Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Om Marah


__ADS_3

Jojo dan Bibi masih didapur entah berbuat apa, aku langsung kekamar ganti baju dan siap-siap mau jalan keluar.


" Bik... Usahakan dia meminum susu ini pagi dan malam apapun caranya, dan ketika dia minta jus tolong masukkan obat ini ya, tolong jangan lupa ya Bik...!?".


Pinta Jojo pada Bibi dengan halus dan lembut.


" Oh iya Tuan, semoga berhasil cepat dapat momongan ya. Bibi doakan tahun depan sudah dapat satu momongan...!".


Kata Bibi menerima perintah dan akan melaksanakannya.


" Teeimakasih ya Bik. Tolong jaga dia juga kalau aku tertidur atau diluar...!".


Kata Jojo berterima kasih pada Bibi.


Bibi menganggukkan kepala dan tersenyum saja melihat si Jojo itu.


Kuberjalan mencari si Pembuat Janji tadi padaku, untuk menagih jalan. Kami hanya keluar berdua naik mobil yang digarasi dan kutanya dia.


" Mesum... ini mobil siapa? Kok bisa ada sih?" Kataku bingung.


" Heii...? Kamu masih kecil tapi mau tahu saja urusan orang tua. Yang penting kan kita bisa jalan keluar dengan nyaman...!".


Kata Jojo bangga dan sombong.


" Genit... Aku boleh tak beli baju Bali buat keluarga ku dan teman kampus ku. Ya hitung-hitun aku pamer sudah pernah kesini loh, pasti temanku semua pada iri dan kesal. Boleh ya...? Soalnya Aya dan Nem minta kain songket Bali. Boleh ya?? Please?".


Pintaku padanya dengan nada yang super manja.


Ha..... Haa.....aaa! Itulah perempuan, kalau ada maunya pasti baik dan sok polos. Aslinya lebih kejam seperti Singa yang lapar...! πŸ˜†.


" Iya boleh. Tapi kamu tak boleh jauh dariku. Nanti kamu hilang dan tak bisa pulang lagi!".


Katanya sambil mengedipkan mata ke arahku dengan sok keren lah.


' Wow? Sok manis dia? Tapi tak apa, yang penting belanja puas aku....!'.


Gumamku dalam hati,


Tiba-tiba saja HP ku bunyi, tapi kuhiraukan saja isi pesannya. Jojo hanya melirikku saja.


Oh my God...!!? Manisnya si Jojo pada saat ini. Wajah tampan dan rambut yang selalu tertata rapi itulah daya pikat si Jojo ini. Masalah badan tak usah sangsi lagi, macho dan Cool banget loh, enaklah dipandang.


Sampai di Krisna... Aku terpaku dan agak kaget juga karena banyak patung dimana-mana yang menurutku seram sih, dan berhasil membuatku terkejut hati dan jiwa. Ternyata si Jojo memperhatikan ku dan langsung tanpa pikir panjang meraih tanganku alias menggandengku.


" Jangan takut, cuma patung saja kok sayang. Selain denganku ternyata kamu takut juga sama patung....! Lebih menyeramkan mana, aku atau patung itu?".


Tanya nya dengan ku sambil menunjuk patung yang paling seram disana.


Aku kaget juga...!!! 😭😭😭


" Sama saja dasar genit. Malahan kamu terkadang lebih menyeramkan lagi bagiku...!".


Kataku sambil menutup mata dengan kuat.


Tubuhku agak gemetaran melihat patung-patung itu ada dimana-mana setiap sudut. Maklum bagiku sangat.... Sangat menyeramkan lah. Tak terkatakan lagi.


Si Jojo hanya tersenyum saja melihatku. Kami berjalan menyusuri tempat baju batik, si Jojo asik memilih baju yang sesuai harapannya, ya aku juga tak mau kalah.


Seorang bule setengah baya, lebih tua sedikit dari Jojo menabrakku hingga aku jatuh terduduk dilantai.


" Aauw.....! Aduh sakit....!!".


Kataku karena sakit sekali...

__ADS_1


" Sorry Mis...!!".


Kata Bule itu meminta maaf seketika.


Aku paham sih apa artinya, cuma aku hanya melongo saja karena kaget. Serasa Roh ku terbang melayang entah kemana.


Jojo menolongku dan agak panik.


" Baby... Are you ok? Tell me...! Hem...?".


Kata Jojo dengan lancarnya berbahasa Inggris menunjukkan seberapa tinggi Status Sosialnya. Maklum dia jago, lidahnya Pasih.


" Hah? Jangan sok kayak bule. Makan saja masih pakai ubi, Hello suamiku yang genit?".


Kataku meledeknya seketika itu.


Jojo hanya tersenyum dan main mata padaku, aku sih cuek saja melihatnya.


" Sorry mister you dropped my wife ...?".


Kata Jojo kepada Bule itu.


" Oh, yes? sorry then I apologize, your wife is beautiful and charming ...!".


Kata Bule itu lagi.


" No problem! Oh yes thank you sir...!".


Kata Jojo lagi sambil berjabat tangan kepada Bule itu sekedar beramah-tamah pada Bule itu. Nah...? Disitulah wujud nyata kearifan lokal kita, ramah tamah yang baik.


Bule itu pergi dan kami lanjut memilih.


