
Ronde 3
Play .....!!!
' Sial... Sial... Sial, bocah kecilku sangat menikmatinya, akhirnya dia mengerti juga sekarang arti sebuah kenikmatan. Aku bisa gila jika tiap kali olahraga seperti ini, tak kusangka bocah nakal ku lebih liar dan ganas dariku. Wajar saja umurnya masih 20 tahun, seleranya masih diatas angin pula. Inilah yang kutunggu-tunggu selama 40 tahun dalam hidupku...!'.
Gumam jojo dalam hati sambil merasakan bahagia melihatku menjadi semakin dewasa.
Hampir 40 menit kami Olahraga naik-turun... jungkir-balik... goyang kiri-goyang kanan dengan Jojo yang berusaha keras akhirnya tiba puncaknya diatas pohon kelapa.
' Akhirnya siap juga, hampir saja pinggangku patah. Usiaku tidak muda lagi loh sayang, hampir saja aku tak bisa mengimbangimu. Sumpah kamu nakal dan liar banget sayang?'.
Gumamnya dalam hati
" Kenapa menatapku seperti itu, hah?".
Tanyaku padanya sambil mengikat rambutku yang berantakan.
" Tak ada, makasih ya. Aku puas sayang!?".
Katanya berterimakasih padaku.
" Iya aku juga, makasih ya....!".
Aku beranjak dari kasur dan membersihkan diriku kemudian ganti baju piyama yang nyaman sekali.
Lalu kulihat dia masih terlentang Fly dikasur.
" Sayang, bersihkan dirimu itu. Bajunya sudah kutaruh didekat pintu kamar mandi...!!".
Kataku padanya sambil mencubit lengannya.
" Ah kamu masih sanggup berdiri ya? Staminamu boleh juga sayang??!".
Kata Jojo sambil menutup mata seakan tak berdaya.
Aku menggodanya lagi dengan sangat manja. Tapi dia menolak ku dengan alasan lelah.
' Huh? Rasain makanya jangan genit, diajak lagi kan tidak kuat. Dasar suami cuma omongan saja yang besar, gayanya 10 ronde. 3 ronde sudah keok dan kapok. Biarin kukasih pelajaran padanya malam ini... Biar tidak genit lagi diluar. Sumpah aku puas....! Aku senang!'.
Gumamku dalam hati kecil.
Setengah jam istirahat akhirnya Jojo membersihkan diri dan kembali kekasur. Kuganti spraynya dengan yang baru, dan itu sangat nyaman dan wangi sekali. Kurebahkan tubuhku dan Jojo datang mendekatiku dan mulai bercerita aneh.
" Sayang... Ini mau masuk bulan ketiga kan sayang? Kalau ada waktu USG yuk...?".
Kata Jojo menawari ku untuk periksa.
" Iya boleh tentukan saja kapan waktunya. Aku tidak keberatan kok...!".
Kataku dengan santai dan membelai kepalanya yang ada di pangkuanku.
" Aku bahagia sekali menikah dengan mu, kamu bagaimana? Bahagiakan....?".
Katanya memujiku lagi sambil bertanya.
Mata kami saling memandang satu sama lain dan saling tersenyum hangat.
" I love you....!!".
Ujar kami berdua secara bersamaan.
" Iya sama sayang... Kapan acara syukuran nya diadakan sih sayang?".
__ADS_1
Tanyaku padanya dengan lembut.
" Kapan kamu mau? Atur saja lah? Tapi kalau kamu suka Sabtu ini juga bisa, Pak Jamal yang sudah mengatur segalanya ...!".
Katanya menjelaskan padaku.
" Sabtu ini saja sayang. Bagaimana?".
Tanyaku.
"Hm....mm!!! Boleh lah, terserah kamu saja!".
Katanya padaku.
Jojo tidur dipangkuanku dan aku tidur dengan lelapnya. Hingga menjelang subuh Jojo masih saja tertidur lelap. Pagi hari berjalan seperti biasa saja, tak ada yang istimewa. Jojo pergi kerumah sakit RSU Royal Prima pada jam 7 pagi.
" Nanti siang aku akan antarkan bekal makan siang kerumah sakit sayang. Hati-hati kalau menyetir ya sayang, I love you....!".
Kataku padanya.
" Love you too!!!".
Jawab Jojo sambil melambaikan tangan.
Aku kembali kedapur dan meminta Bibi membuatkan makan siang buat Jojo dan aku sendiri yang mengantarkan nya. Masih pukul 10 pagi tapi aku sudah selesai menyiapkan makan siang nya.
Sementara itu diRumah sakit ada seorang wanita diruangan suamiku.
" Kumohon pulanglah. Kita sudah berakhir Tina...!? Aku sudah menikah. Sebentar lagi anakku akan lahir...!!".
Kata Jojo kepada Tina dengan nada lembut sambil memohon.
" Kamu curang Jo... Kamu janji akan menikahi ku bukan? Mana janjimu?".
" Itu sudah berlalu, kamu juga tak ada kabarnya. Kukira kamu sudah pergi meninggalkan aku selama ini...! Sudahlah ku mohon Tina, pergilah...!!".
Kata Jojo memohon kembali sambil menatap Tina dengan rasa iba. Bagaimanapun mereka pernah menjalin tali kasih sayang, setidaknya, ada rasa sayang. Sedikitnya ada rasa cinta.
