Mafia Cantik Kesayangan CEO

Mafia Cantik Kesayangan CEO
Ch 108 : Keluarga yang aneh.


__ADS_3

Klentang Klenting!


Suasana terasa hening saat makan siang keluarga siang ini. Hanya terdengar suara hembusan angin laut yang sepoi-sepoi, sekaligus suara hempasan ombak yang menyisir pasir pantai dan batu karang, Serta suara dentingan sendok dan garpu dengan piring berisi makanan masing-masing orang.


Mamah Anna berbisik ditelinga Papah Arsen. "Ars, aku sangat bahagia! Bisa makan bersama seperti ini dengan anak-anak! Rasanya sudah sangat lama tidak merasa sebahagia ini!"


"Benar yang kau bilang! Aku juga bahagia jika kau merasa bahagia An!" Ucap Papah Arsen pelan.


Marvin dan Killa duduk tepat berhadapan dengan Mamah Anna dan Papah Arsen. Akan tetapi meskipun begitu, Marvin sama sekali tidak mau menatap kearah depan. Karena Papah Arsen tepat berada dihadapan nya. Melihat wajah Papah Arsen hanya akan membuat nafsu makan nya hilang dan juga akan membuatnya semakin kesal.


"Marvin, makan pelan-pelan sayang! Nanti kamu bisa tersedak!" Ucap Mamah Anna pad Marvin.


"Aku tahu!" Sahutnya singkat. Membuat semua pandangan mata tertuju pada dirinya. Marvin pun melirik Killa yang juga menatap kearahnya.


"Ada apa? Cepat selesaikan makananmu! Kita masih harus ke suatu tempat!" Ucapnya ketus pada Killa.


"Baiklah!" Jawab Killa yang kembali menyantap makanannya.


Ada apa dengan orang ini! Aku rasa Papah Arsen adalah orang yang baik! Tapi kenapa dia terlihat sangat tidak menyukainya! Batin Killa yang penasaran dengan sikap Marvin.


Killa menatap kearah Papah Arsen yang sedang menyantap makanannya. Sembari sesekali melirik kearah Marvin. Tatapan sendu yang menandakan bahwa pria paruh baya itu saat ini sedih. Dengan sikap dingin Marvin padanya. Tapi mau bagaimana lagi, dia memang bersalah dan dia berhak mendapat perlakuan seperti itu dari Marvin.


"Jadi Killa! Apa kau juga berasal dari Seoul? Senang bis menyambut mu dikeluarga ini!" Ucap Papah Arsen tersenyum pada Killa.


"Hmm, terima kasih Papah Arsen! Ayah mertua sudah memberitahuku mengenai ayahku sendiri! Jika kalian dulunya pernah bekerja sama bersama! Untuk membantu Ayah mertua menyelesaikan sebuah kasus!" Ucap Killa sopan dan tersenyum balik.


Papah Arsen mengerinyit menatap Killa bingung. "Maksudmu? Bos Kevin? Memangnya siapa nama Ayahmu?" Tanyanya kemudian.


"Ayahku bernama Gerry Roses, Papah Arsen! Kau pasti juga mengenalnya?" Jawab Killa.

__ADS_1


Uhuk Uhuk Uhuk!


Tiba-tiba saja Papah Arsen tersedak, dia sangat terkejut. Dan langsung menatap Killa dengan raut tak percaya. Seakan dunia ini hancur seketika, Papah Arsen membuat semua orang terkejut. Begitu pun dengan Marvin, dia juga sempat melirik sekilas.


"Minum ini! Apa kau tidak apa-apa Ars?" Ucap Mamah Anna menyodorkan segelas air dan menepuk-nepuk pelan punggung Papah Arsen.


"Tidak, aku tidak apa-apa? Maaf, aku masih ada kerjaan! Makanan ku sudah habis, kalian selesaikan makan siang ini tanpa aku! Sekali lagi maafkan aku!" Ucap Papah Arsen sembari beranjak dan berlalu pergi.


"Ars, kau yakin tidak apa-apa?" Teriak Mamah Anna, menatap nanar kepergian sang suami. Tersorot kecemasan di tatapan matanya.


"Aku tidak apa-apa! Lanjutkan saja makan siangmu!" Sahut Papah Arsen menoleh sekilas dan tersenyum. Kemudian menghilang dari balik lorong.


"Mamah mau kemana? Papah Arsen bilang dia tidak apa-apa! Mamah lanjutkan saja makan nya!" Ucap Gavin sembari menarik tangan sang Mamah yang hendak beranjak dari tempat duduknya.


