
Ternyata kuasa hukum dan bagian marketing apartemen menyerahkan surat kepemilikan buat di tanda tangan. Abi sempat syok melihat nominal apartemen ini, emanglah. Ada harga. Ada rupa.Mehonggg.
Abi membaca detail setiap pasal, isi dari nota pembelian.
Sweeming pool nya di rooftop, bagus banget. Mimpi punya apartemen gini.
Sesudah bagaian marketing dan kuasa hukum Smith pergi, Abi melihat setiap ruang. Dan Abi mendaratkan tunuhnya di sebuah sofa.
Dan Smith langsung mendekap Abi.
Ciuman itu perlahan, menyusuri setiap jengkal, tubuh Abi.
Abi baru pertama merasakan se intim ini pada seseorang, ada rasa gugup dalam dirinya.
" Bukan kamu aja yang gugup yaaang, mas juga grogi, deg degan.Kita belajar buat anak, kan mau punya anak banyak."
Abi tertawa terkekeh.
Smith perlahan menyusuri setiap jengkal tubuhnya ,begitu mendamba ,dan begitu menahan setelah menikah.
Keringat bercampur kenikmatan ,perlahan mereka nikmati, saat tubuh itu polos, dan Smith menggendong sambil menyiumi Abi.
Dia membawa Abi menyusuri setiap anak tangga ,dan disana ,di sebuah jok, disanalah abi di baringkan.
" Kamar ini wangi mawar mas ".
" Ya yaaang. Mas sudah suruh petugas pembersih membuat kamar ini bunga, bunga nya mas pesan di gloris depan rumah sakit, dan mereka merangkainya."
__ADS_1
" Tempat tidur berhiaskan love mawah, ahhh...mas, aku belum foto lohh, udah mas tidurkan aku disini, padahal pengen foto."
Smith tertawa.
" Udah ,next kita pesan lagi, dan kamu fotoin yaaang".
" Ini kali pertama kita loh mas. Sejarah."
Abi dan Smith terkikik tertawa.
" Mas akan minta ke toko florist yaaang, mereka biasa selalu buat dokumentasi."
Abi mengangguk.
Penyatuan itu perlahan, di tengah xuaca dingin, perlahan dan pasti Smith melakukan hak nya pada Abi. Penyatuan itu begitu indah, dikala dilakukan dalam kehalalan , dan sungguh di kenang se umur hidup.
Rintihan kesakitan pun Abi rasakan, berpacu dengan nikmat yang tiada dua buat di lepaskan. Sampai pelepasan mereka capai , dan saling menatap.
" Segelnya sudah mas buka, dan Abi harap, tidak ada segel lain dan nyoba nyoba rasa lain di luar mas, mau bosan , mau jenuh, bertahan pada pilihan itu harga mati mas."
" Ya yaaaang.Semoga di setiap langkah kita Tuhan selalu sertai ".
" Bagi mas ini pertama ,dan bagimu juga.Tidak munafik ,sebagaj manusia,kita sulit mengendalikan nafsu kedagingan, namun selama ini kita sudah bisa menjaganya buat pasangan hidup, dan akan banyak jalan ber kerikil, jalan penuh ranjau, godaan pasti akan selalu ada , doakan mas yaaang, mas juga doain kamu, kita menjadi pasangan yang saling dalam segala hal, bukan hanya sekedar omongan".
Abi pun mengangguk.
" Kita bersih bersih ya yaaang, dan istirahatlah, apa lapar ?".
__ADS_1
Abi mengangguk.
Semith memberi ruang bagi Abi buat membersihkan dirinya. Sedangkan Smith membersihkan sisa percintaan mereka.
Smith membersihkan tempat tidur,membuka sprei, dan mencucinya ,menyapu tumpukan kelopak mawar.Sungguh sebenarnya buat mawar beginian, merepotkan ketika membersihkannya, namun wanita juga sangat suka di ouja ,di istimewakan dan di manjakan. Biarlah bersusah payah menyapu, yang penting isteri sangat bahagia🤭🤭🤭🤭.
Abi tersenyum melihat Smith kesulitan membersihķan kelopak mawar,walau perih yang dia rasakan, sebanding dengan rasa lucu terkikik melihat kesibukan tuan pembersih.
" Mau romantisan rempong juga, " ujar Abi memeluk tubuh Smith yang membungkuk memungut kelopak mawar.
" Sudah selesai yaaang, makanan sudah ada di meja makan, berpakaian lah yaaang, tuh piyama kebesaranmu udah mas siapkan.
" Kekeh babget dah nyusun strategi belah duren ya pak bos, sampai ambil piyama kebesaran buat di mobil," ujar Abi.
Smith pun kembali ngakak tertawa.
" Dan belah durennya sukses kan Bi."
" Bolehlah, walau kita belum mahir dengan akrobatik, kelak kita bisa jadi pasukan chiliders mas."
" Betul..betu...betul...," ujar Smith meniru gaya upin dan ipin.
🥰😍🥰😍🥰😍🥰
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment