Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Perjumpaan kembali


__ADS_3

Air mata Bapak jatuh juga, mengalir dengan deras dan tiada henti. Seperti air terjun, yang jatuh keatas Bumi.


Aku memberanikan diri untuk masuk menemui Bapak yang menemani Ibu.


Bapak memelukku dengan penuh kehangatan dan kasih sayang.


" Jangan takut sayang...!! Ibumu akan sembuh dan berkumpul bersama kita lagi. Percayalah kepada Allah Dia Maha Pengasih dan Penyayang. Percayalah sayang....!!!?".


Itulah perkataan Bapak yang keluar dari hatinya untuk menenangkan aku.


Meskipun begitu kupandangi wajah Bapak yang sayu dan menetes juga air mata nya. Tapi kelihatannya Bapak mencoba tegar didepanku sambil menggenggam tangan dengan erat sekali.


Tentu saja Bapak harus tegar kalau sampai bapak maka bagaimana aku harus menghadapi adik-adikku yang sedang menunggu diluar rumah. Hatiku begitu hancur dan rapuh melihat Ibuku terbaring lemah. Mengalir juga sungai keujung daun.


Ternyata dari tadi Dokter memerhatikan kami, raut wajahnya sedih dan sayu kala itu. Aku tidak sengaja memandang nya dan meneteskan air mata tidak sengaja, dia hanya tertunduk dan memandang wajah Ibuku.


" Sebenarnya dia saudaraku, kakak sepupuku. Masa Abang tidak mengenaliku...?".


Katanya Dokter dengan sedih.


Bapak ku terkejut dan mencoba mengingat kembali tapi Bapak hanya menggelengkan kepala saja.


" Hah? Yang mana lagi?".


Kata Bapak dengan bingung luar biasa.


" Wajar kalian tidak kenal dengan ku karena aku tidak pernah datang menemui kalian...!!! Maaf ya??!".


Kata Dokter memeluk Bapak dan berbisik.


"Akulah yang akan bertanggung jawab untuk kakak. Abang urus saja anak-anak, percayakan saja masalah ini padaku. Tidak ada yang perlu Abang kuatirkan. Masalah biaya, ini rumah sakit milik ku! Jadi tenang saja, Abang harus tenang sekarang!!".


Dia berkata itu dengan lembut.


Tentu saja aku mendengarnya dengan jelas karena aku tepat disamping Bapak.


"Saudara dari mana? Kok aku tidak tahu???".


Ketus Bapak ku.


"Marga kakak sama dengan margaku. Kami sepupu, Dulu aku sering bersama kakak sewaktu di desa. Setelah gadis kakak merantau dan kawin tidak pulang...!".


Dia penuh percaya diri berkata demikian.


"Jadi kamu sepupu istri saya ya..?".


Kata Bapak penasaran dan mulai menemui titik terang dari masalah ini.


"Tentu Abang, tanya saja nanti pada kakak kalau sudah sadarkan diri. Aku bilang tadi serius loh...!".


Senyumnya sambil memberikan sebuah suntikan ke infus Ibuku.


Setelah 5 menit Ibuku sadar. Kami menangis bahagia sekali. Bapak mencium kening Ibu dan memeluknya erat. Aku berlari keluar ruangan memanggil adik-adikku diluar, mereka berlari masuk dan tersenyum bahagia sambil meneteskan air mata nya.


Brak.....!!! πŸ’’

__ADS_1


Pintu dibuka dengan paksa.


" Aku kira Ibu tidak sayang lagi, aku jahat sering marah dan melawan sama Ibu. Maaf ya Bu. Aku tidak nakal lagi kok...!!!".


Kata Fajar dengan tangisan.


Hiks.....hiks.....hiks.....!!!😭😭😭


Fajar menggenggam erat tangan Ibuku yang pucat dan lemah itu.


Aya dan Nem juga memeluk Ibuku. Sungguh indah senyum Ibuku itu, lembut dan penuh kasih sayang tentunya.


Aku yang melihat, merasakan bahagia. Akhirnya kami bisa melihat senyuman Ibu lagi setelah lama.


" Iya jangan takut. Ibu tidak apa apa lagi sayangku. Jangan menangis nanti Ibu sedih!".


Senyum Ibuku menggoda kami.


Disudut ruangan Dokter pun menghapus air matanya. Ibuku terkejut tak percaya melihat Dokter itu.


"Ben Joshua....Malik? Kaukah itu....Sayang?".


Tanya lembut Ibuku sambil melotot tak percaya akan apa yang dilihatnya saat ini.


"Ya kak. Ini aku Jojo mu yg dulu...! Syukurlah Kakak masih ingat padaku, Haiiiz....!!?".


Katanya dengan lembut dan menghampiri Ibuku yang dikasur.