"Mamah sudah kenyang Gavin! Mamah khawatir dengan Papah Arsen! Mamah akan segera kembali sayang!" Ucap Mamah Anna sembari menyentuh pundak sang anak dengan lembut. Lalu pergi mengikuti sang suami naik kelantai dua.


"Biarkan Mamah Anna menemui Papah Arsen, Vin! Mungkin saja Papah Arsen sedang tidak enak badan!" Ucap Reghata yang kembali menyendok nasi dan menyuapkan pada Gavin suaminya. Gavin mengangguk dan membuka mulutnya. Membiarkan sang istri menyuapkan makanan kemulutnya.


"Hmm, Vin! Bolehkah aku bertanya?" Ucap Killa menatap Marvin.


"Simpanlah pertanyaan itu! Tanyakan nanti saat kita diperjalanan!" Ucap Marvin.


"Baiklah!" Killa kembali melanjutkan makannya.


Marvin pun menatap kearah lorong tempat Papah Arsen dan Mamah Anna pergi. Ada perasaan yang membingungkan. Karena melihat sikap Papah Arsen yang sangat aneh. Ketika mendengar nama ayahnya Killa.


Aku merasa ada sesuatu yang disembunyikan olehnya? Ada apa dengannya ketika mendengar nama Gerry Roses? Aku akan meminta Ken untuk mencari tahu! Batin Marvin.


***

__ADS_1


Setelah selesai makan siang bersama. Mereka semua terkecuali Papah Arsen, duduk bersama diruang keluarga minimalis yang sederhana. Dengan konsep pesisir pantai yang sangat indah.


Mengobrol dengan santai dan menonton siaran berita di TV. Namun tiba-tiba saja terlintas berita yang sangat membuat semuanya tertegun dan serius. Ketika pembawa berita menyebutkan istri seorang pengusaha muda memberi pelajaran kepada seorang wartawan nakal.


"Killa? Apakah itu kau?" Mamah Anna bertanya pada Killa. Karena merasa tak percaya melihat seorang gadis cantik yang kini asa dihadapannya. Bisa membanting seorang wartawan pria yang bertubuh kekar.


"Hmm! Maaf Mah! Killa tak bermaksud untuk membuat keluarga ini malu, dengan sikap buruk Killa kemarin terhadap wartawan itu!" Ucap Killa menunduk karena merasa bersalah.


Hening, tak ada yang menjawab. Namun sedetik kemudian, semuanya tertawa serentak. Killa terkejut dan sekaligus merasa bingung. Ada apa dengan mereka semua, keluarga ini benar-benar sangat aneh! Gumamnya didalam hati.


"Untuk apa kau minta maaf? Dasar gadis bodoh! Kau kira Mamah Anna akan memarahimu? Hahaha!" Ucap Marvin yang kembali tergelak.


"Oh My God, I Like Your Style Killa! Jika aku jadi dirimu! Aku bahkan akan mematahkan lengan wartawan itu!" Sahut Reghata sembari mengacungkan jempolnya.


"Benar apa kata Reghata! Killa kau luar biasa! Biarkan para wartawan melihat jika istri dari Marvin Louis tidak bisa ditindas oleh siapa pun!" Ucap Gavin membenarkan ucapan sang istri Reghata.


"Killa sayang! Mamah Anna tidak marah padamu! Malahan Mamah sangat bangga karena kau ternyata adalah wanita kuat! Kau melawan orang-orang itu dengan sikap yang benar! Mereka semua harus diberi pelajaran! Karena selalu membuat berita-berita palsu tentang keluarga kita!" Ucap Mamah Anna panjang lebar sembari menggenggam tangan Killa.


"Kau harus ingat dengan jelas! Sekarang kau adalah anggota dari keluarga Louis! Kau tidak boleh membiarkan orang lain menindas mu! Kalau perlu kita yang akan menindas mereka, bukan sebaliknya! Kau ingat itu gadis bodoh!" Ucap Marvin meraih dagu Killa dan mengarahkan wajah gadis itu ke wajahnya.


"Hmm! Aku mengerti!" Killa mengangguk dengan gugup. Karena wajah Marvin yang sangat dekat dengan wajahnya.


"Lain kali kau harus lebih kejam lagi, seperti dirimu biasanya! Killa Roses!" Bisik Marvin ditelinga Killa.


Keluarga yang sangat aneh! Aku mengira mereka akan tidak suka karena aku sudah membuat keluarga mereka jadi sorotan publik kali ini! Batin Killa.


...🌹 Jangan lupa like🌹...


...Note : Maaf yah baru bisa up satu, karena hari ini kerjaan banyak banget! Kita lanjutin sore yah Author janji😊🙏🏻...

__ADS_1


...Oh iya, yang belum vote! Ayo vote dong biar Author makin semangat😊...


__ADS_2