Mafia Cantik Kesayangan CEO

Mafia Cantik Kesayangan CEO
Ch 187 : "Kau salah Killa."


__ADS_3

"Iya aku hamil, usia kehamilan ku sudah delapan Minggu. Aku seperti ini karena aku tidak bisa tidur nyenyak, dan juga aku mengalami Morning Sickness yang sangat parah. Dokter bilang aku terlalu stres dan banyak pikiran. Hiks hiks."


"Maafkan aku Killa, seharusnya aku tidak membawamu kemari. Jika aku tahu saat itu jika kau sedang hamil, aku tidak akan ... "


"Kau tidak salah Justin, ini adalah resiko untukku. Aku yang memilih jalan ini sendiri. Jadi tidak ada yang patut di salahkan."


Justin menatap lekat wajah Killa. Justin bisa melihat kerinduan yang mendalam. Dia juga yakin jika kerinduan itu bukan tertuju padanya, tapi untuk Marvin. Sungguh besar cinta Killa untuk Marvin. Justin sangat iri sekaligus menyesal, karena pernah menyia-nyiakan Killa.


"Apa kau sudah memberitahunya?" tanya Justin.


Killa menoleh, "Apa yang kau harapkan Justin? Dia mungkin juga tidak ingin mendengar kabar dariku."


Kau salah Killa, Marvin sangat kehilangan dirimu. Dia berusaha keras untuk mencarimu. Bahkan dia juga sempat jatuh sakit, hanya karena mu. Meskipun hatiku sakit tapi aku sungguh-sungguh sudah sangat merelakan mu. Jikalau kau dan dia memang ditakdirkan bersama! Batin Justin.


"Jadi apa yang mau kau lakukan setelah ini? Kau harus memberitahunya," ucap Justin.


"Tidak, aku tidak akan memberitahu nya. Aku akan melanjutkan hidup ku sendiri, tanpa dia. Aku akan mengurus anak ini sendiri," ucap Killa yang disusul isak tangisnya.


"Jika seperti itu mau mu, kenapa kau menangis? Kau harus kuat." Justin mencoba membuat Killa tenang. Karena kasihan bayi yang dikandungnya, jika ibunya mengalami stress.

__ADS_1


"Hmm, kau benar. Aku harus kuat, aku pasti bisa melewati nya." Killa mengusap air matanya.


"Terima kasih Justin. Kau sudah banyak membantuku."


"Tidak masalah, jika ada sesuatu jangan sungkan untuk mengatakan nya padaku."


Killa mengangguk dan tersenyum begitu pun dengan Justin. "Tapi, apa tidak sebaiknya kau memberitahu adikmu tentang kehamilan mu?"


"Aku akan memberitahu nya, tapi tidak sekarang."


"Jangan terlalu lama, aku yakin dia pasti akan kecewa jika dia mengetahuinya sendiri."


Mata Killa membulat, dia langsung menutup mulutnya dengan tangan. Merasa perutnya sedang diaduk-aduk, Killa tersentak. Menahan sesuatu yang hendak keluar dari mulutnya.


Ia pun segera berlari masuk ke dalam kamar mandi. Lalu memuntahkan sarapan pagi yang ia makan. Sedangkan Justin yang melihatnya, ikut berlari menyusul ke dalam kamar mandi. Ia mengusap-usap punggung belakang Killa agar merasa lebih baikan.


"Kau baik-baik saja?"


"Apa mau kerumah sakit?"

__ADS_1


Killa menggelengkan kepalanya, lalu kembali menyodorkan wajah ke bibir wastafel. Lama ia mual-mual dan muntah seperti itu. Dengan ditemani Justin yang mengusap-usap kan punggungnya. Setelah itu Justin mengajak Killa kembali ke dalam kamar, lalu memintanya berisitirahat di tempat tidur. Killa menuruti perkataan Justin.


Dengan perhatian nya, Justin menyelimuti tubuh Killa. Dari kaki hingga dadanya. Kemudian menyalakan aroma therapy, dan penghangat ruangan. Agar Killa merasa nyaman dan tidak mual-mual seperti tadi.


"Istirahat lah, aku akan meminta pelayan untuk membawakan susu hangat dan makanan kemari," ucap Justin yang dibalas dengan gelengan kepala oleh Killa.


"Aku tidak bisa minum susu, mencium aromanya membuatku mual."


"Lalu kau mau apa?"


"Buatkan saja aku teh herbal, tidak usah cemilan atau makanan. Karena aku tidak lapar."


"Baiklah, tunggu disini. Aku akan meminta pelayan membuatkan mu teh herbal."


Killa tersenyum dan mengangguk. Justin pun segera keluar dari kamar Killa. "Terima kasih Justin, aku selalu berdoa kau akan menemukan wanita yang tepat," ucap Killa ketika Justin sudah tidak ada.


...🌹 Jangan lupa like 🌹...


...Note : Jangan minta update yah guys, soalnya ini author lagi nulis kok. Misalkan udah selesai, pasti langsung author keluarkan, bersabar yah😊🙏🏻....

__ADS_1


__ADS_2