
Sebuah mobil berwarna hitam dengan kaca yang serba hitam. Tengah melaju di jalanan yang sepi. Di depannya sana, ada mobil putih yang mewah dan elegan.
Di dalam mobil itu ada sepasang suami istri yang tengah berbahagia, hendak menuju klinik kandungan. Senyuman bahagia tergambar jelas diwajah keduanya.
Namun tiba-tiba saja, hanya dalam hitungan detik.
BRAK!
Kaca sepion mobil hitam dan mobil putih itu patah dan terlempar. Saat kedua mobil itu saling menyerempet dari arah berlawanan.
Mobil hitam itu pun langsung memutar balik dan melaju mengejar mobil putih di depan nya. Dalam sekejap mata, mobil hitam menghantam bagian bekang mobil putih.
Mobil tersebut terbalik dan terseret jauh. Seseorang dari dalam mobil hitam keluar dari mobil. Lalu berjalan mendekati mobil putih.
"Ayah Kevin?" teriak Killa yang ternyata pengendara dari mobil hitam tadi.
Killa berteriak meminta pertolongan. Tangan nya bergetar dan keringat dingin mengucur deras di sekujur tubuhnya. Melihat Ayah Kevin dan seorang wanita yang tengah hamil bersimbahan darah di dalam mobil itu.
Tiba-tiba saja tangan Killa ditarik oleh seseorang, ia di bawa kedalam sebuah ruangan. "Lepaskan aku," teriak nya.
Lampu pun menyala.
"Marvin, apa yang kau lakukan?" lirih Killa. Ketika melihat Marvin tengah berdiri tepat dihadapan nya. "Lepaskan aku Marvin," lirihnya kembali.
Marvin tidak menjawab dengan wajah datar nya ia menodongkan pistol di kepala Killa. Sontak Killa sangat terkejut.
"Apa yang kau lakukan?"
"Kau harus membayar akibat nya Killa. Nyawa dibayar dengan nyawa."
Deg!
__ADS_1
Ada apa ini? Batin Killa.
"Tidak Marvin, bukan kah kau mencintaiku?" ucap Killa yang tanpa sadar meneteskan air mata.
"Aku tidak akan mencintai wanita yang ayah nya adalah orang yang telah membunuh ibuku."
Mata Killa membulat. Tiba-tiba saja dadanya terasa sesak, ada apa ini. Apakah ini mimpi.
"Tidak Marvin, kau salah! Ayah ku tidak melakukan apa-apa."
"Ayahmu adalah pembunuh ibuku."
"Tidak, tidak mungkin. Ayahku tidak membunuh ibumu, plis percaya padaku."
"Kau tak bisa menyangkalnya Killa, ayahmu adalah pembunuh ibuku."
"Tidak, aku tidak percaya. Marvin percaya padaku ayahku tidak ada kaitannya dengan kematian ibumu. Marvin aku sangat mencintaimu, plis percaya padaku."
"Marvin percaya padaku."
Killa terus memohon pada Marvin yang sudah seperti bukan dirinya. Dimatanya tersirat kebencian dan dendam yang mendalam. Bahkan ia menepis tangan Killa dengan kasar. Sudah tidak ada cinta dimatanya.
" Ayahku tidak membunuh ibumu."
"BERHENTI BICARA, AYAHMU YANG TELAH MEMBUNUH IBUKU. DAN KAU AKAN MEMBAYARNYA DENGAN NYAWAMU KILLA ROSES."
Killa tersentak saat Marvin berteriak dan menempelkan ujung pistol tepat di dahinya. Lalu ia mulai menarik pengaman dan menekan pelatuk nya.
"AAAAAAAAAA." Killa berteriak seiring dengan suara letusan pistol yang nyaring.
DOR DOR!
__ADS_1
***
"MARVIN."
Huh huh huh!
Killa berteriak dan langsung duduk diatas tempat tidur. Nafas nya tersengal dan keringat membasahi keningnya. Dada nya berdebar sangat cepat, apa yang baru saja dia mimpikan.
"Killa? Ada apa?"
Killa terkejut Marvin menyentuh pundaknya.
"Marvin," lirihnya dan langsung memeluk Marvin. Itu hanya mimpi, Marvin tidak mungkin melakukan hal itu! Batin Killa.
"Ada apa? Apa kau bermimpi buruk?"
"Hmm, sangat buruk! Aku takut," jawab Killa yang semakin mengeratkan pelukan nya.
"Tenanglah, ada aku disini. Kau tidak perlu takut." Marvin mengelus-elus kepala Killa.
"Aku sangat mencintaimu Marvin, berjanjilah kau tidak akan meninggalkan ku."
"Aku tidak akan meninggalkan mu Killa."
Killa melepaskan pelukannya dan menatap wajah Marvin. Dia kembali teringat mimpi buruk tadi. Wajah Marvin yang terlihat datar dan sorot matanya penuh dendam. Killa sangat takut mimpi itu jadi kenyataan.
Killa semakin bimbang dan mulai bertanya-tanya di dalam hati. Apakah benar sang ayah yang telah membunuh ibunya Marvin. Kenyataan yang sangat pahit jika itu benar.
Maafkan aku Marvin, aku akan memberitahumu tentang penelpon itu. Tapi tidak saat ini, aku harus mencari tahu tentang kebenaran nya lebih dulu. Aku berharap yang terbaik untuk hubungan kita! Batin Killa.
...🌹 Jangan lupa like di setiap episode 🌹...
__ADS_1