Mafia Cantik Kesayangan CEO

Mafia Cantik Kesayangan CEO
Ch 164 : Berpakaian serba hitam lagi.


__ADS_3

Tiba-tiba saja seisi ruangan menjadi dingin, hening, dan sepi. Beberapa detik Marvin tidak menjawab pertanyaan nya. Ia bisa merasakan dada Marvin yang berdebar hebat. Bahkan dia sempat melirik wajah pria itu yang berubah dingin dan rahangnya mengeras.


"Aku tidak akan pernah memaafkan nya."


Deg!


Seperti tersambar petir saat itu juga. Matanya membulat dan berkaca-kaca. Kalimat yang barusan keluar dari mulut Marvin. Berhasil membuat benteng pertahanan dirinya roboh. Air mata nya menetes namun dengan cepat ia usap


"Aku sudah terlambat," ucapnya seraya melepaskan pelukan dan berlalu kedalam kamar mandi.


Di dalam kamar mandi ia menyalakan keran wastafel. Lalu mulai menangis sambil menutup mulutnya. Agar suara isak kan nya tidak terdengar sampai keluar.


Tok tok tok!


Ia tersentak kaget ketika pintu kamar mandi diketuk.


"Killa, kau baik-baik saja?" teriak Marvin.


"Aku baik-baik saja," sahutnya dengan suara yang dibuat setegar mungkin. Agar tidak membuat Marvin curiga.


Ia pun segera membasuh wajah dan bersiap-siap akan pergi. Setelah selesai ia pun bergegas keluar. Saat diluar kamar ia tak sengaja berpapasan dengan Marvin.


"Kau benar-benar akan pergi?" tanya Marvin.

__ADS_1


"Hmm, aku tidak akan lama," jawabnya.


"Apakah harus menggunakan pakaian seperti ini?" Marvin menatapnya dari atas sampai kebawah. Karena ia mengenakan setelan serba hitam seperti biasa dia akan melakukan hal berbahaya.


"Sebenarnya kau mau kemana?" timpal Marvin kembali. Menatap nya dengan tatapan menyelidik.


"Aku bilang aku tidak akan lama, dasar pria dingin. Apa kau tidak akan membiarkan ku jauh sedikit saja darimu?" jawabnya sesantai mungkin agar tidak mencurigakan. Ia tersenyum walau terpaksa.


"Apa maksudmu? Aku bukan tipe pria yang menyebalkan. Aku tidak se-posesif itu untuk melarang mu kemana pun."


"Aku tidak mengatakan jika kau posesif?"


Marvin melingkarkan tangan di pinggul ramping Killa dan menarik nya hingga menempel ditubuhnya. "Kau boleh pergi, asal kau memberikan ku---"


Marvin tersenyum sambil menunjuk bibir nya.


"Naya belum pulang, dan apa kau lupa? Tadi pagi kau belum memberikan ku sapaan selamat pagi! Dasar gadis bodoh."


"Hmm, baiklah tapi tutup matamu lebih dulu."


Marvin pun menutup matanya. Dengan gerakan cepat Killa pun mengecup bibir Marvin. Pria dingin itu membuka matanya. Lalu memajukan kembali wajahnya, dan mencium bibir Killa dengan durasi sedikit lebih lama.


"Ieughh, apa yang sedang kalian lakukan?" teriak Naya yang baru saja pulang.

__ADS_1


Killa dan Marvin pun tersentak kaget dan langsung melepaskan diri masing-masing. "Kakak ipar kau benar-benar ... aku melihatnya kau yang berambisi."


Naya menatap Marvin dengan tatapan jijik. Tentu saja dia merasa seperti itu. Bagaimana bisa orang dewasa melakukan hal seperti itu di depan gadis di bawah umur sepertinya.


"Aku akan memasak," ucap Marvin kikuk. Ia pun langsung bergegas pergi menuju dapur.


Sedangkan Killa mengusap wajah dan mulai menguncir rambut. Kemudian memakai topi, tanpa menatap wajah sang adik.


"Kakak, kau mau kemana? Dengan pakaian seperti ini? Apa kau mau melakukan hal aneh berbahaya lagi? Tidak, kau tidak boleh pergi! Aku sangat benci jika melihatmu memakai pakaian ini! Lepaskan, lepaskan sekarang juga."


Naya memukul-mukul dada Killa, sambil terus mencoba merampas baju yang Killa kenakan. Killa pun dengan kuat memegangi tangan Naya dan berteriak, " TENANGLAH, JANGAN SEPERTI INI."


"Aku tidak melakukan apapun? Aku akan menemui seseorang, aku tidak akan lama. Jadi jangan berpikiran yang tidak-tidak."


"Aku tidak percaya."


"Berhenti keras kepala dan pergi ganti baju mu dikamar. Kemudian makan malam bersama kakak ipar, dia akan membuatkan makan malam untuk mu."


Dengan langkah yang dihentakan dengan kasar dilantai. Naya berlari masuk ke dalam kamar nya. Killa hanya bisa menghela nafas lega.


"Marvin, aku pergi." teriaknya.


"Hmm, pergilah. Hati-hati," sahut Marvin dari arah dapur.

__ADS_1


Killa pun bergegas pergi.


...🌹 Jangan lupa like 🌹...


__ADS_2