" Aku rela dimadu...bAsalkan itu kamu Jo. Kumohon jangan tinggal kan aku lagi, aku tak bisa hidup tanpa mu sayang...!".
Kata Tina meneteskan air mata dengan pasrah dan memegangi tangan Jojo.
" Aku sudah menikah. Aku mencintai istriku, dia lucu dan imut. Aku tidak ingin apapun lagi sekarang, banyak pria baik diluar sana yang akan menerima mu. Kumohon pergilah Tina...! Aku sudah berkeluarga...! Carilah yang lain! Pergilah sana, kumohon....!!!".
Kata Jojo memohon lagi.
" Tidak Jojo...! Aku akan minta ijin istrimu untuk menikahi ku. Aku siap meski serumah denganya, dan berbagi suami dengan dia...! Kumohon berikan aku satu kesempatan...!".
Kata Tina tanpa berpikir panjang.
Mana ada wanita yang mau di Madu? Hanya wanita bodoh saja itu.
" Kau gila. Kau pantas berobat ke rumah sakit jiwa saja. Kau sudah gila...!".
Kata Jojo kemudian dengan marah.
Yang dan Zack masuk tanpa ijin, membuat mereka terkejut karena Jojo dipeluk oleh wanita cantik dan sexy itu.
" Woi rumah sakit ini, jangan ribut!".
Kata Zack dengan sangat marah, sebenarnya Zack tahu apa yang terjadi.
" Hei wanita bodoh, Jojo tidak akan tergoda dengan mu. Baby sugarnya lebih baik dan manis dari kamu. Pergilah dan lupakanlah!".
__ADS_1
Kata Yang dengan marah dan benci.
" Percuma kau merayunya sampai mati, dia tak akan mau gituan...!! He..... he.....eee?".
Kata Zack sambil tertawa.
" Pergilah Tina... Jangan pernah muncul dihadapanku lagi. Paham!".
Kata Jojo dengan nada marah sekali.
" Aku mencintaimu Jojo, aku rela dimadu. Kumohon jangan tinggalkan aku seperti ini. Tolong Jojo! Jangan begini padaku...?!".
Kata Tina sambil menangis tersedu-sedu.
Tina memeluk Jojo dengan eratnya, dan mencium bibir Jojo. Kemudian aku masuk karena pintu tidak ditutup rapat. Alangkah terkejutnya aku melihat pemandangan itu. Aku langsung masuk dan mengejutkan Jojo dan lainnya.
Aku meletakkan bekal makan siangnya dimeja kerjanya dengan tertunduk saja.
" Tuan ini makan siang yang anda pesan tadi pagi. Selamat menikmati...!".
Kataku pelan dengan menatap mereka semua satu-persatu.
' Ah sayang...? Maafkan aku. Apa yang harus aku katakan sekarang. Kamu melihat semuanya, Astagfirullah....! Bantulah aku. Maafkan aku sayang....!'.
Gumam Jojo dalam hati sambil menatap pilu kearahku.
" Ayolah sayanh ku... aaku rela dimadu!".
Kata Tina lagi sambil tersedu-sedu.
Aku terpaku mendengarkan ucapan gadis itu dan duniaku hancur seketika.
' Hah? Yang benar saja? Apa wanita itu sudah gila? Siapa dia? Apakah dia mantan Jojo? Oh Tuhan, aku tak mampu menerimanya!'.
Gumamku dalam hati.
" Hei perempuan murahan...!? Jaga bicaramu. Kesabaranku ada batasnya!!".
Kata Zack dengan marahnya.
" Hei perempuan pengantar makanan, masih disitu saja menguping ya? Ini tip buatmu...!".
Kata Tina sambil melemparkan uang 50 ribu kewajahku dengan kasar.
Kutahan saja dan ku ambil uang itu.
" Aku tidak akan menyerah, jika aku tidak bisa memiliki mu maka wanita itu juga tidak bisa memiliki dirimu. Hanya aku saja yang pantas memilikimu. Akan kuhancurkan hidupmu Jojo. Lihat saja! Kau tak akan bahagia...!"
Kata Tina mengancam Jojo.
" Jaga lidahmu, pergi dari sini...! Kau sakit jiwa. Pergi....!!".
Kata Yang kemudian emosi dan membentak Tina dengan tidak sopan.
Aku berjalan keluar dengan kencang dan meninggalkan rumah sakit untuk kembali kerumah Ibuku. Tempat yang paling aman bagiku dan yang akan selalu menerima aku kapanpun itu. Kusuruh Pak Jamal kembali kerumah saja dan aku akan pulang besok.
Sepanjang jalan air mataku jatuh berderai...! Pak Jamal juga melihatku tapi tak berani bertanya padaku ada apa. Apa yang terjadi? Beliau hanya menatapku dan melirikku sesekali saja. Bagaimana hatiku sekarang? Hanya Tuhan yang tahu.
β₯οΈππ€ππ€ππβ€οΈπβ₯οΈππππ
Jangan lupa like dan komen ya kak
Karena komen itu penting dan Gratis....!!!! Jangan lupa untuk vote ya kak...!! πmohon dukungannya kak,
__ADS_1
πSelamat membaca ya kak....!!! ππ