
Tok tok tok!
Keduanya menoleh bersamaan ke arah pintu kamar yang diketuk. Mamah Anna sudah berdiri disana dengan senyuman yang merekah diwajahnya. Melihat betapa bahagianya hubungan Marvin dan Killa.
"Semua orang sudah ada dibawah, sebaiknya kalian turun dan menyapa mereka," ucap Mamah Anna dengan lembut.
"Baik Mah, Marvin dan Killa akan segera turun."
Di lantai bawah, nampak semua keluarga sudah datang. Nampak terlihat sebuah keluarga yang hangat. Penuh canda tawa, obrolan hangat, bahkan kasih sayang yang bertebaran.
Marvin menggandeng Killa bertemu satu persatu anggota keluarganya. "Ayah," sapa Marvin.
Ayah Kevin tersenyum kepada Killa dan juga Marvin. "Bagaimana kabarmu, Killa?" tanya nya pada Killa.
"Baik, Ayah!" jawab Killa.
"Baguslah," Ayah Kevin mengelus pucuk kepala Killa tanda sayang. "Pergilah bawa istrimu bertemu dengan Paman Tara dan Istrinya!"
"Baik ayah," sahut Marvin.
Ia pun kemudian mengajak Killa menemui paman nya yang bernama Tara, yang memegang Rumah Sakit Louis.
"Paman ... Bibi! Perkenalkan ini Killa." Marvin memperkenalkan Killa kepada Paman dan Bibinya.
Marvin senang keluarga nya bisa menerima Killa apa adanya. Mereka tidak memandang siapa, apa pekerjaan sebelumnya, siapa orang tuanya, dan bagaimana kehidupan nya. Itu tidak penting untuk mereka semua. Kebahagiaan Marvin adalah yang nomor satu. Tidak ada yang lebih penting dari itu, bagi mereka.
__ADS_1
Makan malam keluarga itu pun berlangsung dengan penuh kehangatan. Terlebih dengan kehadiran Gavin, Reghata, dan kedua orang tua Reghata. Mereka semua nampak begitu bahagia.
Apalagi, saat Marvin mengumumkan bahwa dia akan menyusul Gavin yang akan menjadi seorang ayah. Membuat semua keluarga, ikut berbahagia untuk mereka berdua. Doa-doa terbaik, menyertai Killa dan bayinya. Semoga selalu diberi kebahagiaan.
***
Delapan bulan kemudian. Suara tangisan bayi terdengar menghiasi rumah Marvin dan juga Killa. Setelah seminggu berada dirumah sakit, pasca melahirkan. Kini Killa dan sang bayi sudah diperbolehkan pulang.
Siang ini, Killa tengah membantu Mamah Anna menyiapkan makan siang. Tak jarang, senyuman dan tawa geli meliputi keduanya. Saat melihat Marvin yang tengah sibuk menjaga anak nya. Bayi laki-laki yang diberi nama Danny Louis oleh Marvin dan Killa.
Danny terus menangis, membuat Marvin kebingungan. Ia pun segera mengangkat perlahan tubuh Danny dari kereta bayi. Menggendong nya dengan ayunan tangan yang pelan. Agar Danny merasa nyaman.
Benar saja, Danny pun seketika diam.
"Yes!" Marvin berteriak girang, karena sudah berhasil membujuk sang anak. Dia melemparkan senyuman dan tatapan percaya dirinya kepada Killa dan juga Mamah Anna.
Cups!
Dia mengecup pipi Marvin. Membuat Marvin terkejut dan menoleh ke arah Killa.
"Untuk apa itu?" tanya Marvin.
"Itu untuk usaha keras mu, untuk membuat Danny tidak menangis lagi! Kau memang ayah yang hebat," puji Killa.
Wajah Marvin memerah, "Tentu saja, bahkan aku lebih baik darimu!"
__ADS_1
"Cih, sombong sekali!" Killa pun meraih Danny dari tangan Marvin.
"Aku sangat mencintaimu Killa, aku menyayangi kalian berdua!" ucap Marvin memeluk Killa dan juga Danny.
"Aku juga sangat mencintaimu, Vin! Meskipun sebelum nya, aku tidak pernah menyangka hidup ku akan berakhir bahagia seperti ini! Aku adalah wanita paling beruntung, mendapatkan suami terbaik seperti mu!"
"Aku pun sangat beruntung mendapatkan istri yang sangat spesial sepertimu Killa, aku berjanji akan selalu membuat kalian berdua bahagia, sampai maut yang memisahkan kita!"
Marvin mengecup kening Killa beberapa kali. Semakin menghangatkan pelukan nya. Seakan enggan, untuk melepaskan kedua orang yang sangat berarti untuk hidupnya sekarang.
...๐HAPPY ENDING, ****JANGAN LUPA**** BERIKAN KESAN KALIAN UNTUK NOVEL INI YAH TEMAN-TEMAN๐...
...Selamat untuk para Readers yang baik hati, yang selalu setia mengikuti kisah Marvin dan juga Killa. Semoga kalian selalu diberi kesehatan dan kebahagian. Seperti akhir dari cerita ini. ๐๐ป๐...
...Maafkan jika ada kesalahan kata yang tanpa sengaja Author ucapkan, dan jika jalan ceritanya kurang menarik, karena author sadar jika masih banyak kekurangan. Masih perlu banyak belajar lagi untuk menjadi penulis yang berbakat....
...Terima kasih untuk dukungan nya selama ini, author senang bisa mengenal kalian semua. Salam hangat dari Author ๐ค๐ค...
Bonus Chapter.
...Dua minggu kemudian. Killa dikejutkan dengan kabar bahwa Naya dan Justin sudah melangsungkan pernikahan. Ia sempat marah, karena menurutnya sangat tidak mungkin. Namun sia-sia, Naya dan Justin sudah menikah didepan ayahnya yang sakitnya semakin parah. Saat Killa sudah sampai di Berlin, Naya sudah resmi menjadi istri Justin....
Menyesal, pasti dia rasakan. Karena tidak pernah terbayangkan jika nasib sang adik akan seperti ini. Menikahi mantan kekasihnya sendiri. Apalagi dengan kesalahan fatal yang dulu pernah Justin lakukan, membuat Killa tidak yakin jika Naya akan bahagia. Dia takut Justin akan membuat sang adik terluka, sama seperti dirinya dulu.
๐น๐น๐น
__ADS_1
Jangan lewatkan kisah Justin dan juga Naya, yang akan segera author buatkan di novel baru dengan judul. "TERPAKSA MENIKAHI MANTAN KEKASIH KAKAK'KU" ๐๐๐