"Kukira kakak sudah tiada karena tak ada kabar. Tadi aku terkejut tapi setelah kupastikan lagi ternyata itu kakak. 10 tahun lalu aku pernah datang kerumah tapi kalian pindah entah kemana. Kukira kalian hilang ditelan Bumi saat itu juga...!!! Aku merindukanmu kak..!!! Sangat rindu sekali..!!!".


Katanya sembari mengelus pipi Ibuku dengan lembut.


Tapi ya sudahlah.....!!! Bagaimanapun aku dan dia bersaudara juga bukan, secara dia sepupu Ibuku. Aku bersyukur Ibuku sadar kembali dan adik-adikku ceria kembali.


"Aku sudah menyiapkan semua berkas. Ini..!".


Sambil memberikan dokumen kepada Dokter alias Sepupu Ibuku.


"Kau Dokter sekarang? Disini?".


Tanya Ibuku sambil terheran.


Dokter hanya menganggukkan kepala saja dengan senyum lebar nan menawan.


" Tentu, kenapa kaget ya kak?".


Kata nya dengan percaya diri sekali.


"Anak-anak ini sepupu Ibu, ayo salami Om sayang? Yang sopan sayang....!".


Kami menyalami sepupu Ibuku dan terakhir aku yang menyalaminya.


Dia mencium ujung kepalaku dengan lembut, sontak membuat aku kaget dan menghindar dengan sigapnya.


Boooo.....mm.....jeder.........eeee!!!⚑⚑

__ADS_1


Jantungku mau copot saja saat itu, keringatku mengalir terus tak hentinya.


Aku memegangi dadaku erat,


' Aaih....mimpi apa aku tadi malam. Ketemu Dokter ganteng, baik, mapan, putih mulus, bibir merah, badan atlet alias PERFECT SEMPURNA lah pokok nya!!!'.


Gumamku dalam hati ini.


Matanya indah dan silau seperti matahari, wangi badannya mendominasi hangat dan memikat. Itulah gambaran dalam pikiranku.


"Mulai sekarang panggil aku Om saja ya anak-anak ku manis dan lucu. Ayo ikut Om ke kantin kita minum disana biarkan Bapak dan Ibumu berdua saja...!!".


Pintanya pada kami untuk mengikuti nya.


Tapi sebelum itu dia mampir ke Admin mengambil sesuatu dan membawanya bersama kami menuju kantin. Kami hanya mengikutinya saja.


" Kak...! Yang benar saja Ibu punya sepupu yang ganteng sekali Bak artis Korea. Aku masih gak percaya loh kak?".


Bisik Aya padaku dengan pelan.


' Aku mendengarnya loh anak kecil...!'.


Gumamnya dalam hati sambil tersenyum-senyum kecil.


" Kayak Drama Korea saja...! Kayak Sinetron di TV ya kan kak? Tiba-tiba saja Ibu punya sepupu super duber ganteng, Hi...hi.....!!".


Bisik Nem sambil senyum-senyum sendiri seperti anak yang baru menemukan mainan barunya saja.


Fajar hanya bengong tidak paham melihat sikap kami.


' Hah?? Kakak ngomong apa sih?'.


Katanya dalam hati bertanya.


Berbisik-bisik sepanjang jalan, banyak mata mengarah kepada kami. Kami menyadari itu dan jadi gugup, kalo kata Mulan Jameela Makhluk Tuhan Paling Sexy lah. Sangkin sempurna nya lah.


' Dasar anak kecil, menggosip orang ketika orang nya ada didekat mereka. Tapi aku senang sekali melihatnya. Ada sesuatu yang salah padaku... Kupikir sih? Apa ya???'.


Berkata dalam hatinya sendiri sambil senyum-senyum seperti orang gila gitu.


Siapa yang tahan melihat senyum Om kami ini, aku membayangkan nya saja sampai tersipu malu begitu. Parah kali, Aah....hati ini tak mau kompromi sama sekali. Kalo kata orang Batak #mardabu lope AU....!! 😘


Ha.....ha......ha.....aaaa!!! πŸ˜‚


Hancur kali pikiranku!!! πŸ˜‰


Allah menciptakan Langit dan Bumi sesuai kehendaknya, Air...Tanah dan tumbuhan begitu pula. Sungguh Agung Allah yang Maha Besar, contohnya Om sepupu Ibuku ini yang begitu sempurnalah menurutku.


Aih.....aih....!!! celaka deh...?? 🀣🀣🀣


β™₯οΈπŸ’›πŸ–€πŸ’œπŸ–€πŸ’›πŸ’šβ€οΈπŸ’β™₯οΈπŸ’™πŸ’šπŸ’”πŸ’›


Jangan lupa like dan komen ya kak


Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!

__ADS_1


Jangan lupa untuk vote ya kak...!! 😊mohon dukungannya kak,


πŸ’žSelamat membaca ya..πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2