Kisah Cinta Sang Dokter

Kisah Cinta Sang Dokter
Pasangan Di berkati


__ADS_3

Beberapa Bab lagi , novel ini akan selesai. Makasih atas support dari pembaca,doa doanya buat saya, terima kasih juga atas semua masukan yang diberikan pada saya sebagai penulis. Saya sadar masih banyak kekurangan dari karya karya saya, semoga semakin ke depan, saya semakin banyak inovasi, pengetahuan, dll.


♡♡♡♡♡♡♡♡


Abigail tertawa melihat Nathan memetik strawberry ditemani bundanya. Entah kenapa ,sedari kecil ,Nathan memanggil sang tante dengan sebutan Bunda.Kebawa sampai sekarang. Awalnya temannya memanggil mami nya dengan sebutan Bunda ,dia pun langsung aja memanggil sang tante dengan bunda.


Sampai sang tante tertawa mengatakan gak anak , gak cucu semua jadi anak sang tante.


" Bunda ini gedek......".


" Mana nak ?".


" Nihhh....".


Sang tante tersenyum.


" Pipi kamu memerah Nathan karena panas, pakai topinya dengan benar dong ".


Nathan memperbaiki topinya.


" Sttttt...., itu suara apa Bunda ?".


Sang tante tertawa.


" Itu suara burung nak, cicit...cicit....".


Nathan mengangguk angguk.


" Ini apa Tan ?," tanya Nathan mengambil se ekor ulat lumayan besar, dengan polosnya Nathan bertanya.


Sang tante terkejut dan menjauh. Nathan malah tertawa terbahak bahak.

__ADS_1


" Caterpillar bundaa......".


Abi terkikik melihat Nathan dan sang tante.


" Nathan usil, mau tahunya gedek, kayak kamu yaaang, " ujar Smith.


" Bahkan di rumah Cecil , Nathan metik strawberry , mencucinya dulu, lihat aku mau makan strawbeerry, Nathan nya langsung ambil, dengan bijak mengatakan, mami..., ini kotor, harus di cuci lebih dahulu."


Smith tertawa.


" Pembersihnya nular dari aku yaaaang."


Abi pun mengangguk.


" Makasih mas, selama ini, kamu sudah banyak bantu aku, makasih mas selama ini kamu udah bantuin jagain Nathan, mas juga sebisa nya masak, kalau aku masak, Nathan selalu sangat pengertian ,mirip kamu, dia gak komplain ngatain masakan aku ke asinan atau hambar."


" Mas yang ajarin Nathan ?".


" Mami dan papi sangat menyayangi aku, aku bersyukur Mas."


" Besok temani mas ke acara , ada undangan beberapa perusahaan ya yaaang. "


" Baiklah yaaang."


" Pakaian carilah sama mami, mami juga ikut, mami bilang, Nathan wajib di bawa ,siapatahu ada minat jadi pengusaha juga kayak aku, dan kalau ke rumah sakit, setiap acara kantormu ,Nathan kan sering ikut."


" Ya mas....".


Nathan berlari menghampiri sang mami.


" Mami, papi..., ini jeruk, manis".

__ADS_1


" Makasih sayaaaang, " ujar Abi.


" Hmmm..., memang manis nak, pandainya metik jeruk anak papi," ujar Smith.


Smith melihat sepatu Nathan tidak sengaja menginjak sendal Smith.


" I' m sorry daddy, come on go clean ".


Smith mengangguk.


Abi tersenyum melihat Smith dan sang anak menuju ke toilet.


Abi masih ingat, dukungan Smith padanya bukan hari ini saja. Saat anak mereka demam, Smith paling peduli, Smith paling peka, dan mau bergadang menjagain Nathan.


Nathan kalau sakit sangat rewel, bahkan Smith menyuruh sang papi dan Doni mengurus perusahaan.Jika ada yang penting, Smith melakukan Zoom dengan klien nya.Smith tidak malu menggendong anaknya.Abi sampai menangis melihat kebaikan sang suami.Sedari bayi, jika Nathan minumnya banyak, stok ASI habis di rumah , maka Smith membawa Nathan ke rumah sakit, buat di sapi sama Abi.


Semua pada tahu, good daddy, itulah julukan Smith.


Bahkan kalau Smith senggang, Smith akan membawa makanan Abi ,bukan sang mertua yang ngantarin .


Smith mengatakan, Tuhan melimpahkan berkat ,pada sebuah keluarga, dimana suami dan isteri saling di dalamnya. Terutama suami, tidak pelit terhadap isteri.Tidak curang dan menghianati.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2