
Aku duduk ditaman, tepat dibawah pohon rambutan. Bunganya lebat dan rantingnya banyak.
Aku" ah....sumpah aku kangen rumah ibu. Main disawah dan mandi sungai, kalo aku kesana pasti Jendral NATO bakalan merepet sampai malam. Dia sangat menjaga cucunya ini...keluarga Malik semuanya killer bgt ah .....!!! Ibu dan anak sama saja, bisa membuatku kesal. Tapi kalo dipikir......pikir sih?"
Aku' hm....mmm gimana gak? Om yg terkenal killer itu, ibunya aja macem penjajah gitu...wajar anaknya nular. Pantesan aja om mesum bisa bahasa Jepang, rupanya induk nya blasteran. Sebentar lagi aku bongkar mesin habis itu aku mau liburan ah keliling dunia. Kan asik bgt tuh, hah? Jadi gak sabar nih...!!' gumamku dalam hati.
Gak lama melamun kudengar suara menggelegar keseluruh rumah seperti petir yg menyambar. Yu.....uuup
Ibu mertuaku alias mommy berteriak karena semua orang tidak menemukan aku dimana pun. Aku kesal....!!!
Untung aku masih lincah dan agak nakal.
Perlahan aku manjat pohon rambutan yg gak terlalu tinggi itu, cabangnya banyak dan rantingnya lebat. Memudahkan aku naik setinggi 3m, dan duduk didahan yg kokoh dan kuat sekali menurutku.
Kuhanya terkekeh membayangkan wajah Jendral NATO itu marah dan stress mencariku diseluruh sudut rumah.
Bibi Iyah dan bibi Zur menghampiri pohon dimana aku duduk, mereka melihat sendalku tepat dibawahnya. Tau apa yg terjadi....?
Mereka berteriak kaget dan cemas melihatku. Seketika seisi rumah keluar dan mencari darimana arah keributan berasal, dan mertua indahku.....si Jendral NATO itu hampir saja pingsan melihatku duduk diam manis diatas pohon sambil mendengarkan musik pake headset.
Mom" astagfirullah.....Ulan Nafisah Anggara.....!!!! Apa yg kau lakukan syg...!!" Dia lemas dan terduduk diatas rumput.
Pak Jamal" nyonya turun? Ayo turun...!!"
Dengan kuatir dan cemas bgt.
Bibi Iyah" nyonya...turun!!! Tolong lah!!"
Mereka cemas setengah mati dan ketakutan gitu.
Rupanya Jojo sudah dihalaman dan menghampiri mereka.
Om" ada apa pak?"
Pak jamal menunjuk keatas pohon dan...
__ADS_1
Duar.....hatinya kaget hampir mati.
Om menepuk jidat dan menarik nafas panjang dan membuangnya kasar.
Om" hah.....sial. Apa lagi ulahnya?"
Tiba2 aja perutku terasa ngilu, ya tentu aja si Kembar Malik menendang perutku seolah memberi tanda kalau papa nya lagi menahan emosi tapi kuhiraukan.
Aku" ah....Auuuw. syg...ada apa? Biasanya kalian bakal heboh kalau papamu dekat mama. He...he....eee 2 penjajah itu gak ada syg mama....!!"
Sambil mengelus perutku.
Aku" kok aku merinding ya...? Kayak ada setan aja. siang bolong ini sayang!!"
Masih dengan mata tertutup dan mendengarkan musik dengan volume ful.
Kulirik kebawah, seketika aku aku takut dan melihat Jendral NATO duduk dirumput dan satu lagi penjajah....yaitu si om genit nan mesum.
Kulihat matanya penuh emosi, wajah datar, awan hitam disekeliling nya.
Aku mulai bergegas turun, dibarengi suara dan teriakan mereka yg mengkhawatirkan aku kalau terjatuh. Si om hanya menatapku dengan tatapan tajam dan ingin membunuh sambil melipat tangan didada.
Sampai dibawah aku turun dengan selamat, kulihat mommy menangis melihatku dan memelukku erat. Padahal aku gak apa2 tapi macem betul aja. Dari mulut mommy keluar bahasa Jepang yg tiada henti, intinya dia berdoa karena aku gak jatuh dan baik2 aja.
Om" ikut aku ke kamar, se...ka...rang...!!"
Om kelihatannya bakal mencekik ku, menguncangku dan memasakku. Sumpah aku takut bgt deh.
Sampai kamar dia duduk di kasur dan aku beridiri tepat didepannya.
Om" puas? Kamu hampir buat ibu mati? Apa yg sebenarnya kamu pikirkan?"
Aku" gak ada. Aku cuma mau santai dan cari ketenangan aja. Aku bosan....!!"
Om" kamu bosan? Bagian mananya?"
__ADS_1
Dengan nada kesal dan wajah datar.
Aku" kalian terlalu mengekang ku, aku gak suka. Ini itu gak boleh. Lalu aku harus apa??? Apa??? Kalian sama aja...!!!?"
Ku tundukkan wajah...
Om' ah....!!! Apa aku terlalu keras padanya?! Sumpah aku gak paham orang hamil...naik turun emosinya. Bikin pusing aja lah. Sumpah ....!!' gumamnya dalam hati kecil dengan kesal.
Aku" aku rindu temanku. Aku rindu kampus. Boleh?" Dengan nada takut, pasti ditolak lagi.
Om" iya kita buat acara syukuran yg tertunda kemarin. Undanglah temanmu Sabtu ini, dirumah ini saja kita rayakan. Kamu suka gak???" Dia menanyakan pendapatku dan seleraku.
Aku hanya mengangguk saja.
Segala persiapan dengan hebat dia siapkan dlm waktu 3 hari 500 undangan siap dibuat dengan rapi.
Makanan dan Snack.....aman
Dekorasi dan sound sistem ......aman
Tempat dirumah dan aman juga.
Kuminta tolong sama anak ayam mengundang 400 orang, dari kampus dan keluarga saja. Termasuk keluarga Anggara dan kerabat ayah dikantor.
Aku seperti ratu, duduk....diam....manis kyk Ratu aja. Sumpah aku menunggu acaranya tiba.
β₯οΈππ€ππ€ππβ€οΈπβ₯οΈππππ
Jangan lupa like dan komen ya kak
Karena like dan komen itu penting dan Gratis....!!!!
Jangan lupa untuk vote ya kak...!! πmohon dukungannya kak,
πSelamat membaca ya..π€π€π€
__ADS_1