
"Oh pantesan tadi non Nagita senyum senyum sendiri saat menemukan kayu ukiran namanya dan nama pak Ardy . Dia pasti akan tunjukan pada pak Ardy kalau dia masih menyimpan benda itu ." ucap art Nagita .
"Bisa jadi tuh , tapi saya kasihan sama pak Ardy . Kalau sampai pak Ardy percaya sama non Nagita . Karena si non banyak pacarnya ." ucap pak sopir masih dengan suara lirihnya .
Art Nagita hanya bisa geleng geleng kepala mendengar tingkah majikan nya .memang Nagita cantik bisa memikat pria mana saja . Untuk jadi kekasihnya .
...----------------...
Nagita segera pergi menemui Ardy . Dia berharap dengan benda yang ada di tangan nya bisa kembali memikat hati Ardy yang sudah tertutup untuknya .
"Maaf mbak mau bertemu dengan siapa ." tanya seorang satpam penjaga gerbang kantor Ardy .
"Kamu tidak tau saya siapa , saya itu pacarnya Bos kamu . jadi cepat buka pintunya saya mau masuk ." ucap Nagita sambil membentak . Satpam itu menatap teman sip nya dan keduanya sama sama tertawa .
"Sudah deh mbak jangan berhayal , masih siang . Sebaik nya kamu pulang saja , sebelum kami mengusir mbak dengan tidak sopan ." ucap satpam Ardy .
"Apa hak kalian mengusir saya . Apa kalian mau di pecat karena mengusir saya ." ucap Nagita lagi .kedua satpam itupun tertawa lagi . Membuat Nagita jengkel dan memarahi mereka lagi .
"Kenapa kalian ketawa , kalian berdua benar benar tidak ada sopan santun nya dengan Bos kalian ya ."bentak Nagita .
"eh mbak , Bos kami itu bukan mbak . Bos kami itu pa Pak Ardy , dan pak Ardy tidak mungkin punya pacar seperti mbak . Jadi lebih baik mbak pergi saja dari sini . Pak Ardy juga sudah berpesan pada kami , supaya kami tidak sembarangan menerima tamu , apalagi tamunya modelan seperti mbak begini ." ucap satpam itu sambil memperhatikan pakaian Nagita yang akan pergi ke BAR menemani laki laki hidung belang .
Tentu saja Nagita berpenampilan seperti itu , memang sengaja untuk memancing Ardy biar tergoda lagi .
__ADS_1
"Dasar satpam katrok ." bentak Nagita geli melihat tatapan mata satpam itu yang seakan akan mau memakan nya . Tak mau lagi berdebat dengan satpam gila di depan kantor Ardy . Akhirnya Nagita menunggu Ardy di dalam mobil .
Ardy baru memperkerjakan dua satpam baru . jadi mereka belum kenal dengan Nagita . Yang mereka tau Ardy sedang mengejar cintanya Mutiara . Bukan perempuan lain yang belum ia kenal .
Nagita menunggu Ardy keluar dari kantor . Karena sekarang ia tidak bisa dengan bebas , masuk begitu saja ke dalam kantor Ardy . Kedua satpam yang berdiri di depan kantor Ardy benar benar menjaga ketat keamaman para karyawan apalagi Bosnya .
"Itu satpam belagu banget , pakai acara tahan tahan aku segala . Ngak ijinkan aku masuk lagi .awas lihat aja nanti kalau aku berhasil kembali jadi pacarnya Ardy . Tidak akan aku biarkan kalian bekerja dengan tenang . Kalau kalian mau tetap bekerja lagi . Kalian harus bersujud minta maaf padaku . Kesal aku . Apa tadi benar mereka tidak tau , kalau aku perempuan yang paling di sayang sama Ardy ." gerutu Nagita sambil menjauhkan mobilnya dari pos satpam .
Tak berapa lama ada sebuah mobil yang keluar dari kantor Ardy . Nagita percaya itu mobil Ardy , mobil itu melaju dengan cepat ke arah jalan yang berlawanan arah dengan keberadaan mobil Nagita . sehinga Nagita tidak bisa menghentikan mobil Ardy .
