Mafia Cantik Kesayangan CEO

Mafia Cantik Kesayangan CEO
Ch 39 : Wanita berwajah sinis


__ADS_3

"Ken?" panggil Killa menepuk pundak Ken yang berdiri didepan nya.


Pria itu menoleh kebelakang, tak lupa dengan senyuman nya yang semeringah. "Ada apa Nona? Apa ada yang anda butuhkan?"


"Tidak, saya tidak membutuhkan apa-apa! Saya hanya ingin bertanya" ucap Killa.


"Silahkan Nona, saya pasti akan menjawab nya" jawab Ken sembari tangan nya memencet tombol lift.


"Pekerjaan apa yang Tuan mu berikan untuk ku?"


"Kenapa Nona bertanya seperti itu? Apa Tuan tidak memberitahu Nona pekerjaan apa yang akan Nona kerjakan?" Ken merasa heran.


"Tidak! Dia bahkan malah marah-marah padaku semalam!" Killa jadi menggerutu.


"....jangan bilang dia memberikanku kerjaan yang tidak masuk akal" lanjut Killa memikirkan betapa licik nya seorang Marvin.


"Hahaha, Nona salah paham! Tuan bukanlah orang yang jahat, dia pasti memberikan Nona pekerjaan yang pastinya sangat masuk akal" sahut Ken tergelak karena mendengar ucapan dari istri Tuan nya itu.

__ADS_1


"Hmm, semoga saja ucapan mu itu benar!" Killa menghela nafasnya.


Lift pun terbuka, mereka sampai di lantai lima hotel mewah tersebut. Hotel pertama yang dikembangkan oleh Marvin. Hingga sekarang menjadi Hotel Bintang Lima yang sangat terkenal dikalangan atas. Rata-rata yang menginap di hotel tersebut seorang pengusaha kaya dan pejabat-pejabat tinggi negara. Dan yang bekerja di sana juga bukan orang sembarangan. Marvin memilih secara khusus, karena tak ingin mempekerjakan seseorang yang tidak pantas. Karena Marvin paling benci sebuah pengkhianatan. Jika ada yang berkhianat siap-siap menemui ajal. Marvin tidak akan mengampuninya.


"Nona Killa silahkan, ini adalah meja kerja anda!" Ken menunjuk sebuah meja kerja lengkap dengan komputer dan alat kerja lain nya.


"Aku ditempatkan disini?" tanya Killa kebingungan, sambil tengok kanan dan kiri.


"Benar Nona" sahut Ken tersenyum.


"Ken, pekerjaan ku apa ya?" Killa bertanya kembali kepada Ken.


"Hanna akan memberitahu apa yang harus Nona lakukan! Tapi satu yang Nona harus ingat, jangan sampai semua karyawan tau Nona adalah istri dari Tuan Marvin! Karena masih belum waktunya publik tahu!" ucap Ken mengingatkan Killa. Agar tidak memberitahukan kepada semua orang jika dirinya adalah istri dari Tuan nya.


"Baiklah, terserah kau saja!" Killa memutar bola matanya malas sambil menghela nafas. Lagian siapa yang mau ngaku-ngaku sebagai istrinya! Aku pun tak sudi!.


"Kalau begitu Nona, saya permisi dulu!" Ken berpamitan.

__ADS_1


"Eh tunggu dulu Ken, Ken! Ken!" Killa memanggil-manggil Ken. Tapi yang dipanggil sudah menghilang seperti hantu. Cepat sekali dia menghilang! Aku kan belum bertanya Hanna itu siapa?


"Apakah kamu yang bernama Killa R?" ucap seorang wanita cantik yang baru saja datang menghampiri Killa.


Killa mendongak menatap wanita tersebut dan langsung berdiri. "Benar! Saya yang bernama Killa R!"


"Perkenalkan, saya Hanna! Saya ditugaskan Tuan Marvin untuk membimbing kamu!" wanita itu memperkenalkan dirinya kepada Killa. Tangan nya menjulur.


Killa tersenyum kikuk dan tangan nya ikut menjulur hendak meraih tangan Hanna. Tapi wanita itu langsung menarik kembali tangan nya. Tatapan nya kepada Killa seperti sedang meremehkan gadis itu.


Killa menyipitkan matanya, merasa ada yang tidak beres. Kenapa wanita bernama Hanna itu menatapnya dengan sinis. Wanita yang aneh! Aku tidak perduli sikapmu terhadapku seperti apa, yang terpenting sekarang aku harus bisa bekerja dengan benar! Agar si pria dingin dan kaku itu, tidak ada alasan untuk memarahiku!


Killa mengikuti langkah Hanna dari belakang. Wanita berwajah sinis itu membawa Killa ke sebuah ruangan. Killa menatap sekeliling dengan tatapan aneh. Ruangan apa ini? Kenapa gelap sekali?


Ruangan dengan pencahayaan yang sangat minim. Terdapat tumpukan berkas-berkas dan rak-rak kayu tempat berkas-berkas lainnya tersusun.


...🌹Note : Jangan lupa like dan yang belum VOTE, ayo dong bantu Vote karya Author ini🙏🏻🌹...

__ADS_1


__ADS_2