
Diluar kedai. Marvin bergidik kedinginan. Dia melihat sekeliling. Nampaknya daerah itu sedang dalam cuaca dingin. Angin yang berhembus sangat dingin terasa menusuk pori-pori kulitnya.
"Tuan Marvin!" Sapa seseorang dari belakangnya.
Marvin menoleh. "Tuan Justin?"
Mereka berdua bersalaman. Nampak sangat akrab.
"Apa yang anda lakukan disini Tuan Marvin? Saya tidak menyangka melihat seorang CEO pemilik hotel-hotel dan resort bintang lima, bisa berada ditempat seperti ini?" Ucap Justin menyanjung tinggi sosok Marvin.
"Saya juga manusia biasa Tuan Justin!" sahut Marvin tersenyum.
"Jadi apa yang anda lakukan ditempat ini?" Justin mengulang pertanyaan nya.
"Hmm, saya sedang--" Marvin melirik ke arah dalam kedai. Disana Killa sedang berdiri membelakangi dan berbicara pada Ahjuma pemilik kedai tersebut.
"Ooh, saya mengerti! Pasti anda sedang bersama wanita itu bukan? Apakah itu istri Tuan Marvin? Saya sangat penasaran wajah istri seorang Tuan Marvin Louis!" Justin ikut melirik kearah Killa.
__ADS_1
"Hmm! Dia memang istriku! Tapi pernikahan kami masih dirahasiakan! Jika waktunya sudah tepat, kami akan mengumumkan nya pada publik.
"Ooh! Jadi seperti itu! Berarti akan menjadi kehormatan untuk saya bertemu dengan istri anda secara langsung!" ucap Justin.
"Anda sendiri sedang apa disini Tuan Justin?" tajya Marvin yang juga penasaran apa yang dilakukan orang kalangan atas seperti Justin disana.
"Hahaha! Saya hanya sedang mengingat masa lalu! Di tempat ini saya memiliki banyak kenangan indah yang tidak akan terlupakan!" Justin tergelak dan kemudian menjawab pertanyaan Marvin. Terlintas seketika wajah Killa di benak nya.
Marvin hanya tersenyum, dia masih memandang kearah Killa. Gadis itu sudah selesai membayar tagihannya. Dan ketika dia hendak berbalik badan.
Tiba-tiba saja.
"Hmm, baiklah!" ucap Justin yang mencoba memiringkan tubuhnya untuk bisa melihat kearah wanita yang berjalan mendekati mereka.
"Segera Tuan!" ucap Asistennya lagi.
"Oh iya! Tuan Marvin saya pamit duluan! Selamat malam dan sampai jumpa beberapa hari lagi dipesta makan malam perayaan untuk kerja sama kita!" ucap Justin menyodorkan tangan pada Marvin.
__ADS_1
Marvin meraih tangan Justin. Mereka berdua bersalaman sambil melempar senyuman. "Selamat malam juga Tuan Justin, semoga malam anda berjalan lancar! Sampai jumpa!"
Justin pun segera masuk kedalam mobilnya. Ketika mobil mulai berjalan meninggalkan tempat itu. Justin menoleh kebelakang. Enyah kenapa dia sangat ingin melihat wajah dari istri Marvin. Tapi dari kejauhan dia hanya bisa melihat seorang wanita yang berdiri didekat Marvin. Tapi tidak melihat dengan jelas wajahnya.
Raut wajah Justin berubah ketika baru saja masuk kedalam mobil tadi. Seperti sedang memainkan peran jika berada didepan Marvin. Dia terlihat sangat bersahabat. Dengan senyum yang begitu cerah. Tapi pada dasarnya jauh di dalam diri Justin. Dia sangat membenci dengan sikapnya itu. Karena itu bukan benar-benar dirinya yang asli.
Dia sudah terbiasa jika sedang bersama dengan rekan bisnis. Justin harus terlihat ramah dan bersahabat. Karena itu adalah poin utama jika ingin kerja sama berjalan lancar.
Justin menyandarkan tubuhnya dan menghela nafas panjang. Sedari tadi dia terus kepikiran soal tadi sore. Ketika dia bertemu dengan Naya di hotel Marvin. Apa yang sedang dilakukan gadis itu dihotel. Justin semakin penasaran dengan adik mantan kekasih nya itu.
Justin sangat bersemangat untuk bertemu kembali dengan Killa. Jika bertemu, Justin tidak akan pernah melepaskan Killa lagi.
"Perintahkan seseorang untuk mencari tahu apa yang dilakukan Naya dihotel itu! Apakah dia bersama dengan Killa atau tidak!" ucap Justin sembari menutup matanya.
"Siap Tuan!" sahut sang asisten melirik Justin sekilas disepion tengah. Lalu kembali fokus pada kemudi.
...🌹Jangan lupa VOTE yah Readers-readers! Karena sudah hari senin,, ditunggu votenya! Biar aku tambah semangat yah untuk up! Jika banyak yang up aku makin semangat🙏🏻☺️☺️🌹...
__ADS_1
Klik yang gambar nya seperti ini yah☺️☺️