
Jika bagi sebagian orang membaca itu sangat membosankan, tidak berlaku bagi Abi, jika orang lain membaca membosankan, dan ketika membaca mau tertidur,tidak dengan Abi.
Abi kalau membaca maka akan bisa begadang, soalnya rasa penasarannya .
Abi mengerutkan dahinya ketika penumpang di sampingnyaama kelamaan miring karena tertidur.
Abi segera menolak badannya ke samping ,agar sang penumpang tidak tidur di bahunya.
Penumpang itu cukup tinggi, dan tidur seperti mayat hidup, nyenyaknya ampun, untung gak ngorok, dan ileran ,hehehe.
Botol minum Abi terjatuh ke lantai, akhirnya Abi melepaskan savety belt nya, ketika berdiri, Abi menginjak kaki penumpang samping yang sedang tidur.Terang saja jeritan kesakitan Abi dengar dan satu pesawat mendengarkan jeritan itu.
Tentu saja semua mata mengarah ke Abi, dan awak kabin pramugari dan seorang pramugara langsung menuju kursi Abi.
" Ma...maaaf tuan, saya ceroboh, gak sengaja, apa ada yang terluka ,biar saya periksa."
Tidak ada suara dari orang tersebut.
Abi pun semakin bingung.
" Tuan, apa ada masalah, apa anda sakit atau terluka ?".
Sosok itu diam saja.
Abi semakin bingung.
" Sa..saya tidak sengaja menginjak kaki tuan ini, saya bertanggung jawab, saya periksa kaki nya juga gak masalah, saya akan biayai perobatannya, "ujar Abi gugup.
" Sepatu anda di buka tuan," ujar Abi.
Abi terkejut saat kedua mata pria di depannya menatapnya. Abi tidak sanggup berkata kata.
" Smith....,ka...kamuuuu....".
" Maaf...," ujar Abi menunduk.
" Millioner, naik pesawat eko, low profile bangetπ, please jangan sampai kena masalah hukum, baik baikin aja Bi, sempat di lapor , bakalan panjang episode nya," Abi berkata dalam hatinya.
__ADS_1
" Smith, sa...saya buka sepatu ka..kamu yah..,saya cek, saya kan dokter."
" Biar saya aja, " ujar Smith dengan kata kata singkatnya.
" Kamu tanggung jawab Bi, " ujar nya , dan sekitar mereka duduk mendengar perkataan Smith.
" Yang benar aja, tuh kan gak ada lecet, gak ada berdarah."
" Sakittt, " ujar Smith.
" Trus maunya gimana tuan, " ujar sang pramugari.
Abi menahan kekesalannya.
" Nih orang cari mati, cari ribut, andai di darat ,gue bakalan perhitungan, ngasah samurai, ngasah golok pembunuh naga sekalian. "Abi merengut dengan tatapan gak suka.
Abi menatap Dion di samping Smith.
" Urusan bos kamu, mau nuntut atau apapun, saya terima ," ujar Abi.
Abi melihat sang pramugari.
" Tidak, " ujar Smith.
Abi mengepal tangannya.
" Kamu memancing kesabaran saya, ujar Abi menatap tajam .
" Kamu sudah salah, malah ngamuk," ujar Smith.
Abi langsung mengambil tas nya.
Namun langkahnya di cegah Smith.
" Duduk manis, saya gak akan persoalkan."
" Masih lama perjalanan, please jangan mempersulit saya, " ujar Abi kembali.
__ADS_1
Smith menghela nafasnya.
" Dion, kamu di belakang duduk, " ujar Smith.
" Baik tuan, " Dion langsung duduk di belakang.
Mau tidak mau Abi menahan kekesalannya. Pesawat full, hanya ada 1 kursi penumpang tersisa.
Abi duduk kembali, memakai topi hoodie biru nya, menutup matanya, belajar bersabar.
" Mau minum Bi?".
Abi gak merespon, pura pura gak debgar karena mendengarkan musik.
" Ko kebalik sih Bi, kamu yang injdak kaki saya ,kamu yang marah."
Abi hanya diam, gak pedulian.
" Bi...., mau makan apa? atau mau ngemil apa ?".
" Aku puasa, jangan ganggu, kamu duduk di tempat Dion aja, biar tempat duduk bagian tengah ,jadi tembok Cina, biar gak ke injak lagi kaki kamu " ujar Abi .
" Aku mau dekat sama kamu Bi."
" Kamu reseh, gak jelas, agak lain, ke injak sampai semua mata lihat aku, kamu juga lebayyyy, " ujar Abi dengan kesal.
Smith tersenyum.
" Beneran sakit Bi."
Abi kembali pasang aksi budeg
ππ€£π ππ₯΄
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment