini semua...! Berjanjilah sayang. Besarkan anak kita, jaga dan didik mereka. Jika Allah berkehendak kita akan berjumpa lagi kelak, berjanjilah padaku sayang.....?!!".


Kataku dengan nada bicara parau dan mulai hilang suara.


Air mataku terus mengalir meski aku tak menangis, aku tersenyum melihat wajahnya dengan samar-samar sambil membelai wajah nya yang sembab akibat menangis.


" Baiklah aku janji....! Tapi kamu harus janji untuk tidak meninggalkan kami!! Berjanjilah?".


Katanya dengan terpaksa dan berat hati. Lalu kusapu air matanya dengan senyuman.


Zack dan Yang menangis melihatku.


Kurasakan dingin disekujur tubuh, dan aku masih samar-samar mendengar Dokter berbicara ini dan itu. Jojo terus memegang tanganku erat sekali.


Tit....!!!〰️➖


Tit.....!!!〰️➖


Ku dengar samar-samar suara tangisan bayiku yang baru lahir, kulihat sejenak dan mengucap Alhamdulillah. Kulirik Jojo bahagia melihat anak kami lahir, bayi perempuan yang cantik dan mirip denganku.


Senyum dibibir ku terlihat, Jojo mencium keningku dan berterima kasih padaku.


" Suamiku? Aku mau tidur, aku sangat lelah!!!"


Kataku sambil memeluk bayiku dengan hangat dan lembut.


" Jangan sayang, kamu tidak boleh tidur dulu. Kamu harus bangun sayang...? Ya...?!!?".

__ADS_1


Kata Jojo sambil kurasakan tangan Jojo mengguncang tubuhku dengan keras dan kencangnya.


Aku hanya tersenyum kecil dan menatap wajahnya dengan lembut. Lalu kedua tanganku membelai wajahnya,


" Aku pergi sayang, jaga anak kita. Makasih sayang sudah jadi suamiku selama 3 tahun ini, mungkin kita belum berjodoh didunia ini. Aku harus pergi sekarang, aku bahagia. Assalamuallaikum....! Allahuaakbar....!!!".


Suaraku yang nyaring terdengar, sontak membuat yqng mendengar terkejut batin.


Tit...!!!➖➖➖


Tit....!!!➖➖➖


Tiii........iiit!!!! 🛑


Garis putih dilayar monitor,


Yang dan Zack berlari keluar ruangan. Sementara Jojo masih diam mematung melihat tubuh mungil yang selalu membuat dia kesal dan bahagia selama 3 tahun ini.


Pucat, dingin dan kaku. Jojo masih saja memeluknya dengan erat, sementara bayi itu dibawa keruangan baby.


" Maaf dr. Joshua...! Kita telah berusaha. Anda harus ikhlas dan tabah. Bersabarlah! Lihatlah dan pandanglah ketiga anak anda, jangan biarkan anda terpuruk...!!".


Kata Dokter yang menangani proses operasi.


Dokter dan Suster itu keluar dan memberitahukan keadaan yang terjadi sebenarnya didalam.


Mommy dan Ibu pingsan mengetahui Ulan Nafisah Anggara kini tinggal nama saja sekarang. Segala kenangan hanya jadi hiburan bahwa benar sosok itu kemarin masih ada dan kini tiada untuk selamanya. Ibu adalah sosok yanh paling kehilangan karena dialah yang melahirkan sosok wanita muda yang bernama Ulan itu.


Seluruh keluarga berduka karena itu, si kembar belum mengerti akan hal ini.


" Papa....? Nenek? Aku rindu Mama. Kenapa kalian menangis? Mama cuma tidur kok....! Ya kan Papa? Hem...? Kenapa ya???".


Si sulung bertanya keheranan melihat seisi rumah menangis padahal Mama tidur.


" Papa...? Mama hanya tidur? Kenapa Papa nangis, aku dan kakak jadi sedih...!".


Hie juga nangis melihat Papanya menangis tak henti-hentinya begitu juga Nenek nya.


End....


Sudah seminggu sejak Ulan Nafisa Anggara pergi, Jojo masih dirundung duka yanh mendalam.


Anak-anak mulai bertanya pada Neneknya kemana sosok Ibu, kenapa belom bangun dan menemui mereka.


" Sayangg ayo makan...! Nanti sakit loh?".


Kata Mommy kepada si Kembar.


" Tak mau nek!!! Aku mau disuapi Mama sekarang?!! Mama.... Mama... Aku mau Mama..... Nama....!!! Hiks....hiks....!".

__ADS_1


Hie menangis kuat karena minta Mama yang menyuapi makan.


" Mbok Ijah dan Mbok Jur kenapa Mama belom bangun? Ryu mau Mama... Hiks.... Hiks..... Hiks.....!!!".


