Mafia Cantik Kesayangan CEO

Mafia Cantik Kesayangan CEO
Ch 82 : Alergi Kacang.


__ADS_3

Tok tok tok!


Bunyi kaca mobil yang diketuk dari luar. Killa terbangun dari tidurnya. Dia ketiduran selagi memeluk Marvin tadi. Sampai tidak sadar Ken sudah datang.


"Ken!"


Killa mengerjapkan matanya seraya bangun dan duduk kembali dikursinya. Dia menatap Ken yang berada di luar mobil. Lalu beralih menatap Marvin yang masih terbaring lemah.


"Buka pintunya Nona!" ucap Ken kembali mengetuk kaca mobil.


"Oh iya! Maaf!" Killa tersadar dan langsung membukakan pintu mobil disebelah Marvin.


"Tuan apa anda bisa mendengar saya?" ucap Ken sembari menaikan sandaran kursi Marvin dengan dibantu oleh Killa.


Kini posisinya Marvin duduk sambil bersandar. Pria itu kembali mengerjapkan matanya. Menatap Ken yang berada dihadapan nya. "Ken?"


"Ini Tuan, silahkan diminum dulu!" Ken memasukan sebutir pil obat kedalam mulut Marvin. Lalu meminta Tuan nya itu untuk minum air dan menelannya.


"Sebenarnya ada apa dengan nya Ken?" tanya Killa yang penasaran dengan apa yang terjadi pada Marvin.


"Bantu saya untuk memindahkan Tuan dikursj belakang terlebih duku Nona! Nanti saya akan memberitahu anda penyebab Tuan seperti ini!" ucap Ken.

__ADS_1


"Baiklah!"


Killa pun membantu Ken untuk memindahkan Marvin kekursi belakang. Kini posisi nya Marvin dibaringkan dengan kepala yang berada di atas paha Killa.


Ken masuk kedalam mobil dikursi kemudi. Dengan sigap dia langsung menyalakan mobil dan menancap gas pergi dari tempat tersebut.


"Mobil mu bagaimana Ken? Apa dibiarkan saja?" tanya Killa menatap mobil Ken yang ditinggal.


"Anda tidak perlu khawatir Nona! Saya sudah meminta seseorang untuk mengambil nya! Yang terpenting sekarang adalah kondisi Tuan Marvin" jawab Ken.


"Oh iya! Jadi apa yang sebenarnya terjadi pada nya Ken?" Killa kembali teringat pertanyaan nya tadi.


"Apa Nona Killa dan Tuan Marvin tadi makan malam bersama?" tanya Ken.


"Apa makanannya mengandung kacang-kacangan?" Tanya Ken lagi.


"Kami makan sup kacang merah daging sapi Ken! Memangnya kenapa?" tanya Killa balik dengan heran.


"Itulah penyebabnya Nona! Sebenarnya Tuan Marvin alergi dengan kacang-kacangan! Tubuhnya akan kehilangan keseimbangan jika memakan makanan yang mengandung kacang!" jelas Ken.


Barulah Killa sadar. Dia ingat tadi ketika Marvin diam menatap isi mangkuknya dan tak memakannya. Killa merasa sedikit bersalah. Karena sudah mengajak Marvin makan Sup kacang merah itu.

__ADS_1


"Benarkah? Aku tidak tahu! Maafkan aku! Aku benar-benar tidak tahu!" lirih Killa sembari menunduk menatap wajah Marvin.


Kem hanya diam tak menjawab dia melirik sekilas Killa dari sepion tengah.


"Kenapa kau minta maaf bodoh! Kau tidak salah!" Ucap Marvin dengan suara lemah. Ternyata dia mendengar pembicaraan antara Killa dan Ken sedari tadi.


Marvin meraih tangan Killa. Menggenggam nya dan menaruhnya diatas dadanya. "Kau tidak salah jadi untuk apa minta maaf! Dasar bodoh!" ucapnya lagi masih dengan lemah.


"Aku sudah membuatmu sakit! Seharusnya aku tidak memaksamu makan sup itu! Aku tidak tahu jika kau alergi! Seharusnya kau juga mengatakan nya padaku! jangan hanya diam! Membuatku menjadi bodoh dan orang yang jahat!"


"Diamlah! Aku butuh istirahat! Aku tidak butuh ocehanmu itu!" Marvin menutup matanya. Sudut bibir pria itu tertarik sedikit menciptakan senyuman tipis.


"Baiklah! Tidur saja dan istirahat! Aku akan membangunkan mu ketika sudah sampai di Seoul!" ucap Killa mengusap lembut wajah Marvin.


"Kepalaku masih sakit!" Marvin mengeluhkan kepalanya.


"Hmm, baiklah aku juga akan memijit-mijit kepalamu! Tuan dingin kau menang hari ini!" ucap Killa sembari tangan nya memijit kepala Marvin.


Marvin tersenyum dan semakin senang. Karena tidak sia-sia pengorbanannya memakan sup kacang merah itu. Kalau akibatnya seperti ini. Killa menjadi perhatian padanya.


Terima kasih sudah masuk dikehidupan ku gadis bodoh! gumam Marvin.

__ADS_1


...🌹Jangan lupa Vote🙏🏻🌹...


__ADS_2