
Kini Marvin telah rapi dengan menggunakan setelan jas smart casual nya. Dia berdiri di depan cermin sambil mengancing satu persatu kancing jas dan memakai arloji mewah di lengan kirinya. Setelah itu dia langsung bergegas keluar dari kamar. Menemui Ken dan Naya yang tengah duduk di ruang santai.
"Lihatlah, akhirnya kakak ipar ku yang bodoh sudah datang," celetuk Naya dengan mata yang berputar.
Marvin menjatuhkan dirinya tepat disebelah Naya. Merasa perkataan Naya tidak penting, ia pun memilih diam tak menjawab.
"Bagaimana dengan pesta nya, apa semuanya berjalan lancar?" tanya Marvin pada Ken.
"Semua berjalan lancar Tuan, meja VIP anda juga telah disiapkan. Para tamu undangan juga sudah hadir, termasuk teman-teman dari media massa," jawab Ken.
"Bagaimana dengan dia, apa juga sudah hadir," tanya nya lagi, dengan enggan menyebutkan nama. Membuat Naya yang mendengar mengerinyit heran dan bertanya-tanya siapa yang dimaksud sang kakak ipar.
Namun tidak dengan Ken, dia sudah mengerti siapa yang dimaksud oleh Tuannya. Ia pun menjawab dengan sigap, "Tuan Justin juga sudah hadir, dia menunggu kehadiran Tuan."
"Oh, biarkan saja dia menunggu."
Seketika itu juga Naya tergelak. Tawa nya pecah, sampai-sampai kedua pria itu menatap heran padanya.
"Ada apa denganmu? Apa disini ada yang lucu?" tanya Marvin menatap sinis Naya. Sedangkan Ken hanya bisa tersenyum melihat tingkah Naya.
"Sangat lucu, sangat-sangat lucu kakak ipar," jawab Naya. Masih ada tawa di dalam kalimat tersebut.
__ADS_1
"Kau sama saja dengan kakakmu, selalu menertawakan hal yang aneh dan tidak jelas." Marvin memutar bola matanya dan memalingkan wajahnya.
"Hei, jangan samakan aku dengan kakak. Karena kalian berdua lah yang sama-sama bodoh dan kekanak-kanakan."
"Benarkah?"
"Benar."
"Sudahlah, berdebat dengan anak kecil tidak akan ada habisnya."
"Cih, kau yang anak kecil. Aku tahu kau pasti sedang cemburu pada Kak Justin kan. Aku juga tahu pasti dada mu berdebar-debar sangat cepat, memompa darah dingin dalam tubuhmu. Kau takut kakak ku akan kembali terpesona dengan ketampanan Kak Justin, hahaha."
Deg!
Marvin hanya bisa mengumpat di dalam hati saja. Karena dia tidak mau melawan perkataan Naya. Dia tahu tidak akan ada ujungnya. Karena itu Marvin pun beranjak dari tempat duduk, hendak masuk ke dalam kamar.
Namun tiba-tiba saja pintu kamar terbuka. Suara langkah kaki Killa yang mengenakan sepatu hak tingginya terdengar ditelinga Marvin. Marvin menatap dari ujung kaki hingga ke ujung kepala. Gadis itu sangat sempurna dan luar biasa. Nampak jelas jika dia sangat terpukau dengan penampilan Killa.
Ia mengenakan gaun berwarna hitam yang terbilang simple. Rambutnya terurai dan riasan yang tidak terlalu mencolok. Itu yang membuat Marvin menyukai nya. Tidak ada wanita yang secantik dan sesempurna Killa dimatanya. Pokoknya di mata Marvin hanya Killa yang bisa membuat hatinya berdebar-debar.
__ADS_1
Marvin berjalan perlahan mendekati Killa. Dengan mata yang masih berbinar, membuat Killa jadi salah tingkah. Tangan Marvin pun terulur meraih helaian rambut Killa, lalu menyelipkan di belakang daun telinganya.
Killa menelan salivanya yang berat. Jantungnya berdegup kencang, tatapan mata Marvin selalu saja membuatnya gugup. Apalagi sentuhan lembut tangannya, membuat seluruh tubuhnya bergetar.
"Kau sangat cantik Killa," puji Marvin dengan suara pelan.
"Cih, apa-apaan kau ini. Selalu saja kata rayuan yang keluar dari mulut mu." Killa tersipu malu.
"Eehmm," dehem Naya tiba-tiba. Membuat suasana romantis itu seketika lenyap. Marvin dan Killa tersentak bersamaan, panik dan gugup dibuatnya.
"Sangat menjijikkan, kalian tidak ingat jika ada aku dan Ken disini," cetus Naya dengan sinis nya.
Tidak mau terlalu lama mendengar omelan gadis itu. Marvin pun segera menggandeng Killa menuju pintu luar dan berkata, "Apa kau mau tetap menggerutu atau ikut bersama kami?"
"Huft, kalian sangat menyebalkan." Naya menghela nafas dengan kasar lalu berlari menghampiri kakak dan kakak iparnya itu. Disusul oleh Ken dibelakangnya.
Mereka pun berangkat bersama ke pesta makan malam tersebut. Yang di selenggarakan di Function Hall lantai lima belas hotel.
TBC.
Killa🖤
__ADS_1