Ryu menangis dan memeluk Hie dengan erat kemudian berlari kedalam kamar Papanya sambil merengek.


" Papa.... Papa? Mama mana? Kenapa belum pulang Papa....? Hiks....! Hiks.... Hiks!!".


Kata Ryu sambil menangis.


" Papa bohong, Mama mana? Hiks....!".


Kata Hie dengan kecewa. Akhirnya Si kembar menangis didepan Jojo.


" Cup...! Cup....! Anak Papa sayang!? Mama belum pulang, nanti juga pulang. Jangan nangis lagi sayang, kan ada Papa disini sama Nenek....! Oke!!!?".


Jojo mencoba membujuk mereka dengan lembut dan kasih sayang.


" Tidak mau. Aku hanya mau Mama, aku mau Mama cepat pulang Papa....!!! Hiks...!!".


Kata Hie dengan sedikit teriakan. Dan mereka menangis menjadi-jadi.


Tangisan Hie dan Ryu membuat Papa nya menangis sambil memeluk mereka.


" Sabar sayang, Papa juga rindu Mama. Papa juga ingin bertemu dengan Mama. Sabar ya! Semua juga rindu Mama. Oke...!?"


Katanya sambil memeluk erat si kembar.


End...


Isi hati Mommy,


" Sayanhku, begitu cepatnya kau tinggalkan kami. Baru 3 tahun hadir dikeluarga besar Malik. Sungguh aku tak bisa menerima kenyataan kamu sudah tak ada disini. Jojo jadi lebih pemurung, pendiam dan tertutup sekarang. Apakah ini adil sayang? Kamu begitu sabar dan baik, begitu mudahnya kamu pergi? Apa ini balasan Allah kepadaku karena dulu aku menyia-yiakan hidupmu, aku dulu tidak menghargaimu dan membencimu, sekarang kau benar-benar pergi dari dunia ini. Tuhan menghukumku atas kelakuanku dulu padamu sayang, aku menyesal. Aku menyayangimu tapi Tuhan lebih mencintaimu lagi. Semoga Allah mengharamkan api neraka untukmu sayang!".


Mommy sedih karena menantu yang dulu dibencinya telah pergi.


Isi hati Jojo,


" Semudah itu kau pergi sayang? Kau sandarkan beban dipundakku dan pergi? Apakah kamu tahu kalau aku akan mampu menjalaninya? Segitu bencinya kah kau padaku, sehingga meninggalkan aku sendiri sayang? Beribu tanda tanya dihatiku, sampai saat terakhirmu pun aku tidak paham tentang dirimu. Apakah ini karma atas perbuatanku yang dulu pernah menyiksamu dan membuatmu tak bahagia. Apakah segitu bencinya kau menikah denganku dan tega meninggalkan aku dengan cara seperti ini? Bagaimana aku bisa menjaga 3 anak kita seorang diri tanpa mu. Separuh jiwaku sudah pergi bersamamu, apalagi yang kupunya sekarang. Hanya 3 tahun kau bertahan... Apakah kau benar-benar menderita dan memang ingin pergi dari hidupku. Sehingga berkata tak tahan lagi? Sayang ku! Hai Ulan Nafisa Anggara... Apakah ini adil bagiku? Ketika kulihat wajah putri kita, aku melihatmu dalam matanya. Wajahnya mengingatkan aku akan sosok yang kucinta selama ini, tangisnya membuat ku teringat akan tangis manjamu dan nakalmu padaku ketika sedang menggodaku. Sungguh kejam, Tuhan mengambilmu dariku. Dia hanya meminjamkan mu padaku 3 tahun saja sayang. Sungguh, aku tak mampu menatap anak kita lagi sekarang. Aku selalu berdoa, agar Tuhan menjauhkan api neraka dan siksa darimu. Semoga kau bahagia dan tenang!".


Isi hati Ibu Ulan,


" Sayang ku, secepat itu kau meninggalkan kami sayang. Apakah hidupmu menderita? Apakah kamu tak bahagia selama ini? Aku mungkin salah karena menikahkan mu secara paksa kepada om Jojo. Salahku karena membiarkanmu menikah usia muda karena penyakitku? Salahku karena aku tak mampu melindungimu? Apakah aku pantas menjadi ibumu? 22thn.... Hannya itu waktu yang diberikan Tuhan kepadaku menjagamu. Itulah isi perjanjian antara kamu dengan allah, apakah sesingkat itu saja sayang? Semoga kau tenang dan Allah akan menjagamu!".


♥️💛🖤💜🖤💛💚❤️💝♥️💙💚💔💛


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!

__ADS_1


Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,


💞Selamat membaca ya..🤗🤗🤗


__ADS_2