Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
The End


__ADS_3

Abiasih ingat, saat melahirkan puterinya Starla , semua nya lancar, tidak selama melahirkan Nathan. Pertumbuhan Starla baik, dan dia sangat ceriwis seperti Nathan. Lebih bijak, lebih berani dan lebih mau tahu apapun.


Abigail tersenyum melihat setiap hari, Smith menyisir rambut anaknya.


Smith dan Abi super sibuk, di tolong Dion, sang mami , tante tomboy, dan papi Smith.


Tentu saja kedua anak Abi jadi rebutan mereka urus.Namun Starla paling sayang sama Opa buyutnya, yaitu sang kakek. Kakek yang nyisirin rambutnya, kakek yang pakaikan tas.


Kakek keingat Abigail sewaktu kecil, Opa dan tante tomboy yang merawatnya.


Starla sangat suka sang opa buyut bercerita. Starla sangat suka dengan pakaian sang mami.Pernah nangis mau pakai jubah sang mami, dan jubah itu di pakai seharian ,terseret seperti dres pernikahan.Akhirnya sang oma menjaitkan jas dokter buat cucu perempuannya.


Tentu saja jaitnya bukan 1 jas. Ada 6 jas, soalnya sesari pagi memakai jas dokternya, memakai tas nya dan memakai kotak obat P3K di rumah. Semua pasiennya petugas penjaga, lain lagi opa buyut, opa ,bunda ( tante tomboy), opa dan sang oma.


Mereka akan berjejer menjadi pasien Starla.


Dan kasirnya adalah Nathan.


Pagi itu seperti biasa , Nathan sudah bersekolah, Starla selalu naik ke mobil, sang papi selalu mendudukkannya di depan Stor, mobil posisi tidak menyala.Starla memainkan stor ke kiri dan ke kanan.



Rambut Starla lebih pirang dari rambut Nathan.Walau wajah mereka sangat mirip, namun dalam 2 persi yang berbeda.


" Papi...., aku boye ikut ".


" Mau kemana nak ?".


" Mau keja...a...a...".


" Hm....kecil kecil udah kerja. Kerja dimana bu ?".

__ADS_1


" Butan ibu, ini Starla pi....".


" Hmmm...baiklah...,mau kerja dimana Starla ?".


" Rumah sakit tempat mami bekelja."


" Hmmm...., Starla dokter ?".


" Tentu aja."


" Starla dokter apa ?".


" Doktel anak, kayak tante Clara."


Smith tertawa.


" Baiklah, papi akan bekerja ,buat biaya sekolah Starla."


" Mami cepeeeet...,stala terlambat kelja nihhhh."


Semua tertawa dengan omelan Starla.


" Abang juga."


Nathan bergegas memasuki mobil.


" Proncess Staa hari ini ikut ?, mau bekerja ,jas dokter nya mana ?".


" Upsss...lupa bang...,hehehehehe.Bentar ,om dion aja Starla suyu ambil."


Starla pun memangil om Dion nya.

__ADS_1


" Oommmm...Oooom Dion, bantuan dedek ambil jas doktel donggg...,cepetan ya ommmm, Starla mintabtoyong banget."


Starla melipat tangannya di bagian dadanya memohon.


Dion dan lainnya tertawa.


Dion bergegas memasuki rumah mencari jas, dan tas Starla praktek di rumah.


" Jadi hari ini, opa buyut gak di periksa Star ?", tanya sang opa Buyut.


" Hali ini meeting. Jadi adek ke lumah sakit duyu ya kek, kakek uyut dak boleh nangis, nanti bu doktel akan datang nyuntik."


Abi pun tertawa sambil menahan rasa sakit perutnya.


" Adek kasi obat kan sama oma,opa ,bunda ,kakek uyut ?", tanya Starla.


" Tentu dong mamiiii..., mami gimana sihhhhh."


Smua kembali tertawa.


Di dalam mobil, Nathan sibuk dengan ketikan laptop maianan kecilnya ,Starla sibuk dengan memakai jas dokter kecilnya.Juga sibuk memakai sepatu tumitnya. Dia selalu meniru gaya maminya.Rambutnya Abigail ikat, sehingga terlihat anggun ,layaknya dokter kecil.


Kehadiran anak ke 2 nya ,rumah semakin ramai, orang besar semakin bingung dengan 2 pertanyaan anak anak Starla dan smith.


Starla memasuki mobil, sedangkan pengawal mengendarai mobil.


Starla melambaikan tangannya pada semua pasien nya di rumah.


Abi dan smith sangat bahagia dengan kedua anaknya.


The End

__ADS_1


__ADS_2