Nagita segera menjalankan mobilnya mengejar mobil Ardy . Nagita tersenyum melihat Ardy menjalan kan mobilnya menuju ke cafe tempat mereka dulu bertemu .
"Nah kan apa aku bilang , Ardy masih sangat mencintai aku kan . Makanya dia ke cafe favorit kita dulu . Dia dekat dengan perempuan cufu di kantornya itu cuma pelampiasan saja karena ngak ada aku ." ucap debi pada diri sendiri .Dengan percaya .
"Ya ampun Ardy...Ardy . Pakai acara nolak aku lagi .! Aku masih bisa baca gerak gerik kamu , Kalau kamu memang masih berharap aku kembali lagi padamu . Pakai acara jual mahal lagi , pura pura ngak mau sama aku ."gumam nagita lagi sambil geleng geleng percaya melihat Ardy yang masih mendatangi tempat yang penuh kenangan mereka .
Nagita dengan percaya diri datang menghampiri Ardy .
"Kamu juga ada di sini sayang .." ucap Nagita yang sukses membuat Ardy kaget .
"Kamu ........ngapain kamu di sini ." ucap Ardy dengan ketus , dan menatap Nagita dengan tatapan tidak suka melihat kehadiran Nagita di situ .
" aku sedang mengenang masa lalu kita ."ucap Nagita sambil merapatkan duduknya , dekat dengan kursi Ardy tanpa seijin Ardy .
__ADS_1
Ardy hanya mencibir dengar jawaban yang di berikan Nagita . Ia melanjutkan meminum kopinya .yang ada di dalam gelasnya .
"Ya ampun sayang kok kamu minum kopi , nanti magh kamu kambuh lagi lo ." ucap Nagita sambil meraih gelas kopi di tangan Ardy dan meletak kan kembali ke meja .
"Tidak usah kamu sok perhatian , cepat pergi dari hadapan saya ." ucap Ardy sambil menatap Nagita dengan tatapan tidak suka .
" kamu kenapa sih sayang , mau sampai kapan kamu menghindari aku seperti ini .? Aku tau , di dasar hati kamu . Kamu masih sangat cinta dan sayang sama aku . Aku tau kamu diam diam datangi tempat kenangan kita berdua . Kamu kangen kan dengan momen momen indah kita dulu ." ucap Nagita .
Nagita mengambil tangan Ardy dan mengenggamnya . Ardy berusaha menarik tangan nya dari genggaman Nagita tapi Nagita tidak membiarkan tangan Ardy lepas dari genggaman nya . Membuat Ardy pasrah dengan perlakuan Nagita .
Nagita membuka tasnya dan mengeluarkan kayu ukiran tanda cinta mereka berdua , Nagita meletak kan itu di meja depan Ardy .
" Kamu masih ingat benda apa ini ." tanya Nagita kepada Ardy .
Ardy memperhatikan benda itu dengan seksama . Bayang bayang masa lalu hadir kembali dalam ingatan nya . Saat itu mereka sedang jalan jalan keluar negri .
"Sayang aku haus ." ucap Nagita saat mereka jalan jalan melihat indahnya pemandangan di luar negri .
"Oh , kamu haus , Biar aku belikan dulu ke sana . Kamu tunggu di sini saja ya ."ucap Ardy yang dulu sangat bucin kepada Nagita .
"Iya sayang , tapi jangan lama lama ya , aku takut sendirian ." ucap Nagita dengan nada merengek manja .
Ardy menghentikan langkahnya , Dia kembali berpikir saat ingat ucapan Nagita yang takut kalau sendirian . Ia tidak mau wanita yang ia cintai kenapa napa
__ADS_1
"Kalau begitu kamu ikut saya saja ."ucap Ardy yang kembali menghadap ke Nagita .
"Gak ah , aku ngak kuat jalan lagi ,aku sangat haus ." ucap Nagita sambil merengut karena kelelahan .