
" Kalau udah ngenal, jatuh amper ku kan Smith, " ujar Abi menaik turunkan alisnya.
" Jatuh cinta atau apaan Bi ?".
" Entah jatuh apapun lah, " ujar Abi menahan tawa ,melihat kebingungan Smith. Nih bule ,wajib di ajari bahasa gaul, biar gak bego, dalam hati Abi.
" Bosann...," ujar Abi.
" Aku gak bosan Bi, karena ada kamu."
" Rayuan pulau kelapa beraksi kah ?".
" Tulus...," tatap Smith
" Tulus atau modus beda tipis bro."
Smith tersenyum.
" Kelupaan ,aku ada kuaci Smith, kita parohan."
" Parohan maksudnya Bi ?".
" Bagi 2 ,gitu lohhh, kamu seperti hidup di jaman purba aja dehhh, parohan pun gak ngertos."
" Tapi dimaklumi, namanya kamu juga kan blasteran."
" Mau ?..., " Abi menyodorkan kuaci pada Smith.
Smith pun memakan nya sama hal nya dengan Abi.
" Dari mana tahu nya juragan makan kuaci ?".
" Kalau lagi bosan, aku juga suka ngemil Bi, ngemil kacang, ngemil kuaci, tetapi tidak buat ngemil permen, aku gak suka."
" Sama, aku gak suka permen, tetapi permen karet dan gulali aku suka, beneran, "ujar Abi.
" Gulali apa Bi ?, bola kapas, gula kapas giyuan,yang banyak di jual di pasar malam loh, ada juga di jual di mall banyak bentuk."
" Ohhh aku tahu Bi, aku gak suka gulali."
" Baguslah Smith."
" Bagus kenapa Bi ?".
" Bekurang sainganku ,hahahaha, " ujar Abi.
__ADS_1
Smith tertawa.
" Mie nya tadi enak gak Bi ?".
" Kalau di atas pesawat, enak lah Smith, kalau di darat, mie si akong dan ama lebih khas dan enak kan ?".
Smith mengangguk.
" Aku pasti merindukan mie ama dan akong 1 tahunan," ujar Abi.
" Kulit kuacinya jangan jatuh ya Smith, jangan buang sembarangan, seperti orang nonton ke bioskop, makan kuaci, buang kemana mana, kasihan petugas kebersihannya.Membuat repot."
" Di luar negeri lebih disiplin Bi."
" Apalagi di Jepang dan di Singapura, semua ada peraturan, buang sampah ,di denda."
" Makanya bersih dan kesadaran membuang sampah ada.Eh kita lomba buka kuacai yok, siapa yang menang , boleh minta 3 permintaan, mau gak taruhan nya Smith ?".
" Ayo..siapa takut ," ujar Smith.
" Sekelas CEO, tanding sama dokter, boleh lah, nyari jati diri , " ledek Abi ngakak.
Rambut Abi Terlerai ke bawah., Smith langsung mengikat dan merapikan rambut panjang Abi. Mereka saling bertatapan, begitu dekat.
Jantung Abi pun berdetak kencang, perasaan yang sangat beda dia rasakan , seakan terhipnotis begitu dekat dengan Smith.
" Jadi taruhannya Bi ? ".
" Jadilah, pantang mundur, hajarrrr, " ujar Abi ngakak.
Smith pun tersenyum.
Abi menghitung 20 kuaci masing masing dan aba aba mulai pun di ucapkannya.Tentu saja, naluri Smith tajam, harus menang, hehehehe, 3 permintaan, kapan lagi, kejadian langka.Untung saja dia sering ngemil kuaci.
Smith pun selesai ,hanya selisih 1 kuaci dengan Abi.
" Kamu kalah Bi."
" Masa aku kalah sih sama kamu Smith ?".
" Kuaciku udah ambis, kamu masih 1 lagi."
" Ya udah."
" 3 permintaan ?".
__ADS_1
" Ya udah, mau minta apa , jangan yang berat berat."
" Kan gak ada , syaratnya berat atau ringan."
" Pastinya kan boleh minta 3 permintaan."
" Ya udah, boleh."
" Yes...yes...," ujar Smith.
" Minta apa Smith ?".
" Belum kepikiran, ditabung dulu aja ya Bi, kan dari awal gak ada di bilang, batas penukaran voucher permintaan, " ujar Smith.
" Gini nih bicara sama CEO, intrik dan bahasa ekonominya main kali, " ujar Abi.
" Banyak minum kita Ndien, nanti tenggorokan sakit."
" Udah pengalaman yah Smith ?".
" Hmmm...., iya , pegalaman. Pernah keasikan makan kacang dan kuaci, kurang minum, radang tenggorokan."
" Kalau sekarang, aku gakbtakut sakit, kan kamu ada Bi."
" Ih..ihh...., borju kok gak ada dokter keluarga sih Smith? , biasa orka( orang kaya ) kan ada dokter keluarga."
" Ada sih Bi, hanya yah sepupu dari pihak papi".
" Setidaknya kan ada."
" Hmmmm".
Smith melihat Abi mulai memakai topi jaketnya, udara semakin dingin karena sudah malam, dan Smith melihat ,mata Abi sudah sayur dan mengantuk.
Abi mengambil bantal ke lehernya, mencari posisi nyaman.
Smith dan Abi saling menatap.
🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment