Mafia Cantik Kesayangan CEO

Mafia Cantik Kesayangan CEO
Ch 134 : Naya yang baik hati.


__ADS_3

Naya sedari tadi berdiri didepan sebuah toserba. Sambil terus melirik kearah arloji ditangan kirinya. Begitu kesal karena sudah menunggu Ken lama menjemputnya.


Entah apa yang sedang dilakukan pria itu hingga sangat lama menjemputnya. Naya tak berhenti menghela nafas dan terkadang menggerutu kesal.


"Ken, awas saja jika kau datang nanti. Aku pasti akan menarik telingamu itu. Kau sudah membuatku menunggu selama satu jam, huh." Gerutunya kesal.


Naya pun meringsut berjongkok didepan toserba tersebut. Kakinya terasa keram dan pegal. Karena terlalu lama berdiri.


Pandangan Naya mengedar. Tak sengaja ia melihat sebuah kursi roda yang terus berjalan tanpa henti kearah jalan raya. Kursi roda itu membawa seorang pria paruh baya. Pria paruh baya itu nampak sangat panik.


Sedangkan dari arah berlawanan di jalan raya itu. Terdapat sebuah mobil box yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi.


"Paman, hati-hati," teriak Naya seraya berlari menuju pria paruh baya yang berada dikursi roda itu.


CIIIITTTTTT!


Mobil box itu mengerem mendadak. Naya berhasil menarik kursi roda tadi kembali ke trotoar jalanan. Hampir saja, jika terlambat sedikit saja. Bisa-bisa pria paruh baya yang berada diatas kursi roda itu sudah tertabrak dan terlempar jauh ditabrak oleh mobil box tadi.


"Paman, kau tidak apa-apa?" Tanya Naya yang sangat khawatir pada pria patuh baya itu.


Pria paruh baya itu nampak sangat syok sampai tidak bisa berkata-kata lagi. Dia menatap wajah Naya dengan ekspresi terkejut.


"Paman, kau tidak apa-apa? Dimana keluargamu? Kau hampir saja mengalami kecelakaan."


Naya mengulang perkataannya. Sambil menoleh kiri dan kanan, mencari-cari keluarga dari pria yang baru saja ia selamatkan.


"Tuan Lion,apa anda baik-baik saja?"


Seorang wanita berpakaian suster berlari menghampiri pria paruh baya itu. Dia nampak cemas sekaligus ketakutan. Karena telah lalai dalam melakukan tugasnya.


"Bibi, seharusnya bibi bisa lebih kompeten dalam bekerja! Bagaimana jika tidak ada saya, paman ini bisa saja celaka!"

__ADS_1


Seperti biasa Naya selalu saja cerewet. Dia memarahi suster itu habis-habisan. Tanpa ia sadari pria paruh baya itu malah tersenyum melihat tingkah cerewet Naya.


"Aghassi siapa namamu? Bagaimana jika saya mentraktir mu makan, sebagai tanda terima kasih?" ucap pria paruh baya itu.


(Aghassi adalah sebutan untuk perempuan muda dalam bahasa korea, kalian yang pernah nonton drakor pasti sudah sering dengar🤭)


"Hah? Saya? Tidak, tidak perlu paman!" Naya terkejut dan menolak halus ajakan pria paruh baya itu.


"Tidak apa-apa, saya akan merasa sangat tidak enak. Jika kau menolak niat baik saya ini," ucap pria paruh baya itu dengan memohon.


Karena merasa tidak enak, Naya pun menerima ajakan pria paruh baya yang dia panggil paman itu.


Naya diajak makan disebuah cafetaria yang jaraknya tidak jauh dari toserba tadi. Pria paruh baya itu tidak berhenti menatap kearah gadis baik hati yang sudah menyelamatkannya itu.


"Jadi siapa namamu? Kenapa kau tidak memesan makanan dan hanya memesan sebuah minuman?" Tanya pria paruh baya itu.


"Tidak paman, saya sudah kenyang." Naya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


"Baiklah, Naya saya sangat berterima kasih karena kau sudah membantuku tadi. Mungkin jika tidak ada kau aku pasti sudah tertabrak."


"Sama-sama paman, lain kali bibi perawat itu harus lebih fokus lagi jika bekerja."


"Saya sudah memberitahu nya tadi, jadi kau tidak perlu memarahinya kembali."


Pria paruh baya itu tertawa pelan. Melihat tingkah Naya yang masih mengomel akibat kelalaian suster perawat nya.


Ia adalah Lion ayahnya Justin. Lion tidak mengenal Naya seperti sang anak yang sangat tahu jika Naya adalah adik dari Killa. Yang ia tahu jika Killa hanyalah sebatang kara.


"Paman, maaf saya harus segera kembali ketempat tadi. Karena jemputan ku akan segera datang! Terima kasih untuk traktirannya sampai jumpa!"


Naya segera beranjak saat minumannya telah habis. Lalu berpamitan pada Lion, dia melambaikan tangannya. Sebelum keluar dari dalam cafetaria itu.

__ADS_1


Lion juga melambai pada Naya sambil tersenyum.


"Dia gadis yang baik hati, entah kenapa aku merasa seperti mengenalnya. Dia mengingatkan ku pada seorang gadis yang juga baik hati dulu." Gumam Lion. Ia teringat akan seseorang.


"Killa, semoga kamu bisa bahagia bersama Tuan Marvin. Jangan pernah kembali lagi pada Justin, karena aku tahu Justin hanya akan melukai hatimu lagi. Biarkan Justin menemukan wanita yang baik hati sepertimu kelak." Lanjut Lion.


Ternyata Naya mengingatkan dirinya pada sosok Killa. Dulu Killa sewaktu masih berpacaran dengan Justin. Gadis itu sama persis seperti Naya. Dia baik hati dan cerewet. Namun setelah Justin mengkhianati nya, Killa jadi diam dan tertutup. Bahkan sampai menghilang beberapa tahun, dan kembali baru-baru saja. Dengan kabar yang mengejutkan, jika dirinya sudah menikahi pengusaha muda. Yaitu Marvin Louis pemilik hotel berbintang lima dan resort mewah dibeberapa negara.


...🌹Jangan lupa like🌹...


PROMOSI🎉🎉


...Dibaca yah guys🙏🏻😊...


...Mohon dukungannya untuk yang berkenan mampir dikarya author terbaru, yang berjudul 'SELLING MY VIRGINITY' (MENJUAL KEPERAWANAN KU)...


...Yang suka dengan visual bule-bule cantik dan ganteng, bisa mampir yah😍😍...


...Cerita ini tentang seorang wanita yang menjual keperawanan nya pada seorang pria kaya raya. Demi kebutuhan sosial dan kebutuhan sang pacar. Namun dia malah dikhianati oleh sahabat nya dan kekasihnya sendiri. Mereka berdua bermain dibelakang wanita itu. Membuat hatinya begitu sakit, akhirnya datang seorang pria yang membantunya bangun dari keterpurukan. Seseorang yang juga pernah mengambil sesuatu yang berharga dari dirinya....


...Begitulah singkatnya, jika berkenan mampir jangan lupa tinggalkan jejak kalian🙏🏻🙏🏻...


...Juga sudah up sampai episode 7 yah😊😊...



...KLIK DI PROFIL AUTHOR DAN PILIH KARYA PALING BAWAH❤️...



__ADS_1


...🌹Mohon dukungannya karena karya ini, mengikuti kontes🙏🏻🙏🏻🌹...


__ADS_2