Mafia Cantik Kesayangan CEO

Mafia Cantik Kesayangan CEO
Ch 67 : Ciuman Selamat Pagi.


__ADS_3

Keesokan paginya.


Seperti biasa Killa dan Marvin berangkat bekerja bersama. Dan Ken mengantar Naya untuk pergi ke sekolah. Suasana di dalam lift nampak canggung Killa rasa.


Wajah nya kembali datar dan dingin, sangat berbeda dengan yang tadi malam! Apa tadi malam dia mabuk? Tidak! Dia tidak menelan minuman apapun, hanya air putih! Tapi kenapa sikapnya tidak biasa!


Killa melirik Marvin beberapa kali. Tapi pria itu tetap tak bergeming. Dia hanya diam berdiri menatap lurus ke depan dengan tatapan datar dan dingin.


Ting!


Pintu lift terbuka. Killa menoleh kearah Marvin. Menatap wajah dingin pria itu. "Kalau begitu aku pergi dulu!" ucap Killa.


Merasa tak ada jawaban dan Marvin juga hanya memasang wajah datar. Killa menghela nafas nya kasar. Lalu melangkah hendak keluar dari lift. Akan tetapi tiba-tiba saja, tangan nya ditarik. Alhasil tubuhnya terhuyung masuk kembali ke dalam lift.


Cups!


Marvin mengecup bibir Killa dengan singkat. Mata gadis itu membulat karena terkejut. Segera ia melepaskan diri dari Marvin. "Vin kau sudah gila?"

__ADS_1


Killa berdecak sambil mengedarkan pandangan ke sekelilingnya. Takut jika ada yang melihatnya. "Bagaimana jika ada yang melihatnya!"


"Aku tak mau melewatkan ciuman selamat pagi darimu!" ucap Marvin dengan wajah datarnya.


Killa mengerutkan dahi menatap tak percaya pada pria dingin itu. "Ciuman selamat pagi apanya! Kau tak membayarku untuk itu!" gerutu Killa kesal sambil memperbaiki pakaian nya.


Cups!


Lagi!


"Itu sih namanya, untung di kamu tidak untung di aku! Dasar seenak nya saja!" Killa mendengus kesal. Tangan nya masih sibuk merapikan rambutnya.


Tangan Marvin menjulur meraih helaian rambut Killa lalu menyelipkan nya di belakang daun telinga. Lalu merapikan rambut yang kusut diatas pucuk kepala gadis itu. Killa terdiam menatap wajah Marvin. Perlakuan manis nya membuat Killa melayang.


"Seorang wanita harus berpenampilan rapi dan cantik! Tidak sepertimu yang tukang berkelahi!" ucap Marvin tersenyum semringah. Menghilangkan raut wajah datarnya.


"Selamat pagi Tuan Marvin!" Terdengar suara seorang pria menyapa Marvin.

__ADS_1


Keduanya sama-sama terlonjak kaget. Sontak Killa dan Marvin jadi gugup dan salah tingkah. Killa berlari keluar dari dalam lift dengan kepala yang menunduk. Sedangkan Marvin kembali berdiri tegak dengan raut wajah datarnya.


"Apa lift karyawan rusak Tuan? Karena itu Nona Killa sampai menggunakan lift ini!" ucap pria itu yang ternyata adalah June. Ketua pemasaran tim tempat Killa bekerja.


Marvin mengerutkan dahi dan menatap tajam pria tampan itu. Dia mengenalinya. Bukankah dia pria yang mengganggu istriku kemarin? Kurang ajar, dia sudah mengacaukan momen ciuman selamat pagi ku!


Kesal. Marvin sangat kesal, dada nya sangat panas. Mengingat bagaimana June menggoda istrinya kemaren, yang dia lihat dari rekaman CCTV.


"Ada apa Tuan dengan wajah saya? Saya bertanya apakah ada kerusakan dengan lift nya hingga Nona Killa menggunakan lift ini?" June tersenyum dengan lebarnya sambil mengucapkan pertanyaan nya yang tadi.


"Huft!" Marvin menghela nafas kasar. "Benar! Lift nya rusak! Perintahkan bagian engineering untuk mengecek nya!" cetus Marvin.


"Baik Tuan Marvin! Semoga hari anda berjalan lancar!" June membungkuk hormat lalu berjalan pergi.


Kurang ajar! Dia tersenyum lebar seperti itu pada setiap orang termasuk istriku! Dia kira dia tampan! Apa Killa menyukai pria yang murah senyum seperti itu? Apa sebaiknya aku lebih banyak tersenyum padanya? Agar dia tidak melirik pria lain! Batin Marvin sudah tidak waras.


...🌹Jangan lupa like yah🌹...

__ADS_1


__ADS_2