" Hei, dia bilang apa sih?".


Tanyaku pada Jojo hanya bengong.


Jojo membeli banyak kain dan kain santai. Dia juga memilihkan aku beberapa baju batik yang sexy lah, katanya aku pasti cocok pakai baju yang sexy karena aku imut. Aku hanya membeli pita rambut dan baju kaos yang banyak buat oleh-oleh untuk keluarga. Kami pun pulang membawa barang belanjaan yanh banyak alias penuh satu mobil.


Jam 11 malam kami sudah sampai dirumah, Bibi menyambutku dan memberikan susu hangat. Kuhabiskan dan langsung kekamar untuk ganti baju. Selesai mandi kulihat Jojo duduk disofa dengan piyama, akupun menggunakan piyama yang sama dengannya.


HP ku berbunyi lagi dan kali ini aku mendapatkan 2 Pesan Wa,


Ting...!!!πŸ’¬


Tong....?? πŸ“²


Jojo mengambil HP ku dan membaca isinya yang ternyata dari Haidir mantan pacar terindahku dulu dikampus.


Hati suamiku itu, terbakar api cemburu dan marah dengan isinya pesan itu.


Jojo selesai mandi duluan dan aku belakangan siap mandi disitulah dia membaca isi pesan tadi.


" Sini duduk sayang...? Aku ingin memelukmu? Ayolah...!".


Pintanya dengan lembut, tanpa curiga aku duduk saja dengan santai.


" Tak mau...! Aku mau tidur saja!".


Kataku dengan singkat menghindari tidak terjadi Olahraga malam.


" Minum jus dulu baru tidur, minumlah dikit!".


Pintanya dengan manis, Lalu aku nurut saja.

__ADS_1


Aku sih tak curiga dengan jus jeruk yang diberikan kamu, ya ku minum saja 2 teguk dan langsung berbaring di tempat tidur.


Baru 5 menit aku berbaring, tubuhku tiba-tiba saja terasa panas dan aku jadi gelisah entah kenapa. Aku duduk dan mencari air minum yang biasa diletakkan Jojo didekat ku. Ku minum air putih hingga habis dan aku masih saja kepanasan dan gelisah, kulirik Jojo yang hanya diam memandangku dengan senyuman licik.


Aku merasakan agak pusing dan jantungku berdebar ketika melihatnya. Kupandangi tubuhku dikaca, wajahku memerah dan keringatku mengalir.


" Kok aku terasa panas, kepalaku pusing loh...? Aduh panasnya....!".


Kataku sambil merengek seperti bayi


" Masih tahan sayangg?".


Katanya dengan gaya duduk santai Bak Raja.


Aku membuka piyama ku, tertinggal hanya pakaian dalam saja dan menghampiri Jojo.


" Kenapa aku pusing ya setelah minum jus itu, Kamu taruh apa sih? Hah? Hah? Hah...?".


Aku seperti sesak nafas


" Aku akan membantumu sayang ku??! Tapi harus jujur padaku!!".


Katanya senyum sambil menyeringai.


"Apa sih ...? Hah....hah? Hah?".


Kataku dengan agak marah.


" Kamu mencintaiku?".


Katanya bertanya lagi.


" Aku sudah berusaha untuk membuka hatiku, dan sekarang aku mulai mencintaimu? Hah....ha.....ha....hah?".


Kataku dengan gugup dan jantungku seperti mau lepas saja.


" Aku akan memberikanmu obatnya sayang?". Sambil membelaiku dia menatapku lembut.


Ternyata setelah membaca pesan di HP, Jojo langsung minum obat Kuat.


' Rasakan setelah ini anak nakal, aku akan membuat mu menyesal karena sudah tidak jujur padaku. Jangan harap kamu bisa bangun dari tempat tidur setelah ini, siapa suruh kamu membuatku cemburu besar. Aku tidak ingin siapapun mencintaimu selain aku suamimu, rasakan karena kamu tak mau jujur padakuku. Jangan salahkan aku kalau besok pagi kamu tak bisa bangun...! Kita lihat saja apakah kamu mau jujur, sayang?'.


Gumamnya sambil geram padaku.


"Tolonglah, berikan aku obatnya...!".


Kataku dengan lemas dan so Pasti gelisah tingkat Dewa.


Jojo mulai menciumiku dari ujung kaki sampai ujung rambut, tak luput satupun darinya. Hampir semua tubuhku dilahapnya dan meninggalkan bekas, akhirnya Kami olahraga.


Poke-poke selama sejam penuh tanpa iklan jeda. Tapi mungkin obat yang diberikan Jojo lebih kuat dari semangatku,


"Sial. Bocah kecil aku sudah kehabisan tenaga... Kenapa kamu masih bisa bangun? Oh sayang...? Kamu punya selera yang tinggi juga. Aku suka gayamu sayang...!".


Om mulai untuk melakukan pemanasan lagi.


Aku masih sanggup untuk bangkit dan mulai meraba si Jojo...! Oh tidak, efek obatnya sangat membuatku tersiksa.


β™₯οΈπŸ’›πŸ–€πŸ’œπŸ–€πŸ’›πŸ’šβ€οΈπŸ’β™₯οΈπŸ’™πŸ’šπŸ’”πŸ’›


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!

__ADS_1


Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,


πŸ’žSelamat membaca ya..πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2